KA Purwojaya Rute Gambir-Kroya Anjlok di Stasiun Kedunggedeh Bekasi
Sabtu, 25 Oktober 2025 - 16:24 WIB
loading...
Kereta Api (KA) Purwojaya rute Gambir-Kroya mengalami anjlok saat melintas di emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Bekasi, Jawa Barat pada Sabtu (25/10/2025). Foto/Dok.KAI Daop I Jakarta
A
A
A
JAKARTA - Kereta Api (KA) Purwojaya rute Gambir-Kroya mengalami anjlok di kawasan Stasiun Kedunggedeh, Bekasi, Jawa Barat pada Sabtu (25/10/2025). PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan, para penumpang kereta api dalam kondisi aman.
"Begitu laporan diterima, petugas segera melakukan koordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk memastikan keselamatan penumpang dan keamanan perjalanan kereta api lainnya," ujar Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko pada wartawan, Sabtu (25/10/2025).
Baca juga: KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Anjlok, Simak Rekayasa Rute
KA Purwojaya relasi Gambir-Kroya mengalami anjlokan pada dua kereta bagian belakang saat melintas di Emplasemen Stasiun Kedunggedeh km 56+1/2 pada Sabtu (25/10) pukul 14.14 WIB. Oleh karena itu, untuk sementara jalur hilir dan hulu tidak dapat dilewati.
Dia menjelaskan, informasi pertama peristiwa itu diterima dari masinis KA 58F yang melaporkan adanya anjlokan dua kereta bagian belakang sesaat setelah melintas di jalur emplasemen Stasiun Kedunggedeh.
Adapun stamformasi rangkaian KA Purwojaya 1 Lokomotif 8 K1 (kelas ekskutif) 1KM (Kereta Makan) dan 1 Kereta Pembangkit dengan volume sebanyak 232 penumpang.
Baca juga: Kereta Argo Bromo Anggrek Anjlok di Subang, 5 Gerbong Keluar Rel
Dia menerangkan, sebagai langkah awal, petugas stasiun bersama Polsuska, Unit Jalan Rel, dan Tim Sarana Daop 1 Jakarta langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan jalur dan penanganan terhadap rangkaian yang terdampak.
KAI Daop 1 Jakarta telah melakukan pengamanan area emplasemen Stasiun Kedunggedeh untuk memastikan tidak ada perjalanan kereta api lain yang terganggu.
"KAI memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan pelanggan. Seluruh penumpang KA Purwojaya dalam kondisi aman dan akan kami pastikan tetap dapat melanjutkan perjalanan setelah proses penanganan selesai," tuturnya.
Dia menambahkan, pihaknya memohon maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat gangguan operasional tersebut. Saat ini, petugas di lapangan terus bekerja melakukan normalisasi agar perjalanan kereta api dapat segera kembali lancar.
"Begitu laporan diterima, petugas segera melakukan koordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk memastikan keselamatan penumpang dan keamanan perjalanan kereta api lainnya," ujar Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko pada wartawan, Sabtu (25/10/2025).
Baca juga: KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Anjlok, Simak Rekayasa Rute
KA Purwojaya relasi Gambir-Kroya mengalami anjlokan pada dua kereta bagian belakang saat melintas di Emplasemen Stasiun Kedunggedeh km 56+1/2 pada Sabtu (25/10) pukul 14.14 WIB. Oleh karena itu, untuk sementara jalur hilir dan hulu tidak dapat dilewati.
Dia menjelaskan, informasi pertama peristiwa itu diterima dari masinis KA 58F yang melaporkan adanya anjlokan dua kereta bagian belakang sesaat setelah melintas di jalur emplasemen Stasiun Kedunggedeh.
Adapun stamformasi rangkaian KA Purwojaya 1 Lokomotif 8 K1 (kelas ekskutif) 1KM (Kereta Makan) dan 1 Kereta Pembangkit dengan volume sebanyak 232 penumpang.
Baca juga: Kereta Argo Bromo Anggrek Anjlok di Subang, 5 Gerbong Keluar Rel
Dia menerangkan, sebagai langkah awal, petugas stasiun bersama Polsuska, Unit Jalan Rel, dan Tim Sarana Daop 1 Jakarta langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan jalur dan penanganan terhadap rangkaian yang terdampak.
KAI Daop 1 Jakarta telah melakukan pengamanan area emplasemen Stasiun Kedunggedeh untuk memastikan tidak ada perjalanan kereta api lain yang terganggu.
"KAI memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan pelanggan. Seluruh penumpang KA Purwojaya dalam kondisi aman dan akan kami pastikan tetap dapat melanjutkan perjalanan setelah proses penanganan selesai," tuturnya.
Dia menambahkan, pihaknya memohon maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat gangguan operasional tersebut. Saat ini, petugas di lapangan terus bekerja melakukan normalisasi agar perjalanan kereta api dapat segera kembali lancar.
(shf)
Lihat Juga :