Kisah Jenderal Kopassus LB Moerdani, Raja Intel yang Selalu Pilih Bawa Bekal Masakan Istri

Kamis, 11 September 2025 - 06:51 WIB
loading...
Kisah Jenderal Kopassus...
Jenderal Kopassus LB Moerdani merupakan salah satu tokoh militer di Indonesia. Raut wajahnya yang dingin, tenang dan tegas membuatnya disegani dan dihormati. Foto/Ist
A A A
JENDERAL Kopassus Leonardus Benny (LB) Moerdani dikenal sebagai salah satu tokoh militer di Indonesia. Raut wajahnya yang dingin, tenang dan tegas membuat sosok perwira tinggi Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI ini disegani.

Jenderal kelahiran Cepu, Jawa Tengah pada 2 Oktober 1932 ini dikenal sebagai sosok yang tegas, keras, garang dan berani di medan tempur. Selain itu, kehebatannya dibidang intelijen membuatnya dikenal sebagai Raja Intel.

Baca juga: Kolonel Agus Hernoto: Legenda Kopassus yang Berani Hadang Jenderal LB Moerdani dengan Moncong Senjata

Akan tetapi untuk urusan asmara, LB Moerdani sangat lembut dan hangat dan mampu meratukan istrinya. Kisah asmaranya penuh dengan kehangatan dan penghormatan terhadap istrinya, Hartini.



Di tengah kesibukannya sebagai seorang jenderal yang akrab dengan dunia intelijen hingga membuatnya jarang pulang ke rumah, namun LB Moerdani selalu memiliki cara tersendiri untuk menunjukkan cintanya kepada Hartini.

LB Moerdani memiliki kebiasaan yang tak pernah berubah: selalu membawa bekal makanan yang disiapkan oleh istrinya. Apa pun situasinya, apakah dia membawa bekal tersebut sendiri atau diantarkan ke kantornya.

LB Moerdani akan selalu memakan masakan dari rumah, baik untuk makan siang maupun malam. Bahkan saat ada acara makan-makan di kantor atau di luar, dia tetap akan terlebih dahulu menikmati bekal rantang dari istrinya. Kebiasaan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk penghormatan dan penghargaan LB Moerdani terhadap Hartini.

Baca juga: Kisah Penyamaran Jenderal Kopassus Sutiyoso saat Menyusup Sendirian ke Wilayah Musuh

Dengan cara ini, LB Moerdani ingin menunjukkan betapa ia menghargai usaha dan cinta yang dituangkan Hartini dalam setiap hidangan yang disiapkan. Meskipun LB Moerdani jarang bercerita tentang pekerjaannya kepada sang istri dan lebih sering menghabiskan waktunya di kantor, dia selalu berusaha menjaga perasaan Hartini.

Hal ini membuat Hartini merasa dihargai dan dicintai, meskipun komunikasi mereka terbatas. Hartini, dalam berbagai kesempatan, mengungkapkan sisi lain dari LB Moerdani yang dikenal dengan julukan 'raja intel' Indonesia.

Meskipun tegas dan keras dalam urusan militer, bagi Hartini, LB Moerdani adalah figur yang memberikan rasa aman kepada semua orang di sekitarnya.

Dalam buku Benny: Tragedi Seorang Loyaliskarya Julius Pour, Hartini menyatakan keinginannya memiliki suami dengan latar belakang militer.

Kisah cinta mereka dimulai pada 1956, ketika Benny masih berpangkat Letnan Dua (Letda) dan Hartini bekerja sebagai pramugari di Garuda Indonesia. Pertemuan mereka difasilitasi oleh adik LB Moerdani, Maria Sri Noerna yang juga bekerja sebagai pramugari dan merupakan teman Hartini.

Meskipun cenderung diam dan tertutup, mampu memberikan perasaan aman dan perlindungan kepada Hartini dan orang-orang di sekitarnya.

Dalam perjalannnya, karier militer LB Moerdani sering kali menjadi tantangan dalam hubungan mereka. Sebagai prajurit Kopassus atau Korps Baret Merah, LB Moerdani sering kali harus melakukan perjalanan ke berbagai daerah di Indonesia untuk menjalankan tugasnya.

Meski demikian, di balik sikapnya yang tertutup, LB Moerdani selalu membawa foto Hartini dalam dompetnya setiap kali bertugas.

Setelah delapan tahun berpacaran, mereka akhirnya menikah pada 12 Desember 1964. Pernikahan ini terjadi atas dorongan Presiden Soekarno, yang bahkan mengadakan pesta pernikahan mereka di Istana Bogor beberapa hari setelahnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
TNI Bantu Berantas Begal,...
TNI Bantu Berantas Begal, Pakar Hukum: Harus Berdasarkan Permintaan Kepolisian
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Hakim Sebut Andrie Yunus...
Hakim Sebut Andrie Yunus Rendahkan Wibawa Pengadilan karena Tak Pernah Hadiri Sidang
4 Prajurit TNI Penyiraman...
4 Prajurit TNI Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Divonis 1,5-3 Tahun Penjara, 2 Dipecat
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Rekomendasi
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
Ilmuwan Siap Hadirkan...
Ilmuwan Siap Hadirkan Minyak Wangi yang Biasa Dipakai Raja Firaun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved