Jadi Tuan Rumah FESyar 2025, Jawa Timur Siap Jadi Pusat Ekonomi Syariah Global
Jum'at, 12 September 2025 - 20:14 WIB
loading...
A
A
A
"Mari kita bersama-sama mewujudkan visi kita untuk mewujudkan ekonomi syariah yang kuat dan inklusif di Jawa Timur," tuturnya.
*Perkuat Sektor Ekonomi Syariah Melalui Program Satu Gerbang*
Sebagai salah satu upaya memperkuat sektor ekonomi syariah pada gelaran FESyar Jawa 2025, Khofifah mengatakan Bank Indonesia bersama para pemangku kepentingan meluncurkan program utama Satu Gerbang (Sinergi Amanah Tumbuh Unggul sebagai Gerakan Ekonomi Syariah Regional Jawa Bangkit).
Satu Gerbang diwujudkan melalui tiga pilar, yakni Halalan (Hilirisasi dan Akselerasi Layanan Halal untuk Usaha Syariah yang Berkelanjutan), Siaga (Sinergi Akselerasi Gerakan Penguatan Keuangan Syariah Jawa) dan Cemerlang (Cerdas dan Melek Literasi Ekonomi Syariah untuk Generasi Gemilang).
"Satu Gerbang selaras dengan visi kami untuk menjadi gerakan kolektif yang menyatukan seluruh pemangku kepentingan. Mulai dari pemerintah daerah, akademisi, komunitas, pelaku usaha, pesantren, hingga masyarakat luas untuk menjadikan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara dalam pengembangan ekonomi syariah," jelasnya.
Melalui program Satu Gerbang, Khofifah mengajak seluruh elemen mulai ASN, santri, UMKM, komunitas, maupun pemuda untuk bersinergi dan berkolaborasi. Kolaborasi yang juga melibatkan berbagai lembaga syariah di Jawa Timur seperti BAZNAS, BWI, MES, DMI, KDEKS, OPOP, serta lembaga lainnya mampu mendongkrak program-program yang pro terhadap pengembangan ekosistem syariah. Mulai dari program inkubasi, pembentukan zona khas hingga pengembangan ekonomi hijau.
"Dengan langkah bersama, insyaallah ekonomi syariah tidak hanya terus tumbuh, tetapi mampu bertransformasi menjadi lebih produktif, mandiri, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan digital," jelasnya.
"Tentu kami berharap pelaksanaan Fesyar tahun 2025 menjadi bagian mendorong dan penyemangat gerbang santri dari Jawa untuk Dunia," imbuhnya.
*Perkuat Sektor Ekonomi Syariah Melalui Program Satu Gerbang*
Sebagai salah satu upaya memperkuat sektor ekonomi syariah pada gelaran FESyar Jawa 2025, Khofifah mengatakan Bank Indonesia bersama para pemangku kepentingan meluncurkan program utama Satu Gerbang (Sinergi Amanah Tumbuh Unggul sebagai Gerakan Ekonomi Syariah Regional Jawa Bangkit).
Satu Gerbang diwujudkan melalui tiga pilar, yakni Halalan (Hilirisasi dan Akselerasi Layanan Halal untuk Usaha Syariah yang Berkelanjutan), Siaga (Sinergi Akselerasi Gerakan Penguatan Keuangan Syariah Jawa) dan Cemerlang (Cerdas dan Melek Literasi Ekonomi Syariah untuk Generasi Gemilang).
"Satu Gerbang selaras dengan visi kami untuk menjadi gerakan kolektif yang menyatukan seluruh pemangku kepentingan. Mulai dari pemerintah daerah, akademisi, komunitas, pelaku usaha, pesantren, hingga masyarakat luas untuk menjadikan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara dalam pengembangan ekonomi syariah," jelasnya.
Melalui program Satu Gerbang, Khofifah mengajak seluruh elemen mulai ASN, santri, UMKM, komunitas, maupun pemuda untuk bersinergi dan berkolaborasi. Kolaborasi yang juga melibatkan berbagai lembaga syariah di Jawa Timur seperti BAZNAS, BWI, MES, DMI, KDEKS, OPOP, serta lembaga lainnya mampu mendongkrak program-program yang pro terhadap pengembangan ekosistem syariah. Mulai dari program inkubasi, pembentukan zona khas hingga pengembangan ekonomi hijau.
"Dengan langkah bersama, insyaallah ekonomi syariah tidak hanya terus tumbuh, tetapi mampu bertransformasi menjadi lebih produktif, mandiri, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan digital," jelasnya.
"Tentu kami berharap pelaksanaan Fesyar tahun 2025 menjadi bagian mendorong dan penyemangat gerbang santri dari Jawa untuk Dunia," imbuhnya.
Lihat Juga :