Profil Djati Wiyoto Abadhy, Kapolda Kaltara yang Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol
Minggu, 14 September 2025 - 07:33 WIB
loading...
Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Djati Wiyoto Abadhy resmi menyandang pangkat bintang 2 alias Irjen Pol. Foto/Tangkapan layar Instagram @polda_kaltara
A
A
A
JAKARTA - Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Djati Wiyoto Abadhy resmi menyandang pangkat bintang 2 alias Irjen Pol. Mantan Wakapolda Metro Jaya ditunjuk menjadi Kapolda Kaltara sejak 5 Agustus 2025.
Diketahui, pada 5 Agustus 2025, Djati dimutasi oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Dia ditunjuk sebagai kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) menggantikan Irjen Pol Hary Sudwijanto.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi perwira Polri pada 5 Agustus 2025. Dalam mutasi tersebut, sebanyak 7 kapolda diganti, termasuk kapolda Kaltara.
Total ada 61 personel yang dimutasi dalam Surat Telegram bernomor: ST/1764/V/KEP./2025, tanggal 5 Agustus 2025 yang ditandatangani Asisten SDM Polri Irjen Pol Anwar.
Baca Juga: Profil Djati Wiyoto Abadhy, Lulusan Akpol 1991 yang Ditunjuk Menjadi Kapolda Kaltara
Dalam surat telegram tersebut, terdapat mutasi di PJU Mabes Polri sebanyak 8 personel, jabatan Kapolda 7 personel, jabatan IB/Irjen Pol sebanyak 3 personel, jabatan IIA/Brigjen Pol sebanyak 13 personel, jabatan IIB1/Kombes Pol sebanyak 3 personel, Gassus 4 personel, dan perwira yang memasuki pensiun sebanyak 23 personel.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan, mutasi jabatan tersebut bentuk penyegaran dan pengembangan karier. "Mutasi jabatan merupakan proses alamiah dalam organisasi sebagai bentuk penyegaran, pengembangan karier, serta pemenuhan kebutuhan organisasi," kata Sandi dalam keterangannya, Selasa (5/8/2025).
Pada Jumat (12/9/2025), sebanyak 27 personel Kepolisian Republik Indonesia (Polri) resmi naik pangkat ke dan dalam golongan Perwira Tinggi. Peresmian itu dilakukan dalam upacara di Rupatama Mabes Polri.
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan, kenaikan pangkat ini bukan sekadar penghargaan, melainkan juga bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab yang semakin besar bagi para perwira tinggi.
"Kenaikan pangkat bagi 27 Pati Polri hari ini merupakan wujud apresiasi dan penghormatan atas dedikasi, pengabdian, serta kinerja yang telah ditunjukkan. Tentunya dengan pangkat baru, tanggung jawab semakin besar," kata Trunoyudo, Jumat (12/9/2025).
Trunoyudo berharap, puluhan personel yang telah mendapat kenaikan pangkat ini bisa memberikan kontribusi terbaik bagi institusi, bangsa, dan negara. "Kami berharap seluruh Pati Polri dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi institusi, bangsa, dan negara," ucapnya.
Dari 27 personel Polri yang resmi mendapatkan kenaikan pangkat, sebanyak 7 personel naik ke pangkat Inspektur Jenderal (Irjen) Pol. Mereka antara lain Kapolda Kaltara, Kapolda Banten, Kapolda Aceh, serta pejabat utama di Divhubinter dan Lemdiklat Polri.
Djati berpengalaman dalam bidang intelijen. Sebelum ditunjuk menjadi Kapolda Kaltara, dia menjabat Wakapolda Metro Jaya.
Jabatan sebagai Wakapolda Metro Jaya resmi diembannya setelah upacara serah terima jabatan di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Rabu (3/7/2024). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto. Djati menggantikan Irjen Pol Suyudi Ario Seto yang menjabat Kapolda Banten.
Sebelum menjabat Wakapolda Metro Jaya, dia dipercaya menduduki jabatan penting lainnya, antara lain Wakapolda Kalimantan Timur (2024), Dirkamsus Baintelkam Polri (2021), Dirintelkam Polda Jawa Tengah (2020), dan Dirintelkam Polda Riau (2014).
Diketahui, pada 5 Agustus 2025, Djati dimutasi oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Dia ditunjuk sebagai kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) menggantikan Irjen Pol Hary Sudwijanto.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi perwira Polri pada 5 Agustus 2025. Dalam mutasi tersebut, sebanyak 7 kapolda diganti, termasuk kapolda Kaltara.
Total ada 61 personel yang dimutasi dalam Surat Telegram bernomor: ST/1764/V/KEP./2025, tanggal 5 Agustus 2025 yang ditandatangani Asisten SDM Polri Irjen Pol Anwar.
Baca Juga: Profil Djati Wiyoto Abadhy, Lulusan Akpol 1991 yang Ditunjuk Menjadi Kapolda Kaltara
Dalam surat telegram tersebut, terdapat mutasi di PJU Mabes Polri sebanyak 8 personel, jabatan Kapolda 7 personel, jabatan IB/Irjen Pol sebanyak 3 personel, jabatan IIA/Brigjen Pol sebanyak 13 personel, jabatan IIB1/Kombes Pol sebanyak 3 personel, Gassus 4 personel, dan perwira yang memasuki pensiun sebanyak 23 personel.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan, mutasi jabatan tersebut bentuk penyegaran dan pengembangan karier. "Mutasi jabatan merupakan proses alamiah dalam organisasi sebagai bentuk penyegaran, pengembangan karier, serta pemenuhan kebutuhan organisasi," kata Sandi dalam keterangannya, Selasa (5/8/2025).
Pada Jumat (12/9/2025), sebanyak 27 personel Kepolisian Republik Indonesia (Polri) resmi naik pangkat ke dan dalam golongan Perwira Tinggi. Peresmian itu dilakukan dalam upacara di Rupatama Mabes Polri.
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan, kenaikan pangkat ini bukan sekadar penghargaan, melainkan juga bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab yang semakin besar bagi para perwira tinggi.
"Kenaikan pangkat bagi 27 Pati Polri hari ini merupakan wujud apresiasi dan penghormatan atas dedikasi, pengabdian, serta kinerja yang telah ditunjukkan. Tentunya dengan pangkat baru, tanggung jawab semakin besar," kata Trunoyudo, Jumat (12/9/2025).
Trunoyudo berharap, puluhan personel yang telah mendapat kenaikan pangkat ini bisa memberikan kontribusi terbaik bagi institusi, bangsa, dan negara. "Kami berharap seluruh Pati Polri dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi institusi, bangsa, dan negara," ucapnya.
Dari 27 personel Polri yang resmi mendapatkan kenaikan pangkat, sebanyak 7 personel naik ke pangkat Inspektur Jenderal (Irjen) Pol. Mereka antara lain Kapolda Kaltara, Kapolda Banten, Kapolda Aceh, serta pejabat utama di Divhubinter dan Lemdiklat Polri.
Profil Djati Wiyoto Abadhy
Djati Wiyoto Abadhy lahir pada 3 Agustus 1969. Dia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991.Djati berpengalaman dalam bidang intelijen. Sebelum ditunjuk menjadi Kapolda Kaltara, dia menjabat Wakapolda Metro Jaya.
Jabatan sebagai Wakapolda Metro Jaya resmi diembannya setelah upacara serah terima jabatan di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Rabu (3/7/2024). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto. Djati menggantikan Irjen Pol Suyudi Ario Seto yang menjabat Kapolda Banten.
Sebelum menjabat Wakapolda Metro Jaya, dia dipercaya menduduki jabatan penting lainnya, antara lain Wakapolda Kalimantan Timur (2024), Dirkamsus Baintelkam Polri (2021), Dirintelkam Polda Jawa Tengah (2020), dan Dirintelkam Polda Riau (2014).
(zik)
Lihat Juga :