Canda Pramono soal ANRI: Tiba-tiba Heboh Ketika Pak Roy Suryo Datang
Selasa, 14 Oktober 2025 - 16:22 WIB
loading...
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ketika membuka Festival Pustakarsa (Perpustakaan, Kearsipan, dan Sastra) di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta Pusat pada Selasa (14/10/2025). Foto/Danandaya
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyinggung Pakar Telematika Roy Suryo ketika membuka Festival Pustakarsa (Perpustakaan, Kearsipan, dan Sastra) di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta Pusat pada Selasa (14/10/2025). Selain membuka festival tersebut, Pemprov DKI juga melakukan kerja sama dengan Arsip Nasional Republik Indonesia ( ANRI ).
"Saya juga bersyukur hari ini bisa menandatangani kesepakatan dengan Arsip Nasional Republik Indonesia dan mudah-mudahan ini merupakan sejarah baru, hal baru, yang akan memberikan kemanfaatan bukan hanya bagi Jakarta, tetapi juga bagi Arsip Nasional," kata Pramono dalam sambutannya
Dalam kesempatan itu, Pramono menyampaikan langsung kepada Kepala ANRI Mego Pinandito bahwa tata kelola kearsipan sejauh ini sudah berjalan dengan baik. Karena, dia termasuk orang yang menyiapkan naskah akademiknya untuk kearsipan.
Baca juga: ANRI Tak Punya Arsip Ijazah Jokowi, Bonatua: Ada Konsekuensi Pidana
“Mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik. Dan harapannya dengan kerja sama ini kita semua bisa saling menguatkan, melengkapi,” tuturnya.
Setelah itu, Pramono berkelakar jika ANRI belakangan mendadak heboh lantaran didatangi oleh Roy Suryo. Namun, dia enggan menjelaskannya lebih lanjut maksud tujuan Roy ke ANRI.
Baca juga: Kronologi Bonatua Gugat ANRI Gara-gara Tak Dapat Salinan Ijazah Jokowi
“Jadi arsip ini tiba-tiba heboh ketika Pak Roy Suryo datang ke Arsip Nasional. Saya dalam hati saya ngapain, sudahlah. Saya enggak ngomong politik ini ya," ucap dia.
Pramono melanjutkan, jika Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bisa bekerja sama dengan baik oleh ANRI dengan memotret 500 tahun Jakarta. “Bahwa Jakarta bisa bekerja sama dengan Arsip Nasional untuk apa ya, mendokumentasikan lima abad tentang Jakarta ini, seperti buku yang tadi disampaikan oleh Pak Joko. Mudah-mudahan ini bisa menjadi pegangan kita semua,” pungkasnya.
"Saya juga bersyukur hari ini bisa menandatangani kesepakatan dengan Arsip Nasional Republik Indonesia dan mudah-mudahan ini merupakan sejarah baru, hal baru, yang akan memberikan kemanfaatan bukan hanya bagi Jakarta, tetapi juga bagi Arsip Nasional," kata Pramono dalam sambutannya
Dalam kesempatan itu, Pramono menyampaikan langsung kepada Kepala ANRI Mego Pinandito bahwa tata kelola kearsipan sejauh ini sudah berjalan dengan baik. Karena, dia termasuk orang yang menyiapkan naskah akademiknya untuk kearsipan.
Baca juga: ANRI Tak Punya Arsip Ijazah Jokowi, Bonatua: Ada Konsekuensi Pidana
“Mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik. Dan harapannya dengan kerja sama ini kita semua bisa saling menguatkan, melengkapi,” tuturnya.
Setelah itu, Pramono berkelakar jika ANRI belakangan mendadak heboh lantaran didatangi oleh Roy Suryo. Namun, dia enggan menjelaskannya lebih lanjut maksud tujuan Roy ke ANRI.
Baca juga: Kronologi Bonatua Gugat ANRI Gara-gara Tak Dapat Salinan Ijazah Jokowi
“Jadi arsip ini tiba-tiba heboh ketika Pak Roy Suryo datang ke Arsip Nasional. Saya dalam hati saya ngapain, sudahlah. Saya enggak ngomong politik ini ya," ucap dia.
Pramono melanjutkan, jika Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bisa bekerja sama dengan baik oleh ANRI dengan memotret 500 tahun Jakarta. “Bahwa Jakarta bisa bekerja sama dengan Arsip Nasional untuk apa ya, mendokumentasikan lima abad tentang Jakarta ini, seperti buku yang tadi disampaikan oleh Pak Joko. Mudah-mudahan ini bisa menjadi pegangan kita semua,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :