DKI Tidak Akan Paksa Pimpinan Daerah Bodetabek Terapkan PSBB Total

Jum'at, 11 September 2020 - 18:23 WIB
loading...
DKI Tidak Akan Paksa...
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.Foto/SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta tidak akan memaksakan daerah mitra seperti Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Bodetabek) untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total. Pemprov DKI melakukan PSBB total untuk menekan laju pertambahan kasus positif Covid-19 di Jakarta yang begitu cepat.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, Pemprov DKI Jakarta tidak memiliki kewenangan untuk memaksakan daerah mitra lain melakukan PSBB total. Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta pun tidak pernah meminta agar daerah mitra melaksanakan PSBB total. Sebab, hal itu merupakan kewenangan tiap-tiap daerah.

"Kami sudah berkoordinasi dengan kepala daerah mitra ketika sudah memutuskan PSBB. Pemprov DKI Jakarta tidak bisa memaksa daerah mitra melaksanakan PSBB total," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (11/9/2020). (Baca: Wali Kota Bogor: PSBMK Lebih Tepat, Bukan PSBB Total)

Anies menjelaskan pengetatan PSBB total saat ini sangat diperlukan untuk menekan laju pertambahan kasus positif Covid-19 di Jakarta yang begitu cepat. Dalam 11 hari terkahir ini lompatan kasus positif Covid-19 di Jakarta Sangat tinggi. Pada 30 Agustus, kata Anies ada 7.960 kasus aktif, kemudian pada 11 September menjadi 11.810.

Kenaikan itu hampir 48% dalam 10 hari pertama di September itu sebesar 3.850 kasus. Peningkatan sebanyak itu dalam waktu dekat baru terjadi kali ini. Menurutnya, apabila percepatan yang luar biasa ini tidak ada langkah untuk memperlambat, peningkatan kasus jalan terus.

Sementata kapasitas tempat tidur untuk rawat inap, kapasitas tempat tidur untuk ICU jumlahnya terbatas. "Karena itulah mengapa pengetatan ini penting untuk kita berada di rumah dulu selama dua pekan ini. Dengan berada di rumah dulu, harapannya potensi penularan ini bisa ditekan. Tapi juga saya ingin garisbawahi, jangan harap kemudian setelah dua minggu, selesai. Tidak, tapi kalau kecepatan yang luar biasa ini tidak ada langkah untuk memperlambat ya ini akan jalan terus," ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
KJP Plus Tahap 1 2026...
KJP Plus Tahap 1 2026 Sudah Cair, Cek Rincian Dana yang Diterima Siswa
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Rekomendasi
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Belajar dari Negara...
Belajar dari Negara Lain, Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Rugikan Media, Industri, dan Masyarakat
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
Infografis
18 Buah Terbaik untuk...
18 Buah Terbaik untuk Diabetes, Tidak akan Menaikkan Gula Darah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved