Respons Aduan Warga, Legislator Partai Perindo Binsar Simarmata Dorong Pemkot Medan Benahi Jalan dan Bangun Drainase
Rabu, 03 September 2025 - 10:49 WIB
loading...
Kondisi Jalan Bunga Rampai VII, Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara yang sudah lama rusak, mendapat perhatian dari anggota DPRD Kota Medan dari Partai Perindo Binsar Simarmata.
A
A
A
MEDAN - Kondisi Jalan Bunga Rampai VII, Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara yang sudah lama rusak tanpa perbaikan, mendapat perhatian dari anggota DPRD Kota Medan Binsar Simarmata. Politisi Partai Perindo atau dikenal dengan Partai Kita ini langsung turun meninjau lokasi setelah menerima laporan dari warga, Senin (25/8/2025).
Binsar mengungkapkan pentingnya perbaikan jalan tersebut karena menjadi akses utama masyarakat. Dia menegaskan komitmennya untuk meneruskan aspirasi warga kepada Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan agar bisa diprioritaskan dalam program pembangunan.
"Keluhan warga sangat kita pahami. Jalan ini adalah akses utama, jadi saya berharap Dinas SDABMBK dapat memperbaikinya secepat mungkin, sekaligus membangun drainase di kawasan ini," ungkap anggota Komisi II DPRD Kota Medan ini.
Baca Juga: Optimalkan Peran di DPRD Tolikara, Politisi Muda Partai Perindo Wenagagima Kogoya Kawal Pembangunan Papua Pegunungan
Demi memperkuat tindak lanjut, Binsar mendorong warga untuk membuat surat pengaduan resmi yang diketahui kepala lingkungan dan lurah setempat. Menurutnya, surat itu akan menjadi dasar administrasi, sekaligus pengingat agar usulan warga dapat lebih cepat ditindaklanjuti.
"Fotokopi suratnya bisa dititipkan ke saya. Dengan begitu, saya bisa lebih mudah mengawal dan mengingatkan Pemkot Medan agar segera mempercepat perbaikan," tutur Magister Manajemen lulusan Universitas Timbul Nusantara Jakarta ini.
Warga menyambut positif kehadiran Binsar. Mereka berharap, jalan yang rusak bisa segera dibenahi sekaligus dilengkapi dengan drainase. "Jalan Bunga Rampai VII sudah lama tidak diperbaiki. Kalau hujan, air mudah tergenang karena tidak ada drainase," kata Maraden Gultom, seorang warga.
Warga lainnya bernama Guntur mengungkapkan kondisi jalan yang rusak parah tersebut sangat membahayakan warga. "Bukan hanya tergenang saat hujan, pada ujung jalan terdapat lubang yang dalam, jadi warga sering terjatuh saat naik kendaraan roda dua," ujarnya.
Binsar memastikan dirinya akan mengawal aspirasi tersebut hingga ada tindak lanjut dari Pemkot Medan.
Binsar mengungkapkan pentingnya perbaikan jalan tersebut karena menjadi akses utama masyarakat. Dia menegaskan komitmennya untuk meneruskan aspirasi warga kepada Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan agar bisa diprioritaskan dalam program pembangunan.
"Keluhan warga sangat kita pahami. Jalan ini adalah akses utama, jadi saya berharap Dinas SDABMBK dapat memperbaikinya secepat mungkin, sekaligus membangun drainase di kawasan ini," ungkap anggota Komisi II DPRD Kota Medan ini.
Baca Juga: Optimalkan Peran di DPRD Tolikara, Politisi Muda Partai Perindo Wenagagima Kogoya Kawal Pembangunan Papua Pegunungan
Demi memperkuat tindak lanjut, Binsar mendorong warga untuk membuat surat pengaduan resmi yang diketahui kepala lingkungan dan lurah setempat. Menurutnya, surat itu akan menjadi dasar administrasi, sekaligus pengingat agar usulan warga dapat lebih cepat ditindaklanjuti.
"Fotokopi suratnya bisa dititipkan ke saya. Dengan begitu, saya bisa lebih mudah mengawal dan mengingatkan Pemkot Medan agar segera mempercepat perbaikan," tutur Magister Manajemen lulusan Universitas Timbul Nusantara Jakarta ini.
Warga menyambut positif kehadiran Binsar. Mereka berharap, jalan yang rusak bisa segera dibenahi sekaligus dilengkapi dengan drainase. "Jalan Bunga Rampai VII sudah lama tidak diperbaiki. Kalau hujan, air mudah tergenang karena tidak ada drainase," kata Maraden Gultom, seorang warga.
Warga lainnya bernama Guntur mengungkapkan kondisi jalan yang rusak parah tersebut sangat membahayakan warga. "Bukan hanya tergenang saat hujan, pada ujung jalan terdapat lubang yang dalam, jadi warga sering terjatuh saat naik kendaraan roda dua," ujarnya.
Binsar memastikan dirinya akan mengawal aspirasi tersebut hingga ada tindak lanjut dari Pemkot Medan.
(zik)
Lihat Juga :