Anggota Pramuka Kwarda Jatim-Masyarakat Perbaiki 143 RTLH dan Bersih-bersih Pantai
Senin, 22 September 2025 - 18:12 WIB
loading...
Anggota Pramuka Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur melakukan aksi bersih-bersih pantai. Foto/istimewa
A
A
A
JATIM - Anggota Pramuka Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur menggelar Perkemahan Wirakarya Jawa Timur 2025. Kegiatan yang diikuti 36.000 lebih anggota pramuka Penegak dan Pandega dari 36 Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Jawa Timur ini bersama masyarakat bergotong royong melakukan pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Total sebanyak 143 RTLH milik keluarga prasejahtera yang tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota di Jawa Timur dilakukan pemugaran, sehingga menjadi hunian yang lebih nyaman, sehat, dan layak. Kegiatan itu pun mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.
Hal ini disampaikan langsung Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur (Sekdaprov Jatim) sekaligus Sekretaris Mabida Gerakan Pramuka Jatim Kak Adhy Karyono. Saat hadir pada kegiatan Peningkatan Wawasan Kebangsaan dan Bakti Masyarakat yang berlangsung pada 21–22 September 2025 di Area Taman Abirama dan GOR Rangga Jaya Anoraga, Kabupaten Tuban.
Baca juga: Belajar Bikin Olahan Ikan di Kepulauan Seribu, Sandiaga Uno: Emak-emak Pulau Pramuka Siap Buka Lapangan Kerja
Dalam kesempatan ini, juga dilakukan penyerahan kunci secara simbolis bagi empat warga prasejahtera di Tuban yang rumahnya telah dilakukan pemugaran. Mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dia menegaskan pentingnya peran Pramuka dalam memperkuat persatuan, gotong royong, serta kepedulian sosial di tengah tantangan global.
”Apa yang sudah dicanangkan Ibu Gubernur kepada Gerakan Pramuka di Jatim agar bisa memberi dampak positif bagi masyarakat telah dilaksanakan dengan baik. Pemugaran total 143 RTLH yang tersebar di 36 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur ini membuktikan bahwa amanah yang diberikan kepada Kwarda Jatim dan seluruh Kwarcab telah dilaksanakan dengan baik,” ujar Kak Adhy Karyono di hadapan ribuan anggota Pramuka serta masyarakat Tuban usai aksi bersih-bersih di pantai di sekitaran Taman Abirama, Senin (22/9/2025).
Baca juga: Kwarda Pramuka Jatim Gagas Program Pramuka Produktif
Menurut dia, saat ini Indonesia memang sangat membutuhkan gerakan yang berkontribusi positif bagi masyarakat. Dia menyadari saat ini nilai-nilai persatuan dan kesatuan, gotong royong, dan juga rasa kepedulian sosial sudah mulai tergerus.
“Ancaman dan tantangan ke depan secara global maupun internal seperti perpecahan dan kerusuhan setiap saat bisa mengancam. Bagaimana sedihnya dan marahnya kita saat aksi demo kemarin, Gedung Negara Grahadi sebagai simbol negara hancur begitu saja,” ucapnya.
Selain itu, kegiatan peningkatan wawasan kebangsaan dan bakti masyarakat yang berlangsung pada 21–22 September 2025 di Kabupaten Tuban ini dirancang Kwarda Jatim sebagai ajang edukasi, pengabdian, sekaligus hiburan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
Diikuti sebanyak 2.000 peserta, terdiri dari 300 peserta Wawasan Kebangsaan dari 19 Kwartir Cabang se-Jawa Timur, 700 anggota Pramuka Kwarcab Tuban, serta 1.000 masyarakat umum. Aksi Bersih Pantai anggota Pramuka Jatim bersama masyarakat dan penanaman pohon di Tuban ini merupakan salah satu rangkaian dari target total aksi serupa pada 80 titik pantai di Jawa Timur. Angka 80 titik pantai yang dilakukan aksi bersih-bersih ini disesuaikan dengan perayaan HUT RI ke-80.
Dalam kegiatan itu juga digelar Pasar Murah yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menghadirkan produk UMKM Tuban, serta pagelaran seni berupa Ludruk dan Campursari khas Jawa Timur sebagai hiburan sekaligus sarana edukasi budaya.
Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hukum Kwarda Jatim, AR. Purmadi yang hadir mewakili Ketua Kwarda Jawa Timur H.M. Arum Sabil menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur selaku Ketua Mabida Jatim dan jajaran Pemprov Jatim yang senantiasa memberikan dukungan nyata terhadap kegiatan Pramuka.
Dia juga mengapresiasi Bupati Tuban selaku Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Tuban beserta jajaran yang telah memfasilitasi sekaligus menyambut dengan penuh kehangatan.
“Terima kasih pula kepada Disperindag Jatim atas dukungan kegiatan bakti sosial dalam bentuk Pasar Murah, jajaran Forkopimda Tuban, tokoh masyarakat, serta seluruh undangan yang hadir. Kegiatan ini sangat penting sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan dan menumbuhkan semangat bakti kepada masyarakat,” ungkapnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban Budi Wiyana selaku anggota Mabicab Gerakan Pramuka Tuban mewakili Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky berharap kegiatan yang diinisiasi Kwarda Jatim ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tuban, sekaligus mempererat kekompakan Pramuka se-Jawa Timur.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tuban, kami mengucapkan selamat datang kepada Sekda Provinsi Jawa Timur beserta jajaran serta Kwarda Jatim dan Adik-adik Pramuka yang turut serta pada kegiatan ini. Kegiatan mulia ini sarat nilai positif bagi anggota Pramuka, mulai dari bakti masyarakat, pasar murah, hingga aksi bersih pantai yang menjadi ikon wisata Tuban. Pemkab Tuban melalui Pramuka dan OPD terkait telah memiliki agenda serupa, salah satunya lewat Kemah Kebangsaan yang rutin dilaksanakan,” ucapnya.
Saat penutup puncak rangkaian kegiatan Peningkatan Wawasan Kebangsaan dan Bakti Masyarakat di GOR Rangga Jaya Anoraga, Kabupaten Tuban, digelar seminar dan diskusi yang mengupas secara mendalam tentang peran Pramuka dalam memperkuat Empat Pilar Kebangsaaan dan Sosiologi Masyarakat dalam Konteks Kebangsaaan.
Dimoderatori Wakil Ketua Dewan Kerja Daerah Jawa Timur Nur Azizah ini menghadirkan narasumber Wakil Ketua Kwarda Bidang Gudep Basuki Babussalam, Sako dan dan Korwil Zamzami Sabiq, Wakil Ketua Kwarda Bidang Bela Negara dan Gudep Perti serta Tino Salim, dari Direkture and Lead Trainer at Salim Excellence Center.
Total sebanyak 143 RTLH milik keluarga prasejahtera yang tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota di Jawa Timur dilakukan pemugaran, sehingga menjadi hunian yang lebih nyaman, sehat, dan layak. Kegiatan itu pun mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.
Hal ini disampaikan langsung Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur (Sekdaprov Jatim) sekaligus Sekretaris Mabida Gerakan Pramuka Jatim Kak Adhy Karyono. Saat hadir pada kegiatan Peningkatan Wawasan Kebangsaan dan Bakti Masyarakat yang berlangsung pada 21–22 September 2025 di Area Taman Abirama dan GOR Rangga Jaya Anoraga, Kabupaten Tuban.
Baca juga: Belajar Bikin Olahan Ikan di Kepulauan Seribu, Sandiaga Uno: Emak-emak Pulau Pramuka Siap Buka Lapangan Kerja
Dalam kesempatan ini, juga dilakukan penyerahan kunci secara simbolis bagi empat warga prasejahtera di Tuban yang rumahnya telah dilakukan pemugaran. Mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dia menegaskan pentingnya peran Pramuka dalam memperkuat persatuan, gotong royong, serta kepedulian sosial di tengah tantangan global.
”Apa yang sudah dicanangkan Ibu Gubernur kepada Gerakan Pramuka di Jatim agar bisa memberi dampak positif bagi masyarakat telah dilaksanakan dengan baik. Pemugaran total 143 RTLH yang tersebar di 36 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur ini membuktikan bahwa amanah yang diberikan kepada Kwarda Jatim dan seluruh Kwarcab telah dilaksanakan dengan baik,” ujar Kak Adhy Karyono di hadapan ribuan anggota Pramuka serta masyarakat Tuban usai aksi bersih-bersih di pantai di sekitaran Taman Abirama, Senin (22/9/2025).
Baca juga: Kwarda Pramuka Jatim Gagas Program Pramuka Produktif
Menurut dia, saat ini Indonesia memang sangat membutuhkan gerakan yang berkontribusi positif bagi masyarakat. Dia menyadari saat ini nilai-nilai persatuan dan kesatuan, gotong royong, dan juga rasa kepedulian sosial sudah mulai tergerus.
“Ancaman dan tantangan ke depan secara global maupun internal seperti perpecahan dan kerusuhan setiap saat bisa mengancam. Bagaimana sedihnya dan marahnya kita saat aksi demo kemarin, Gedung Negara Grahadi sebagai simbol negara hancur begitu saja,” ucapnya.
Selain itu, kegiatan peningkatan wawasan kebangsaan dan bakti masyarakat yang berlangsung pada 21–22 September 2025 di Kabupaten Tuban ini dirancang Kwarda Jatim sebagai ajang edukasi, pengabdian, sekaligus hiburan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
Diikuti sebanyak 2.000 peserta, terdiri dari 300 peserta Wawasan Kebangsaan dari 19 Kwartir Cabang se-Jawa Timur, 700 anggota Pramuka Kwarcab Tuban, serta 1.000 masyarakat umum. Aksi Bersih Pantai anggota Pramuka Jatim bersama masyarakat dan penanaman pohon di Tuban ini merupakan salah satu rangkaian dari target total aksi serupa pada 80 titik pantai di Jawa Timur. Angka 80 titik pantai yang dilakukan aksi bersih-bersih ini disesuaikan dengan perayaan HUT RI ke-80.
Dalam kegiatan itu juga digelar Pasar Murah yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menghadirkan produk UMKM Tuban, serta pagelaran seni berupa Ludruk dan Campursari khas Jawa Timur sebagai hiburan sekaligus sarana edukasi budaya.
Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hukum Kwarda Jatim, AR. Purmadi yang hadir mewakili Ketua Kwarda Jawa Timur H.M. Arum Sabil menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur selaku Ketua Mabida Jatim dan jajaran Pemprov Jatim yang senantiasa memberikan dukungan nyata terhadap kegiatan Pramuka.
Dia juga mengapresiasi Bupati Tuban selaku Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Tuban beserta jajaran yang telah memfasilitasi sekaligus menyambut dengan penuh kehangatan.
“Terima kasih pula kepada Disperindag Jatim atas dukungan kegiatan bakti sosial dalam bentuk Pasar Murah, jajaran Forkopimda Tuban, tokoh masyarakat, serta seluruh undangan yang hadir. Kegiatan ini sangat penting sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan dan menumbuhkan semangat bakti kepada masyarakat,” ungkapnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban Budi Wiyana selaku anggota Mabicab Gerakan Pramuka Tuban mewakili Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky berharap kegiatan yang diinisiasi Kwarda Jatim ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tuban, sekaligus mempererat kekompakan Pramuka se-Jawa Timur.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tuban, kami mengucapkan selamat datang kepada Sekda Provinsi Jawa Timur beserta jajaran serta Kwarda Jatim dan Adik-adik Pramuka yang turut serta pada kegiatan ini. Kegiatan mulia ini sarat nilai positif bagi anggota Pramuka, mulai dari bakti masyarakat, pasar murah, hingga aksi bersih pantai yang menjadi ikon wisata Tuban. Pemkab Tuban melalui Pramuka dan OPD terkait telah memiliki agenda serupa, salah satunya lewat Kemah Kebangsaan yang rutin dilaksanakan,” ucapnya.
Saat penutup puncak rangkaian kegiatan Peningkatan Wawasan Kebangsaan dan Bakti Masyarakat di GOR Rangga Jaya Anoraga, Kabupaten Tuban, digelar seminar dan diskusi yang mengupas secara mendalam tentang peran Pramuka dalam memperkuat Empat Pilar Kebangsaaan dan Sosiologi Masyarakat dalam Konteks Kebangsaaan.
Dimoderatori Wakil Ketua Dewan Kerja Daerah Jawa Timur Nur Azizah ini menghadirkan narasumber Wakil Ketua Kwarda Bidang Gudep Basuki Babussalam, Sako dan dan Korwil Zamzami Sabiq, Wakil Ketua Kwarda Bidang Bela Negara dan Gudep Perti serta Tino Salim, dari Direkture and Lead Trainer at Salim Excellence Center.
(cip)
Lihat Juga :