Kekeringan Parah, Warga Gunungkidul Terpaksa Beli Air dari Wonogiri

Minggu, 13 September 2020 - 21:26 WIB
loading...
Kekeringan Parah, Warga...
Warga Gunungkidul sedang antre untuk mendapatkan jatah air bersih dari truk tangki. Foto/SINDOnews/Suharjono
A A A
GUNUNGKIDUL - Dampak kekeringan yang melanda beberapa wilayah di Gunungkidul , DIY mulai dirasakan warga. Untuk memenuhi kebutuhan air, mereka terpaksa membeli air dari luar Gunungkidul.

Seperti yang terjadi di Kalurahan Songbanyu, Girisubo. Warga tidak bisa hanya mengandalkan bantuan air bersih dari pemerintah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Imbasnya mereka harus membeli air yang diambil dari sumber di wilayah Pracimantoro, Wonogiri, Jawa Tengah. (Baca juga: Tokoh Adat dan Jawara Banten Sebut Kabareskrim Jenderal Tanpa Sekat)

Lurah Kalurahan Songbanyu, Giyarno menjelaskan, untuk satu truk tangki dengan kapasitas 5.000 liter, warga membeli dengan harga Rp190.000. Air ini harus dihemat sehingga bisa mengurangi pengeluaran warga. "Kami beli dari tangki di Pracimantoro, Wonogiri, kalau dari dekat Pantai Sadeng ada juga, namun warga memilih dari Pracimantoro," terangnya, Minggu (13/9/2020). (Baca juga: Hujan Deras Semalaman, Ruas Jalinbar ke Bengkulu Tertimbun Longsor)

Dia berharap persoalan air bersih untuk warga bisa segera diatasi dengan suplai dari PDAM Gunungkidul. Hal yang sama juga terjadi di Kalurahan Banjarejo, Tanjungsari. Untuk satu tangki air warga harus membeli dengan harga Rp150.000. Menurut penuturan Kasidi warga Padukuhan Jambu Kalurahan Banjarejo, warga hingga kini belum mendapatkan bantuan air bersih.

Dia mengaku sudah dua kali membeli air bersih untuk kebutuhan keluarganya. "Air PDAM belum lancar. Padahal ada sumber besar untuk PDAM di dekat Pantai Baron. Harapan kami memang masalah air bisa teratasi," tuturnya.

Sementara calon Bupati yang diusung Golkar, PKB dan Perindo, Sunaryanto mengungkapkan, untuk mengatasi persoalan air di wilayah selatan Gunungkidul diperlukan terobosan baru. Di antaranya dengan pembangunan embung raksasa di atas bukit. "Jadi fungsinya adalah sebagai reservoir. Kemudian air akan dilanjutkan ke sambungan rumah di masyarakat," katanya di sela sela ikut kerja bhakti bersama warga Desa Banjarejo, Minggu (13/9/2020).

Dia menjelaskan, dengan konsep tersebut, maka suplai air akan mencukupi. Selain itu juga lebih hemat karena kekuatan mesin untuk mengambil air dari sumber di Baron dan diangkat ke embung raksasa. "Masalah air harus dipecahkan. Masak tiap tahun mengandalkan bantuan air bersih terus. Itu belum solusi, perlu ada embung besar. Kami sudah melihat potensi, untuk sub sistem Baron harus ada dua embung besar di timur dan barat," katanya
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
Air Bersih dan Sampah...
Air Bersih dan Sampah Ancam Wisata KLU, Legislator Perindo Desak Pembenahan Tiga Gili
Tirta Bhagasasi Bekasi...
Tirta Bhagasasi Bekasi Perketat Akurasi Tagihan Air Bersih
Perumda Air Minum Bekasi...
Perumda Air Minum Bekasi Siapkan Transformasi Besar di 2026
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
Sucofindo dan ABPEDNAS...
Sucofindo dan ABPEDNAS Bangun Sumur Air Bersih di 70 Titik
NHM Peduli dan Warga...
NHM Peduli dan Warga Dusun Kobok Bersama Bangun Fasilitas Air Bersih melalui Sistem Swakelola
Rekomendasi
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Berita Terkini
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved