Wisata Malam Ragunan Diserbu Pengunjung, Pramono: Kantong Parkir Bakal Ditata
Selasa, 14 Oktober 2025 - 06:58 WIB
loading...
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku mendapat laporan wisata malam Night at Ragunan Zoo yang diserbu pengunjung saat uji coba perdana. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku mendapat laporan wisata malam Night at Ragunan Zoo yang diserbu pengunjung saat uji coba perdana pada Sabtu, 11 Oktober 2025 malam. Pramono mengaku pihaknya akan lebih memfokuskan penataan kantong parkir sebagai evaluasi dari program wisata malam Ragunan yang dilakukan pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan.
"Jadi, saya sudah mendapatkan laporan bahwa minat masyarakat itu luar biasa di luar dugaan. Baru pada hari pertama saja sudah antrean terjadi, sehingga dengan demikian betul apa yang saya pikirkan untuk penanganan parkir dalam jangka menengah panjang di Ragunan sudah harus menjadi prioritas utama," kata Pramono di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (13/10/2025).
Pramono meminta dinas terkait agar wisata malam Ragunan tidak menjadi titik kemacetan baru dengan antusiasme pengunjung. Pramono menyebut pelaksanaan uji coba wisata Ragunan malam hari dilakukan setiap Sabtu malam.
Baca juga: Ragunan Buka hingga Malam, Pramono Anung Tambah CCTV Cegah Tindakan Asusila
"Kalau tidak, jangan sampai kemudian malam Minggu kemacetannya terjadi di Ragunan. Karena kemarin itu antusias orang dari mana-mana bahkan ada yang dari luar kota dan mereka meminta jangan hanya hari Sabtu malam, tetapi saya memutuskan untuk sementara Sabtu malam saja dulu," tegasnya.
Sebelumnya, Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (UP TMR) mengungkap animo masyarakat yang tinggi dalam ujicoba program "Night at the Ragunan Zoo" berhasil menyedot 3.713 pengunjung. Namun, mayoritas pengunjung saat ujicoba malam hari merupakan aktivitas piknik.
"Pengunjung perdana 'Night at the Ragunan Zoo' tadi malam mencapai 3.713 orang. Kalau di persentase 60% pengunjung piknik, 25% berolahraga dan melihat satwa nokturnal 15%," kata Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang saat dikonfirmasi, Minggu (12/10).
Baca juga: Uji Coba Wisata Malam Ragunan Tarik 3.713 Pengunjung, Pengelola Bakal Tambah E-Car
Wahyudi pun akan melakukan evaluasi perihal penerangan dengan tetap mengedepankan kesejahteraan satwa. Selain itu, Wahyudui juga menyebut perihal penambahan fasilitas E-Car atau buggy car karena banyaknya peminat. Pasalnya baru enam unit yang disiapkan saat ujicoba.
"Iya itu (penerangan) akan kami evaluasi. Kendaraan buggy car perlu di tambahkan karena peminatnya sangat banyak. Salah satunya itu, satwa yang berada di situ sebagian terganggu dengan intensitas cahaya yang berlebihan. Karena sebagian satwa bersifat diurnal (aktif di siang hari)," jelasnya.
"Jadi, saya sudah mendapatkan laporan bahwa minat masyarakat itu luar biasa di luar dugaan. Baru pada hari pertama saja sudah antrean terjadi, sehingga dengan demikian betul apa yang saya pikirkan untuk penanganan parkir dalam jangka menengah panjang di Ragunan sudah harus menjadi prioritas utama," kata Pramono di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (13/10/2025).
Pramono meminta dinas terkait agar wisata malam Ragunan tidak menjadi titik kemacetan baru dengan antusiasme pengunjung. Pramono menyebut pelaksanaan uji coba wisata Ragunan malam hari dilakukan setiap Sabtu malam.
Baca juga: Ragunan Buka hingga Malam, Pramono Anung Tambah CCTV Cegah Tindakan Asusila
"Kalau tidak, jangan sampai kemudian malam Minggu kemacetannya terjadi di Ragunan. Karena kemarin itu antusias orang dari mana-mana bahkan ada yang dari luar kota dan mereka meminta jangan hanya hari Sabtu malam, tetapi saya memutuskan untuk sementara Sabtu malam saja dulu," tegasnya.
Sebelumnya, Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (UP TMR) mengungkap animo masyarakat yang tinggi dalam ujicoba program "Night at the Ragunan Zoo" berhasil menyedot 3.713 pengunjung. Namun, mayoritas pengunjung saat ujicoba malam hari merupakan aktivitas piknik.
"Pengunjung perdana 'Night at the Ragunan Zoo' tadi malam mencapai 3.713 orang. Kalau di persentase 60% pengunjung piknik, 25% berolahraga dan melihat satwa nokturnal 15%," kata Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang saat dikonfirmasi, Minggu (12/10).
Baca juga: Uji Coba Wisata Malam Ragunan Tarik 3.713 Pengunjung, Pengelola Bakal Tambah E-Car
Wahyudi pun akan melakukan evaluasi perihal penerangan dengan tetap mengedepankan kesejahteraan satwa. Selain itu, Wahyudui juga menyebut perihal penambahan fasilitas E-Car atau buggy car karena banyaknya peminat. Pasalnya baru enam unit yang disiapkan saat ujicoba.
"Iya itu (penerangan) akan kami evaluasi. Kendaraan buggy car perlu di tambahkan karena peminatnya sangat banyak. Salah satunya itu, satwa yang berada di situ sebagian terganggu dengan intensitas cahaya yang berlebihan. Karena sebagian satwa bersifat diurnal (aktif di siang hari)," jelasnya.
(cip)
Lihat Juga :