Massa Buruh Bersama Rakyat Heningkan Cipta hingga Bakar Tikus Berdasi
Kamis, 04 September 2025 - 19:17 WIB
loading...
Aksi teatrikal massa buruh bersama rakyat di Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (4/9/2025). Foto/Muhammad Refi Sandi
A
A
A
JAKARTA - Ratusan massa aksi yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) yang terdiri dari buruh, mahasiswa, buruh tani, hingga tenaga kesehatan (nakes) menggelar aksi mengheningkan cipta dan membakar lilin sebagai simbol penghormatan kepada rekan demonstran yang gugur dalam demo di sejumlah wilayah Indonesia. Aksi teatrikal dengan membawa miniatur tikus berdasi itu digelar di Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (4/9/2025) ba'da Maghrib.
Pantauan iNews Media Group, aksi teatrikal berlangsung khidmat. Setelah prosesi selesai, massa aksi turut melakukan aksi pembakaran miniatur 'tikus' berdasi sambil memutar lagu "Internasionale".
Massa aksi pun berjoget mengitari api yang membakar 'tikus' berdasi sambil mengibarkan bendera aliansi massa masing-masing. Massa aksi pun membubarkan diri pada pukul 18.25 WIB.
Baca juga: Aksi Teatrikal BEM SI di Depan DPR, Tabur Bunga dan Nyalakan Lilin
"Malam hari ini kita telah menuntaskan tanggung jawab dan tugas moral kita sebagai bagian dari rakyat Indonesia, kita perlu memastikan doa-doa dan rasa syukur kepada solidaritas perjuangan kita yang terus mengalir sampai dengan saat ini,” ujar Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Dewi Kartika dalam memimpin aksi solidaritas tersebut.
“Dengan keyakinan masing-masing mari kita kirimkan doa kepada kawan-kawan setidaknya 10 orang yang telah meninggalkan dan bertaruh nyawa demi cita-cita keadilan sosial, keadilan ekonomi, keadilan politik, dan kesetaraan. Mari sebarkan solidaritas kepada ratusan (massa) yang ditahan, masih ditangkap dan bahkan ditetapkan sebagai kriminal," sambungnya.
Berikut data korban meninggal dunia di penghujung Agustus 2025:
1. Affan Kurniawan (Jakarta)
2. Andika Lutfi Falah (Jakarta)
3. Rheza Sendy Pratama (Jogja)
4. Sumari (Solo)
5. Saiful Akbar (Makassar)
6. Muhammad Akbar Basri (Makassar)
7. Sarina Wati (Makassar)
8. Rusdamdiansyah (Makassar)
9. Iko Juliant Junior (Semarang)
10. Septinus Sesa (Manokwari).
Pantauan iNews Media Group, aksi teatrikal berlangsung khidmat. Setelah prosesi selesai, massa aksi turut melakukan aksi pembakaran miniatur 'tikus' berdasi sambil memutar lagu "Internasionale".
Massa aksi pun berjoget mengitari api yang membakar 'tikus' berdasi sambil mengibarkan bendera aliansi massa masing-masing. Massa aksi pun membubarkan diri pada pukul 18.25 WIB.
Baca juga: Aksi Teatrikal BEM SI di Depan DPR, Tabur Bunga dan Nyalakan Lilin
"Malam hari ini kita telah menuntaskan tanggung jawab dan tugas moral kita sebagai bagian dari rakyat Indonesia, kita perlu memastikan doa-doa dan rasa syukur kepada solidaritas perjuangan kita yang terus mengalir sampai dengan saat ini,” ujar Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Dewi Kartika dalam memimpin aksi solidaritas tersebut.
“Dengan keyakinan masing-masing mari kita kirimkan doa kepada kawan-kawan setidaknya 10 orang yang telah meninggalkan dan bertaruh nyawa demi cita-cita keadilan sosial, keadilan ekonomi, keadilan politik, dan kesetaraan. Mari sebarkan solidaritas kepada ratusan (massa) yang ditahan, masih ditangkap dan bahkan ditetapkan sebagai kriminal," sambungnya.
Berikut data korban meninggal dunia di penghujung Agustus 2025:
1. Affan Kurniawan (Jakarta)
2. Andika Lutfi Falah (Jakarta)
3. Rheza Sendy Pratama (Jogja)
4. Sumari (Solo)
5. Saiful Akbar (Makassar)
6. Muhammad Akbar Basri (Makassar)
7. Sarina Wati (Makassar)
8. Rusdamdiansyah (Makassar)
9. Iko Juliant Junior (Semarang)
10. Septinus Sesa (Manokwari).
(rca)
Lihat Juga :