Komplotan Perampok Berseragam Polisi Digelandang ke Polres Jaksel

Jum'at, 11 September 2020 - 17:24 WIB
loading...
Komplotan Perampok Berseragam...
Petugas Polres Jakarta Selatan memperlihatkan tiga perampok yang mengaku sebagai anggota Polri.Foto/MNC Media/Erfan Maaruf
A A A
JAKARTA - Komplotan perampok dengan berpura-pura sebagai anggota Polri digulung petugas Polres Jakarta Selatan. Dalam aksinya komplotan ini mengenakan seragam kepolisian dan senjata api laras panjang mainan.

Ketiga pelaku yang dicduk polisi yakni, R, A dan OM. terakhir kali komplotan ini beraksi di Kawasan Ragunan, Jakarta Selatan. Kapolres Jakarta Selatan , Kombes Pol Budi Sartono mengatakan, ketiga tersangka menggunakan mobil Ertiga dan mencari calon korban secara acak.

Pada saat beraksi di Ragunan, komplotan ini menghentikan lima anak muda yang sedang mengendarai sepeda motor."Para tersangka ini menuduh kelima pemotor itu melakukan tindak pidana kejahatan. Selanjutnya mereka mengambil paksa sepeda motor," kata Budi kepada wartawan di Mapolres Jakarta Selatan pada Jumat (11/9/2020).

Selanjutnya, seluruh korban dimasukkan ke mobil yang diketahui merupakaan kendaraan sewaan. Tersangka A dan OM membawa motor korban, R yang masih di dalam mobil mengambil seluruh ponsel korban.“Tersangka pura-pura menyatakan ‘Anda akan saya cek isi HP-nya karena melakukan tindak pidana’,” tutur Budi. (Baca: Kapolda Perintahkan untuk Tindak Tegas Pelaku Kejahatan pada Masa Pandemi)

Dari Ragunan, korban dibawa ke Polsek Pasar Minggu dan diberi informasi bahwa barang sitaan berupa sepeda motor dan ponsel bisa diambil di kantor. Ternyata, setelah diturunkan di Polsek Pasar Minggu, korban mendapatkan informasi tidak ada anggota polisi yang melakukan penyitaan dan penangkapan tersebut.

Kemudian tersebut ditindaklanjuti oleh tim gabungan dari Polrestro Jakarta Selatan dan Polsek Pasar Minggu. Budi mengatakan, korban yang diincar kebanyakan anak-anak muda yang sedang berkumpul. Tersangka melakukan aksinya pada pagi dini hari, dan berpura-pura sedang melakukan operasi senjata tajam, miras, atau mengambil ponsel korban.

"Mereka ini sudah beraksi sebanyak 11 kali. Dua TKP di Jakarta Selatan, dan 9 di Jakarta Pusat dan Bekasi," ujarnya. Seragam polisi yang digunakan saat melancarkan aksi hanya digunakan oleh R. Seragam tersebut dibeli di Pasar Senen. Sementara senjata yang digunakan hanyalah mainan. Akibat perbuatannya, tersangka diancam dengan Pasal 365 KUHP dan 368 KUHP dengan ancaman hukuman masing-masing sembilan tahun penjara.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Amanda Manopo Resmi...
Amanda Manopo Resmi Laporkan Pencemaran Nama Baik Demi Sang Buah Hati
Mantan Manajemen Buku...
Mantan Manajemen Buku Gibran End Game Diperiksa terkait Mikhael Sinaga
Ahmad Dhani Siap Laporkan...
Ahmad Dhani Siap Laporkan Hacker Instagramnya ke Polres Jaksel Hari Ini
Rekomendasi
IHSG Ditutup Bertahan...
IHSG Ditutup Bertahan di Level 6.039, Ada 439 Saham Menguat
Jelang Pendaftaran TKA...
Jelang Pendaftaran TKA 2026, Ini Hak dan Kewajiban Peserta SMA Sederajat
Mendikdasmen Kunjungi...
Mendikdasmen Kunjungi SDN Srengseng Sawah 15 Pascateror Bom, Pastikan MPLS Tetap Aman
Berita Terkini
Memilukan, Driver Ojol...
Memilukan, Driver Ojol Tewas Ditikam saat Tidur di Pangkalan, Motor dan Ponsel Raib
Bom Rakitan Meledak...
Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, Pelajar Ditangkap Polisi
Suhu di Papua Barat...
Suhu di Papua Barat Tembus 39,2 Derajat Celsius, Panas Tertinggi di Indonesia
Cetak Generasi Berkarakter,...
Cetak Generasi Berkarakter, PHG Dirikan Sekolah Dian Harapan di Bandung
Pendekar 08 Kolaborasi...
Pendekar 08 Kolaborasi dengan Pemda Hadirkan Khitanan Massal Gratis
Polisi Tetapkan Pengirim...
Polisi Tetapkan Pengirim Teror Bom SDN Srengseng Sawah sebagai Tersangka
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved