Polisi Periksa 15 Saksi Kasus Tewasnya Terapis Spa di Pejaten, Hasilnya?
Minggu, 12 Oktober 2025 - 16:39 WIB
loading...
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly menjelaskan, polisi mendalami kasus tewasnya terapis spa di kawasan Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan dengan memeriksa 15 saksi. Foto/Dok.Okezone
A
A
A
JAKARTA - Polisi masih mendalami kasus tewasnya terapis spa di kawasan Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Sejauh ini, sudah ada 15 saksi diperiksa. Mereka diperiksa untuk mengungkap kematian korban.
"Dari pihak manajemen, dari karyawan, kan sudah 15 saksi yang kita periksa. Kita sedang memanggil lagi dari orang-orang atau lingkungan yang terkait dengan si korban ini," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly kepada wartawan, Minggu (12/10/2025).
Baca juga: Polres Jaksel Selidiki Proses Perekrutan Terapis yang Tewas di Pejaten
Menurutnya, polisi juga masih memanggil saksi-saksi lainnya, khususnya orang-orang yang tinggal dengan korban. Pihak menejemen spa tempat dia bekerja juga telah dipanggil polisi untuk diperiksa.
"Jadi sementara ini sudah 15 orang, dari sesama terapisnya, dari manajemen perusahaan itu sendiri, ataupun dari orang-orang seperti sekuriti dan sebagainya," tuturnya.
Guna menyelidiki penyebab kematian korban, polisi masih menantikan hasil autopsi. Pasca autopsi keluar, polisi bakal melakukan gelar perkara untuk menyimpulkan kasus itu.
Baca juga: Polisi Pastikan Terapis yang Ditemukan Tewas di Pejaten Tidak Hamil
Dari hasil autopsi itu kita akan melakukan pendalaman dan kita akan melakukan gelar perkara, dan kita akan memutuskan bersama penyebab kematian secara pasti," katanya.
"Dari pihak manajemen, dari karyawan, kan sudah 15 saksi yang kita periksa. Kita sedang memanggil lagi dari orang-orang atau lingkungan yang terkait dengan si korban ini," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly kepada wartawan, Minggu (12/10/2025).
Baca juga: Polres Jaksel Selidiki Proses Perekrutan Terapis yang Tewas di Pejaten
Menurutnya, polisi juga masih memanggil saksi-saksi lainnya, khususnya orang-orang yang tinggal dengan korban. Pihak menejemen spa tempat dia bekerja juga telah dipanggil polisi untuk diperiksa.
"Jadi sementara ini sudah 15 orang, dari sesama terapisnya, dari manajemen perusahaan itu sendiri, ataupun dari orang-orang seperti sekuriti dan sebagainya," tuturnya.
Guna menyelidiki penyebab kematian korban, polisi masih menantikan hasil autopsi. Pasca autopsi keluar, polisi bakal melakukan gelar perkara untuk menyimpulkan kasus itu.
Baca juga: Polisi Pastikan Terapis yang Ditemukan Tewas di Pejaten Tidak Hamil
Dari hasil autopsi itu kita akan melakukan pendalaman dan kita akan melakukan gelar perkara, dan kita akan memutuskan bersama penyebab kematian secara pasti," katanya.
(shf)
Lihat Juga :