Kementan: Program Cetak Sawah Rakyat di Kalteng Terus Berjalan

Minggu, 28 September 2025 - 20:56 WIB
loading...
Kementan: Program Cetak...
Kementan memastikan Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kalteng jalan terus dan tak ada tanda-tanda mangkrak karena pelaksanaannya masih terus berprogres. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian ( Kementan) memastikan Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kalimantan Tengah (Kalteng) berjalan lancar. Tidak ada Tanda-tanda mangkrak apalagi berpotensi gagal karena pelaksanaannya sampai saat ini masih terus berprogres.

Plt. Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (Dirjen LIP) Hermanto mengatakan, progres cetak sawah rakyat di Kalimantan Tengah terus menunjukan perkembangan baik, di mana sebelumnya para petani juga sudah merasakan masa panen raya sehingga mampu meningkatkan pendapatan mereka.

Prabowo: Swasembada Pangan di Depan Mata, Produksi Beras-Jagung Tertinggi Sepanjang Sejarah

“Petunjuk teknisnya sudah jelas, masyarakat mengelola dan mereka yang akan menikmati hasilnya. Demikian juga dengan progres pengerjaan CSR yang semakin berkembang pesat. Tidak ada mangkrak apakagi gagal, semua berjalan dengan baik,” ujarnya, Minggu (28/9/2025).

Hermanto mengatakan program cetak sawah rakyat memiliki manfaat yang sangat besar bagi kesejahteraan petani dan juga kepentingan bangsa negara untuk meningkatkan kapasitas produksi pangan dalam mewujudkan swasembada pangan secara berkelanjutan.

Menurutnya, penurunan luas baku sawah akibat alih fungsi lahan serta semakin meningkatnya kebutuhan pangan kedepan sebagai akibat semakin tingginya pertambahan jumlah penduduk dan pertumbuhan ekonomi harus dilihat sebagai indikator utama mengapa pemerintah melaksanakan program cetak sawah rakyat.

“Alih fungsi lahan yang sangat masif menjadikan program cetak sawah sebagai solusi yang tepat, baik dalam jangka menengah maupun jangka panjang untuk meningkatkan kapasitas produksi padi nasional seperti yang diharapakan bersama sesuai visi besar Presiden Prabowo Subianto kepada Mentan dan Wamentan,” katanya.

Sebagai informasi, luas baku sawah berdasarkan keputusan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 446.1/SK-PG.03.03/V/2024 tanggal 31 Mei 2024 tentang penetapan luas lahan baku sawah nasional tahun 2024 mencapai 7.384.341 hektare. Sedangkan di Provinsi Kalimantan Tengah luasanya mencapai 100.963 hektare.

Sebagai langkah nyata untuk mendukung program cetak sawah di Kalteng, pemerintah juga telah memberikan fasilitasi bantuan benih, pupuk dan alat mesin pertanian kepada petani dan kelompok brigade pangan.

Dari hitungan sementara pengelolaan budidaya padi seluas kurang lebih 200 hektar oleh setiap kelompok brigade pangan yang terdiri dari 15 orang, mampu menghasilkan pendapatan/keuntungan per orang lebih dari 10 juta per bulan, yang dihasilkan dari pengembangan budidaya padi dengan menggunakan teknologi mekanisasi.

“Kalau kita melihat progresnya dari mana gagalnya. Cetak sawah itu bermanfaat dan jelas memberi untung bagi para petani. Jadi saya berharap semua pihak membantu dan mendukung pembangunan pangan bangsa besar kita. Ingat swasembada sudah di depan mata kita, mari kita bersama-sama wujudkan itu melalui kolaborasi dan sinergi," jelasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Program Cetak Sawah...
Program Cetak Sawah di Wanam: Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan yang Harus Dilanjutkan
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Ditjen Hortikultura...
Ditjen Hortikultura dan Ewindo Perluas Peran Masyarakat Kota dalam Ketahanan Pangan
Diperiksa Polda Metro...
Diperiksa Polda Metro Jaya, Pelapor Feri Amsari Dicecar 20 Pertanyaan
BNPB Catat 379,76 Hektare...
BNPB Catat 379,76 Hektare Lahan di Kalteng Dilanda Kebakaran Sejak Januari 2026
Kisah Tono Suwarna,...
Kisah Tono Suwarna, Tinggalkan PNS Kini Jadi Petani Sukses Bawang Merah di Jabar
MC Gak Ada Etika! Netizen...
MC Gak Ada Etika! Netizen Geram Kelakuan MC Potong Aspirasi Warga Kalteng
MBG Dinilai Jadi Motor...
MBG Dinilai Jadi Motor Ekonomi Lokal dan Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Krisis Bahan Baku Plastik,...
Krisis Bahan Baku Plastik, Pemerintah Jajaki Impor Kemasan dari Malaysia hingga Rusia
Rekomendasi
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved