Walkot Tangsel Bersyukur Program Layanan Ngider Sehat Diapresiasi Masyarakat
Rabu, 08 Oktober 2025 - 20:47 WIB
loading...
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, layanan ngider sehat efektif menjangkau masyarakat yang jauh dari fasilitas kesehatan. Foto/istimewa
A
A
A
TANGSEL - Program layanan kesehatan keliling atau Ngider Sehat yang digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menuai apresiasi dari masyarakat. Layanan ini dinilai efektif menjangkau warga secara langsung, khususnya di wilayah yang jauh dari fasilitas kesehatan.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, menyampaikan rasa syukurnya atas respons positif masyarakat terhadap program ini. Benyamin menegaskan kegiatan Ngider Sehat merupakan bentuk nyata komitmen Pemkot Tangsel dalam memperluas akses layanan kesehatan yang merata dan berkualitas.
"Kami ingin memastikan bahwa seluruh warga Tangsel, tanpa terkecuali, memiliki akses yang mudah terhadap layanan kesehatan. Ngider Sehat adalah salah satu cara kami mendekatkan pelayanan ke tengah masyarakat, terutama yang berada di daerah padat atau yang jauh dari puskesmas," ujarnya, Rabu (8/10/2025).
Baca juga: Buru Pelaku Teror Bom di Tangsel, Polisi Telusuri Jejak Digital
Program Ngider Sehat telah beroperasi sejak 2021 dan rutin mengunjungi berbagai 7 kecamatan dan 54 kelurahan di Tangsel. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar, konsultasi medis, hingga edukasi gizi dan kesehatan ibu-anak. Masyarakat tidak dipungut biaya alias gratis.
Data Dinas Kesehatan Kota Tangsel, hingga 2025 di semester pertama, jumlah warga yang telah memanfaatkan layanan ngider sehat mencapai 1 juta lebih.
Sejumlah warga pun menyambut baik kehadiran Ngider Sehat. Seperti yang diungkapkan Yuyun Maryunah (51), warga Kademangan "Adanya kesehatan keliling ini sangat membantu kita. Merasa terkontrol kesehatan kita. Harus dilanjutin lah program ini, kita semua pengen sehat, kalo sehat semuanya enak mau ngelakuin apa aja," ucap Yuyun usai mendapatkan pelayanan Ngider Sehat.
Baca juga: Tangsel Jadi Ladang Atlet, KONI Bidik Ajang Olimpiade 2028
Benyamin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Pemkot Tangsel, khususnya tenaga kesehatan Ngider Sehat. Menurutnya, bukan hanya manfaat medis yang dirasakan. Tetapi, masyarakat merasa dihargai, didatangi dan didengar.
Di tengah keterbatasannya, perasaan didatangi langsung ke rumah oleh petugas kesehatan menjadi pengalaman yang tak biasa dan sangat berarti.
"Jadi saya terkontrol kesehatannya, gak nunggu parah gitu kalau kita sedang sakit. Kan ketahuan tiap bulannya darahnya segini, gulanya segini ketahuan setiap bulannya. Jadi sangat membantu dengan adanya kesehatan keliling," katanya.
Benyamin menegaskan, program ini akan terus dikembangkan dan menjadi bagian dari strategi kesehatan jangka panjang di Tangsel. Termasuk Ngider Sehat Premium, dimana dokter ikut melakukan kunjungan ke rumah warga untuk melakukan pengecekan kesehatan.
"Pembangunan kota tidak hanya soal infrastruktur, tapi juga kesehatan masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan layanan seperti ini agar setiap warga merasa dilayani dan dilindungi," katanya.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, menyampaikan rasa syukurnya atas respons positif masyarakat terhadap program ini. Benyamin menegaskan kegiatan Ngider Sehat merupakan bentuk nyata komitmen Pemkot Tangsel dalam memperluas akses layanan kesehatan yang merata dan berkualitas.
"Kami ingin memastikan bahwa seluruh warga Tangsel, tanpa terkecuali, memiliki akses yang mudah terhadap layanan kesehatan. Ngider Sehat adalah salah satu cara kami mendekatkan pelayanan ke tengah masyarakat, terutama yang berada di daerah padat atau yang jauh dari puskesmas," ujarnya, Rabu (8/10/2025).
Baca juga: Buru Pelaku Teror Bom di Tangsel, Polisi Telusuri Jejak Digital
Program Ngider Sehat telah beroperasi sejak 2021 dan rutin mengunjungi berbagai 7 kecamatan dan 54 kelurahan di Tangsel. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar, konsultasi medis, hingga edukasi gizi dan kesehatan ibu-anak. Masyarakat tidak dipungut biaya alias gratis.
Data Dinas Kesehatan Kota Tangsel, hingga 2025 di semester pertama, jumlah warga yang telah memanfaatkan layanan ngider sehat mencapai 1 juta lebih.
Sejumlah warga pun menyambut baik kehadiran Ngider Sehat. Seperti yang diungkapkan Yuyun Maryunah (51), warga Kademangan "Adanya kesehatan keliling ini sangat membantu kita. Merasa terkontrol kesehatan kita. Harus dilanjutin lah program ini, kita semua pengen sehat, kalo sehat semuanya enak mau ngelakuin apa aja," ucap Yuyun usai mendapatkan pelayanan Ngider Sehat.
Baca juga: Tangsel Jadi Ladang Atlet, KONI Bidik Ajang Olimpiade 2028
Benyamin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Pemkot Tangsel, khususnya tenaga kesehatan Ngider Sehat. Menurutnya, bukan hanya manfaat medis yang dirasakan. Tetapi, masyarakat merasa dihargai, didatangi dan didengar.
Di tengah keterbatasannya, perasaan didatangi langsung ke rumah oleh petugas kesehatan menjadi pengalaman yang tak biasa dan sangat berarti.
"Jadi saya terkontrol kesehatannya, gak nunggu parah gitu kalau kita sedang sakit. Kan ketahuan tiap bulannya darahnya segini, gulanya segini ketahuan setiap bulannya. Jadi sangat membantu dengan adanya kesehatan keliling," katanya.
Benyamin menegaskan, program ini akan terus dikembangkan dan menjadi bagian dari strategi kesehatan jangka panjang di Tangsel. Termasuk Ngider Sehat Premium, dimana dokter ikut melakukan kunjungan ke rumah warga untuk melakukan pengecekan kesehatan.
"Pembangunan kota tidak hanya soal infrastruktur, tapi juga kesehatan masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan layanan seperti ini agar setiap warga merasa dilayani dan dilindungi," katanya.
(cip)
Lihat Juga :