Amankan Demo Hari Tani, Kapolda Metro: Semua Tindakan Wajib Satu Komando
Rabu, 24 September 2025 - 11:19 WIB
loading...
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menginstruksikan kepada seluruh personel untuk bertugas secara profesional dan melakukan pendekatan humanis. Foto/SIndoNews
A
A
A
JAKARTA - Polda Metro Jaya memastikan bahwa pengamanan demonstrasi Hari Tani Nasional ke-65 di DPR, bakal dijalankan dengan mengedepankan tindakan humanis.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menginstruksikan kepada seluruh personel untuk bertugas secara profesional dan melakukan pendekatan humanis ketika mengamankan seluruh rangkaian unjuk rasa.
“Pengamanan unras tidak boleh menimbulkan kerusuhan maupun kerusakan fasilitas umum. Anggota harus sabar, terukur,” kata Asep dalam arahannya, Rabu (24/9/2025).
Baca juga: Jalan Gatot Subroto Arah Slipi Ditutup Imbas Demo Hari Tani Nasional di DPR
Asep menegaskan, petugas yang diterjunkan tidak dibekali senjata api. Sementara itu, penggunaan gas air mata hanya bisa dilakukan sesuai SOP dan dengan izin langsung dari Kapolda. “Semua tindakan wajib dalam satu komando tanpa inisiatif pribadi,” ujar Asep.
Asep juga mengingatkan perwira pengendali agar selalu mengedepankan langkah persuasif. “Pegang teguh prinsip Jaga Jakarta. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Tunjukkan profesionalisme, jaga marwah institusi, dan buktikan Polri mampu menjaga unjuk rasa dengan baik,” ujar Asep.
Baca juga: 9.498 Aparat Gabungan Dikerahkan Jaga Demo Hari Tani Nasional di DPR
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Ade Ary menuturkan, total 9.498 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan jalannya aksi. Jumlah itu terdiri atas sekitar 7.000 anggota Polri, 1.400 personel TNI, serta 600 dari Pemda dan instansi terkait.
“Sejak pagi situasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI terpantau aman dan terkendali. Bapak Kapolda Metro Jaya menegaskan agar pengamanan dilaksanakan secara humanis, prosedural, dan tertib,” kata Ade Ary.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menginstruksikan kepada seluruh personel untuk bertugas secara profesional dan melakukan pendekatan humanis ketika mengamankan seluruh rangkaian unjuk rasa.
“Pengamanan unras tidak boleh menimbulkan kerusuhan maupun kerusakan fasilitas umum. Anggota harus sabar, terukur,” kata Asep dalam arahannya, Rabu (24/9/2025).
Baca juga: Jalan Gatot Subroto Arah Slipi Ditutup Imbas Demo Hari Tani Nasional di DPR
Asep menegaskan, petugas yang diterjunkan tidak dibekali senjata api. Sementara itu, penggunaan gas air mata hanya bisa dilakukan sesuai SOP dan dengan izin langsung dari Kapolda. “Semua tindakan wajib dalam satu komando tanpa inisiatif pribadi,” ujar Asep.
Asep juga mengingatkan perwira pengendali agar selalu mengedepankan langkah persuasif. “Pegang teguh prinsip Jaga Jakarta. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Tunjukkan profesionalisme, jaga marwah institusi, dan buktikan Polri mampu menjaga unjuk rasa dengan baik,” ujar Asep.
Baca juga: 9.498 Aparat Gabungan Dikerahkan Jaga Demo Hari Tani Nasional di DPR
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Ade Ary menuturkan, total 9.498 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan jalannya aksi. Jumlah itu terdiri atas sekitar 7.000 anggota Polri, 1.400 personel TNI, serta 600 dari Pemda dan instansi terkait.
“Sejak pagi situasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI terpantau aman dan terkendali. Bapak Kapolda Metro Jaya menegaskan agar pengamanan dilaksanakan secara humanis, prosedural, dan tertib,” kata Ade Ary.
(cip)
Lihat Juga :