Apel Santri di Ponpes Buntet, Ketum Ansor Serukan Warisi Semangat Kiai Abbas

Kamis, 23 Oktober 2025 - 09:43 WIB
loading...
Apel Santri di Ponpes...
Ketum PP GP Ansor H Addin Jauharudin memimpin Apel Hari Santri di Ponpes Buntet, Cirebon, Rabu (22/10/2025). Meski diguyur hujan, namun tidak menyurutkan semangat para kader GP Ansor mengikuti jalannya acara. Foto/Dok. SindoNews
A A A
CIREBON - Apel Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Buntet, Cirebon, Jawa Barat, berlangsung khitmat. Meski diguyur hujan, namun tidak menyurutkan semangat para kader GP Ansor mengikuti jalannya acara. Ketum PP GP Ansor H Addin Jauharudin, menyampaikan pesan penting tentang warisan perjuangan ulama dan semangat keyakinan yang menjadi fondasi gerakan Ansor.

“Dari Buntet ini lahir ulama-ulama besar, para panutan kita Mbah Muqowim, KH Abdul Jamil, KH Abbas yang bukan hanya guru bangsa, tetapi juga pejuang keberanian yang mengorbankan segalanya untuk kemerdekaan,” kata Bang Addin dalam amanatnya, Selasa (22/10/2025). Baca juga: Karamah Kiai Abbas, Panglima Perang 10 November: Kibasan Sorban dan Tongkatnya Merontokkan Pesawat Sekutu

Bang Addin menyebut KH Abbas Buntet sebagai Singa dari Jawa Barat, tokoh yang menjadi motor perlawanan dalam Pertempuran 10 November di Surabaya, yang disebutnya sebagai bukti kekuatan keyakinan seorang ulama dan santri. “Dari Mbah Abbas kita belajar satu hal: yakinlah. Karena dengan keyakinan itulah perjuangan bisa menembus yang mustahil,” ujarnya.

Menurut Bang Addin, semangat jihad dan keikhlasan para kiai dan santri itulah yang kini diwarisi oleh kader Ansor dan Banser di seluruh Indonesia. Ia menegaskan, menjadi kader Ansor bukan sekadar aktivitas organisasi, melainkan wasilah untuk menyambung sanad perjuangan ulama dan Nabi Muhammad saw.

“Dalam diri sahabat Ansor dan Banser mengalir darah perjuangan ulama. Menjadi Banser berarti menjaga warisan itu: menjaga NU, menjaga pesantren, menjaga bangsa, dan menjaga keluarga,” tegasnya.

Bang Addin juga menyerukan agar Ansor menjadi ruang pendidikan moral dan spiritual bagi anggotanya. “Jadikan Ansor sebagai pesantren mini. Yang belum rajin salat, rajinlah. Yang belum bisa membaca Al-Qur’an, belajarlah. Karena kader Ansor punya tanggung jawab membimbing keluarganya agar lebih baik,” imbuhnya. Baca juga:
Dari Santri untuk Negeri: Nasionalisme dalam Iman dan Ilmu

Menutup arahannya, Bang Addin mengajak seluruh kader menjadikan momentum Hari Santri sebagai refleksi dan konsolidasi untuk memperkuat peran Ansor sebagai penopang dan benteng utama Nahdlatul Ulama. “Jangan jadikan hujan sebagai penghalang, tapi anggaplah ia rahmat yang turun bersama semangat para santri,” tandasnya.

Maka ia menegaskan bahwa jumlah kader jumlah barisan Ansor Banser adalah satu, bukan dua dan tiga yang mudah dipecah belah. “Kita adalah satu, satu rasa, satu komando, satu jiwa korsa satu militansi. Kalau ada kader yang sakit, maka sebagai satu saudara kita saling tolong menolong,” teriaknya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
Workshop Pengasuh Bahas...
Workshop Pengasuh Bahas Strategi Pesantren Tetap Berkembang di Era Disrupsi
Pimpinan Padepokan Padang...
Pimpinan Padepokan Padang Ati Diciduk Polisi terkait Kasus Pencabulan, 350 Santri Dipulangkan
Kolaborasi Bulog Cirebon...
Kolaborasi Bulog Cirebon dan Pemda Jaga Inflasi di Tengah Ketidakpastian Global
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Rekomendasi
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya di Jakarta
Protes Keras Penangkapan...
Protes Keras Penangkapan Roy Suryo-dr Tifa, Refly Harun: Keduanya Kooperatif Sejak Awal
Berita Terkini
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved