Tersisa 9 Kantong, DVI Targetkan Identifikasi Jenazah Ambruknya Al Khoziny Selesai Minggu Ini

Selasa, 14 Oktober 2025 - 12:32 WIB
loading...
Tersisa 9 Kantong, DVI...
Tim DVI Polda Jatim menargetkan proses identifikasi jenazah korban ambruknya Musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo selesai pada minggu ini. Foto/SIndoNews
A A A
JATIM - Tim DVI Polda Jatim menargetkan proses identifikasi jenazah korban ambruknya Musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo selesai pada minggu ini. Saat ini, masih ada sembilan kantong jenazah yang belum teridentifikasi.

Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Pol. M. Khusnan mengatakan, DVI Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim akan terus melakukan identifikasi jenazah korban ambruknya Musala Al Khoziny. Hingga Senin malam, 13 Oktober 2025, sebanyak 55 jenazah yang berhasil di identifikasi dari 63 laporan kehilangan yang diadukan keluarga santri.

“Kini tersisa 9 kantong jenazah, di antaranya 8 jenazah utuh dan satu bagian tubuh. Ditargetkan selesai pada minggu ini,” katanya, Selasa (14/10/2025).

Baca juga: Update Ambruknya Musala Ponpes Al Khoziny, 50 Korban Teridentifikasi

Khusnan mengatakan, identifikasi 9 kantong jenazah ini bergantung pada pencocokan DNA. Menurut Khusnan, diperlukan waktu paling cepat tiga hari hingga paling lama dua minggu sejak sampel DNA dikirim ke Laboratorium Pusdokkes Mabes Polri di Jakarta.


Sebelumnya, Polda Jawa Timur (Jatim) menaikkan status hukum kasus ambruknya musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur dari tahap penyelidikan ke penyidikan. Peningkatan status ini diputuskan setelah dilakukan gelar perkara.

Baca juga: Profil HBL Mantiri, Jebolan Batujajar Eks Panglima Komando di Timtim yang Dapat Pangkat Jenderal Kehormatan

"Kami dari Polda Jawa Timur telah melakukan gelar perkara. Jadi kemarin sudah dilakukan gelar perkara yang kemudian hasilnya untuk sejak kemarin juga telah dilakukan peningkatan status dari proses penyelidikan menjadi penyidikan," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast, Jumat, 10 Oktober 2025.

Jules menjelaskan, setelah peningkatan status ini, penyidik akan memulai tahapan pemanggilan saksi dan meminta keterangan dari para ahli. Hasil pemeriksaan ahli nantinya akan menjadi bagian dari alat bukti untuk proses pembuktian pidana.

“Kami secepatnya juga akan mulai melakukan proses pemanggilan saksi, kemudian meminta keterangan ahli yang nantinya menjadi salah satu alat bukti dalam proses pembuktian peristiwa pidana," jelas dia.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Pencabulan Puluhan...
Kasus Pencabulan Puluhan Santriwati di Pati, Gus Salam Minta Pelaku Ditindak Tegas
Banyak Ungkap Kejahatan,...
Banyak Ungkap Kejahatan, Dua Perwira Reskrim Polda Jatim Raih PWI Jatim Award
Ledakan Terjadi di Masjid...
Ledakan Terjadi di Masjid Jember, Kapolda Jatim: Tidak Ada Korban
Tim SAR Evakuasi 3 Korban...
Tim SAR Evakuasi 3 Korban Bencana Longsor Cisarua Bandung Barat
Update Bencana Longsor...
Update Bencana Longsor Cisarua, Basarnas: 53 Body Part Diserahkan ke Tim DVI
Update Longsor Cisarua...
Update Longsor Cisarua Bandung Barat: 17 Meninggal Dunia, 11 Jenazah Teridentifikasi
Kapolri Tunjuk 6 Kombes...
Kapolri Tunjuk 6 Kombes Pol Jabat Dirreskrimsus dan Dirreskrimum, Ini Daftarnya
Bela Pesantren dari...
Bela Pesantren dari Serangan Video AI, Cak Imin: Fitnah Digital Tak Akan Mempan
KH Cholil Nafis Sebut...
KH Cholil Nafis Sebut Orang Kadang Salah Perspektif Dalam Melihat Pesantren
Rekomendasi
Megawati Gelar Silaturahmi...
Megawati Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Gerakan Nurani Bangsa, Ada Istri Gus Dur hingga Romo Magnis
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Berita Terkini
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
BTS Pilih Konser di...
BTS Pilih Konser di GBK Ketimbang JIS, Pramono: Yang Penting Pajaknya Masuk Jakarta
Dari Barak Militer ke...
Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved