Presma UIN Makassar: Program MBG Tingkatkan Gizi dan Kesehatan Generasi Muda

Selasa, 07 Oktober 2025 - 16:48 WIB
loading...
Presma UIN Makassar:...
Presma UINAM Muh. Zulhamdi Suhafid mengapresiasi Program MBG tingkatkan gizi dan kesehatan generasi muda. Foto/istimewa
A A A
MAKASSAR - Presiden Mahasiswa Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (Presma UINAM) Muh. Zulhamdi Suhafid mengapresiasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini dinilai penting dalam upaya meningkatkan kualitas gizi serta kesehatan generasi muda Indonesia.

Meski demikian, Zulhamdi mendorong agar Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat sistem pengelolaan dapur serta pengawasan pelaksanaan MBG di berbagai daerah, sehingga implementasinya dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Zulhamdi menilai MBG sebagai program strategis dan visioner yang berperan besar dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan kompetitif. Zulhamdi menekankan bahwa penguatan tata kelola dapur menjadi langkah krusial untuk memastikan setiap makanan yang disajikan memenuhi standar keamanan pangan dan nilai gizi yang optimal.

Baca juga: 9 PTKIN Akreditasi Unggul, Bisa Jadi Referensi Kampus Tujuan

“Program MBG adalah langkah besar pemerintah dalam membangun generasi unggul. Karena itu, kita semua perlu mendukung penguatan tata kelola dapur agar setiap penyedia makanan menjalankan prosedur sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan oleh BGN,” ujar Zulhamdi, Selasa (7/10/2025).

Presma UINAM menegaskan penyediaan makanan bergizi secara merata untuk pelajar SD, SMP, dan SMA menjadi pondasi penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas di masa depan.

Selain memberikan manfaat kesehatan, MBG juga berpotensi mendorong pemberdayaan ekonomi lokal, sebab bahan pangan yang digunakan dapat bersumber dari hasil pertanian, peternakan, dan perikanan masyarakat sekitar.

Baca juga: Bincang Syariah di UIN Alauddin, Ditjen Bimas Islam Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan

“Posisi MBG sangat penting, bukan hanya soal makan gratis, tetapi soal kedaulatan pangan. Program ini menggerakkan ekonomi desa, memperkuat rantai pasok lokal, dan menjadi bagian dari visi besar Indonesia dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional,” ucapnya.

Program ini juga dinilainya sebagai momentum edukatif bagi masyarakat untuk memahami pentingnya pola makan sehat dan seimbang. MBG hadir tidak sekadar sebagai program konsumtif, tetapi sebagai sarana pembelajaran bagi siswa dan orang tua tentang pemanfaatan pangan lokal bernilai gizi tinggi.



“Kita harus melihat MBG sebagai program edukatif, bukan hanya konsumtif. Dengan mengutamakan pangan lokal seperti sayur, ikan, telur, dan buah-buahan daerah, program ini membantu masyarakat menyadari bahwa sumber gizi terbaik sesungguhnya ada di sekitar kita,” ungkapnya.

Menurut Zulhamdi, indikator keberhasilan MBG tidak cukup diukur dari jumlah penerima manfaat saja, tetapi juga dari sejauh mana program ini mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk kembali mencintai produk pangan lokal yang sehat, aman, dan bergizi.

Zulhamdi juga menilai MBG sebagai bentuk sinergi lintas sektor yang berkontribusi besar terhadap penguatan ketahanan pangan nasional. Program ini menyatukan beragam elemen — mulai dari pendidikan, kesehatan, pertanian, industri pangan, hingga lembaga riset dan universitas — untuk satu tujuan bersama membangun generasi yang sehat dan berdaya saing global.

“MBG harus menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, kampus, pelaku usaha, dan masyarakat. Dunia pendidikan dapat berperan dalam riset gizi dan inovasi pangan, sektor kesehatan menjamin keamanan serta higienitas makanan, sementara sektor pertanian menyediakan bahan baku berkualitas dan berkelanjutan,” jelasnya
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
Pembudidaya Ikan Bioflok...
Pembudidaya Ikan Bioflok Karawang Sukses Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo
PB IKA PMII Terima Bantuan...
PB IKA PMII Terima Bantuan Sapi Presiden, Salurkan 5.000 Paket Daging Ramah Lingkungan
MBG di Papua Perkuat...
MBG di Papua Perkuat Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
Rekomendasi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Skuad Timnas Norwegia...
Skuad Timnas Norwegia Foto Ala Pasukan Viking Menuju Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved