1.000 Anak Kota Kupang Dapat Pengobatan Gratis dari PINTI

Selasa, 09 September 2025 - 18:17 WIB
loading...
1.000 Anak Kota Kupang...
Perhimpunan Perempuan Indonesia Tionghoa (PINTI) Pusat dan NTT bersama Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) NTT serta Pemkot Kupang menggelar baksos kepada 1.000 anak kurang mampu di Kota Kupang, Minggu (7/9/2025). Foto: Ist
A A A
KUPANG - Perhimpunan Perempuan Indonesia Tionghoa (PINTI) Pusat dan NTT bersama Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) NTT dan Pemerintah Kota Kupang menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) berupa pemeriksaan dan pengobatan gratis kepada 1.000 anak kurang mampu di Kota Kupang, Minggu (7/9/2025). Kegiatan yang didukung Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) ini mengusung tema 'Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045'.

Selain pemeriksaan dan pengobatan gratis yang melibatkan 48 dokter, perawat, dan tenaga farmasi, 1.000 anak di Kota Kupang juga mendapat makan siang bergizi gratis dan bingkisan berisi biskuit, roti, susu, telur, hingga vitamin.

Kegiatan baksos di Kota Kupang merupakan bagian dari rangkaian acara peringatan Hari Anak Nasional 2025 dan pelantikan pengurus PINTI NTT.

Baca juga: Perhimpunan Indonesia Tionghoa Bersama Ansor Serukan Toleransi di Bali

Ketua Umum PINTI Pusat dr Metta Agustina mengingatkan tumbuh kembang anak adalah masa emas yang menentukan kualitas generasi penerus. Untuk itu, nutrisi gizi dan pendidikan yang baik dan berkualitas pada masa tumbuh kembang anak harus betul-betul diperhatikan karena kelak mereka akan menjadi pemimpin keluarga, pemimpin bangsa maupun pemimpin dunia.

"Mengingat pentingnya hal ini, maka kami mengadakan bakti sosial pemeriksaan kesehatan, pemberian vitamin, serta yang paling penting adalah makan bergizi bersama," ujar Metta.

Ketua PINTI NTT Theresia Avila menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah, INTI, dan para tenaga medis. “Kami tidak menyangka anak-anak yang datang bisa sebanyak ini. Melihat kebahagiaan mereka adalah kebahagiaan kami juga. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar,” ucapnya.

Pada kesempatan sama, Deputi Pemenuhan Hak Anak Kementerian PPPA Pribudiarta Nur Sitepu menyampaikan terima kasih kepada PINTI pusat dan daerah yang telah menunjukkan komitmen luar biasa terhadap isu anak dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut dia, kegiatan ini sungguh memberikan dampak luar biasa dan menjadi contoh bagi semua pihak tentang bagaimana bersama-sama bekerja untuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

"Saat ini, Kementerian PPPA telah mengembangkan satu program model yaitu ruang bersama Indonesia. Ibu Menteri mempunyai harapan satu gerakan kolaboratif dari seluruh elemen masyarakat dengan para pemangku kepentingan yang ada di tingkat desa dan kelurahan, dunia usaha, pemerintah daerah untuk bergerak bersama-sama mewujudkan Indonesia Emas 2045," ungkapnya.

Plt Sekda Kota Kupang Ignasius Repelita Lega saat membacakan sambutan Wali Kota Kupang dr Christian Widodo menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PINTI dan INTI pusat dan NTT serta Kementerian PPPA yang telah menginisiasi kegiatan ini.

"Kita menyaksikan wujud nyata kepedulian melalui pemeriksaan kesehatan, pemberian vitamin, serta makan siang bergizi bagi anak-anak sekaligus penyerahan 1.000 paket bantuan sosial untuk 1.000 anak Kota Kupang dari keluarga tidak mampu," ujarnya.

Ketua Umum INTI Pusat Teddy Sugianto mengucapkan selamat kepada INTI dan PINTI NTT atas terselenggaranya bakti sosial di Kota Kupang. Dia juga mengapresiasi Kementerian PPPA yang selama ini selalu mendukung berbagai kegiatan PINTI.

Teddy mengajak semua pihak untuk memperkuat kembali komitmen bersama dalam memberikan perlindungan menyeluruh dan pemenuhan hak perempuan dan anak Indonesia. Kemudian, meningkatkan kualitas sumber daya manusia sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto demi mewujudkan cita-cita mulia anak Indonesia kuat menuju Indonesia Emas 2045.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
Prajurit Koops TNI Habema...
Prajurit Koops TNI Habema Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Pelosok Papua
Infrastruktur Terputus,...
Infrastruktur Terputus, Ary Buraen Turun Tangan dan Dorong Pemda Kupang Bergerak Cepat
8.275 Anak dari Berbagai...
8.275 Anak dari Berbagai Daerah Dapat Bantuan Safari Ramadan 2026
Kunjungi Pengobatan...
Kunjungi Pengobatan Gratis di Tangerang, Marinus PDIP: Manfaatkan, Biaya Berobat Mahal
Bangun Museum Peranakan...
Bangun Museum Peranakan Tionghoa di Glodok, Pramono: Bakal Terintegrasi dengan MRT
Rayakan HUT ke-61, PGN...
Rayakan HUT ke-61, PGN Gelar Sunatan Massal di Seluruh Wilayah Operasional
Eks Pj Sekda Kupang...
Eks Pj Sekda Kupang Gabung Perindo NTT, Konsolidasi Politik Diperkuat dan Target Rebut Kembali Basis Politik
Antara “One China...
Antara One China Policy dan Dua Realitas Politik
Rekomendasi
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Benarkah Muharram atau...
Benarkah Muharram atau Suro Bulan Keramat? Begini Pandangan Islam
Konser Reuni BTS di...
Konser Reuni BTS di Busan Molor 75 Menit, HYBE Minta Maaf dan Jelaskan Penyebabnya
Berita Terkini
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved