Warga Ikut Cek Kesehatan Gratis dari MNC Peduli Bersama PMI Jakpus: Melindungi dari Debu dan Virus
Minggu, 19 Oktober 2025 - 10:15 WIB
loading...
MNC Peduli bersama PMI Jakarta Pusat menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan dan membagikan masker gratis di tengah kasus ISPA yang meningkat di Jakarta. Foto/Muhammad Refi Sandi
A
A
A
JAKARTA - MNC Peduli bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan dan membagikan masker gratis di tengah kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang meningkat di Jakarta. Aksi sosial ini digelar di kawasan Patung Kuda, Monas, Gambir, Jakarta Pusat pada Minggu (19/10/2025) pagi.
Hapsah (23) warga Jakarta Pusat mengaku jadi mengetahui golongan darah karena baru pertama kali. Kemudian, dengan mendapatkan masker gratis dapat melindungi dari virus.
Baca juga: MNC Peduli Bersama PMI Jakpus Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Bagi Masker Gratis di Kawasan Patung Kuda
"Tadi sempat cek tensi darah tensinya normal jadi tahu, tadi cek darah juga sebelumnya belum pernah karena ada ini jadi tertarik dan jadi tahu golongan darah suatu saat butuh donor darah sudah tahu golongannya apa," ucap Hapsah.
"Ya ini membantu sekali supaya melindungi pernapasan dari debu-debu dan supaya melindungi dari virus," tambahnya.
Ia berharap kegiatan seperti ini terus diadakan karena membantu masyarakat banyak.
"Harapan saya untuk kolaborasi dari MNC Group dan PMI ini supaya lebih banyak lagi mengadakan acara seperti ini soalnya sangat membantu sekali bagi yang belum mengetahui golongan darahnya apa juga bisa cek tensi juga," ujarnya.
Baca juga: Dongkrak Daya Saing UMKM, Desa EMAS Menyentuh Banyak Sektor
Sementara itu terpisah, Ansel (25) berharap agar PMI Jakarta Pusat dan MNC Peduli dapat terus maju dan menolong orang banyak.
"Saya bisa tahu golongan darah saya apa, ketika nanti ada yang membutuhkan bisa mendonorkan golongan darah kepada orang yang membutuhkan. Tensinya normal. Semoga PMI dan MNC Group bisa terus maju dan bisa menolong orang banyak," ucap Ansel.
Sebelumnya, Ketua Bidang Pelayanan Kesehatan dan Unit Donor Darah (Yankes UDD) PMI Jakarta Pusat, Erizal Kurnia Agung mengatakan kegiatan dilaksanakan di tiga titik selain di kawasan Monas. Setidaknya 25 personil PMI Jakarta Pusat dikerahkan dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pembagian masker gratis di arena Car Free Day (CFD).
"Pengecekan golongan darah gratis untuk seluruh warga pada momen Car Free Day hari ini kita lakukan di tiga titik, Monas, Bundaran HI, dan Taman Budaya. PMI Jakarta Pusat mengerahkan sekitar 3 unit ambulans, 3 unit ambulans motor dan 25 orang personil," ujar Agung saat ditemui di kawasan Monas.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat total 1.966.308 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Jakarta sejak Januari hingga Oktober 2025, dengan peningkatan jumlah kasus yang mulai teridentifikasi sejak Juli 2025.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), Ani Ruspitawati menyebut bahwa penyakit ISPA akibat percikan droplet maupun partikel aerosol kualitas udara.
"Total kasus ISPA merupakan penyakit dengan jumlah kunjungan tertinggi di Puskesmas karena penularannya dapat terjadi dengan sangat mudah melalui percikan droplet maupun partikel aerosol di udara," kata Ani kepada wartawan di Jakarta, Kamis (16/10/2025).
Ia menjelaskan bahwa gejala ISPA tersebut meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam. Menurutnya gejala tambahan dapat berupa hidung tersumbat, sakit kepala, nyeri otot, kelelahan, bersin, serta suara serak.
"Pada kasus yang lebih berat, penderita dapat mengalami sesak napas yang memerlukan penanganan medis segera," ujarnya.
Hapsah (23) warga Jakarta Pusat mengaku jadi mengetahui golongan darah karena baru pertama kali. Kemudian, dengan mendapatkan masker gratis dapat melindungi dari virus.
Baca juga: MNC Peduli Bersama PMI Jakpus Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Bagi Masker Gratis di Kawasan Patung Kuda
"Tadi sempat cek tensi darah tensinya normal jadi tahu, tadi cek darah juga sebelumnya belum pernah karena ada ini jadi tertarik dan jadi tahu golongan darah suatu saat butuh donor darah sudah tahu golongannya apa," ucap Hapsah.
"Ya ini membantu sekali supaya melindungi pernapasan dari debu-debu dan supaya melindungi dari virus," tambahnya.
Ia berharap kegiatan seperti ini terus diadakan karena membantu masyarakat banyak.
"Harapan saya untuk kolaborasi dari MNC Group dan PMI ini supaya lebih banyak lagi mengadakan acara seperti ini soalnya sangat membantu sekali bagi yang belum mengetahui golongan darahnya apa juga bisa cek tensi juga," ujarnya.
Baca juga: Dongkrak Daya Saing UMKM, Desa EMAS Menyentuh Banyak Sektor
Sementara itu terpisah, Ansel (25) berharap agar PMI Jakarta Pusat dan MNC Peduli dapat terus maju dan menolong orang banyak.
"Saya bisa tahu golongan darah saya apa, ketika nanti ada yang membutuhkan bisa mendonorkan golongan darah kepada orang yang membutuhkan. Tensinya normal. Semoga PMI dan MNC Group bisa terus maju dan bisa menolong orang banyak," ucap Ansel.
Sebelumnya, Ketua Bidang Pelayanan Kesehatan dan Unit Donor Darah (Yankes UDD) PMI Jakarta Pusat, Erizal Kurnia Agung mengatakan kegiatan dilaksanakan di tiga titik selain di kawasan Monas. Setidaknya 25 personil PMI Jakarta Pusat dikerahkan dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pembagian masker gratis di arena Car Free Day (CFD).
"Pengecekan golongan darah gratis untuk seluruh warga pada momen Car Free Day hari ini kita lakukan di tiga titik, Monas, Bundaran HI, dan Taman Budaya. PMI Jakarta Pusat mengerahkan sekitar 3 unit ambulans, 3 unit ambulans motor dan 25 orang personil," ujar Agung saat ditemui di kawasan Monas.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat total 1.966.308 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Jakarta sejak Januari hingga Oktober 2025, dengan peningkatan jumlah kasus yang mulai teridentifikasi sejak Juli 2025.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), Ani Ruspitawati menyebut bahwa penyakit ISPA akibat percikan droplet maupun partikel aerosol kualitas udara.
"Total kasus ISPA merupakan penyakit dengan jumlah kunjungan tertinggi di Puskesmas karena penularannya dapat terjadi dengan sangat mudah melalui percikan droplet maupun partikel aerosol di udara," kata Ani kepada wartawan di Jakarta, Kamis (16/10/2025).
Ia menjelaskan bahwa gejala ISPA tersebut meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam. Menurutnya gejala tambahan dapat berupa hidung tersumbat, sakit kepala, nyeri otot, kelelahan, bersin, serta suara serak.
"Pada kasus yang lebih berat, penderita dapat mengalami sesak napas yang memerlukan penanganan medis segera," ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :