Kisah Pangeran Diponegoro dan Kiai Mojo, Simbolis Relasi Bangsawan dan Ulama

Rabu, 03 September 2025 - 08:06 WIB
loading...
Kisah Pangeran Diponegoro...
Pangeran Diponegoro memiliki hubungan dekat dengan Kiai Mojo layaknya santri dan guru. Sosoknya berperan penting mendidik Pangeran Diponegoro dan keluarganya. Foto/Ist
A A A
PANGERAN Diponegoro memiliki hubungan dekat dengan Kiai Mojo layaknya santri dan guru. Sosok Kiai Mojo konon memiliki peran penting dalam mendidik Pangeran Diponegoro dan keluarga sang pangeran.

Tak hanya Pangeran Diponegoro saja yang dekat dengan sang kiai, konon putra sulung Pangeran Diponegoro, Pangeran Diponegoro II, yang kemudian mengambil nama santri Raden Mantri Muhammad Ngarib juga memiliki kedekatan.

Baca juga: Kisah KH Idham Chalid, Ketua DPR Termiskin tapi Paling Kaya Teladan

Setelah melakukan perjalanan yang panjang ia memutuskan belajar pada seorang guru di Surakarta, Kiai Mojo. Konon tak ada lain guru-guru yang telah dikunjunginya di sekitar ibu kota kesultanan.



Saat itu posisi Surakarta memang menjadi pusat pembelajaran agama islam. Alhasil sebagaimana dituliskan Peter Carey pada "Takdir Riwayat Pangeran Diponegoro: 1785 - 1855", posisi Kiai Mojo pun menjadi lebih penting di antara para santri pendukung Diponegoro.

Hal ini turut membakar ketegangan laten antara para pengikut bangsawan dan santri Sang Pangeran. Para bangsawan, yang hampir semuanya orang Jogja, cenderung memandang Kiai Mojo dan para ulama Surakarta lain dengan penuh curiga.

Baca juga: Terungkap! Ada Iming-iming Uang ke Peserta Demo Ricuh, Nominalnya hingga Rp200 Ribu

Sikap curiga sebaliknya juga dirasakan para santri Surakarta terhadap bangsawan Jogja. Akan tetapi, itu semua baru terjadi nanti di kemudian hari.

Sebab pada awal 1800, hubungan-hubungan pribadi Pangeran Diponegoro masih terbatas pada wilayah di sekitar Yogyakarta saja. Semua masih tetap seperti ini hingga masa jabatan Residen Belanda HG Nahuys Van Burgst.

Konon di masa residen Belanda Nahuys itulah, Pangeran Diponegoro untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar wilayah Yogyakarta. Sang pangeran berjalan kaki sekitar 40 kilometer lewat jalan-jalan belakang pedesaan ke Desa Mojo, untuk mencari putra sulungnya yang menjadi murid kiai guru itu.

Segera setelah itu, Kiai Mojo ganti mengunjungi Diponegoro di Tegalrejo. Menurut Pangeran, hal ini dilakukan tanpa pemberitahuan dan undangan, tidak lama setelah Sang Pangeran pulang kembali dari semadi bulan puasa pribadinya di Selarong.

Kelak, hubungan antara Diponegoro dengan Kiai Mojo akan banyak berarti bagi keduanya, dan selama Perang Jawa akan menjadi semacam kutukan dan inspirasi pun bagi Diponegoro pun juga sang penasihat agamanya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Pangeran Sambernyawa...
Pangeran Sambernyawa Pimpin Pasukannya dengan Semboyan Tiji Tibeh, Bikin Belanda Kocar-kacir
Diponegoro Hero, Film...
Diponegoro Hero, Film AI yang Hidupkan Kembali Api Perjuangan Pahlawan Jawa
Pangdam Diponegoro Resmikan...
Pangdam Diponegoro Resmikan Gereja Oikumene dan Fasilitas Satuan, Wujud Toleransi dan Persatuan
PLN EPI dan Keraton...
PLN EPI dan Keraton Yogya Dukung Penguatan Ekonomi Hijau di Gunungkidul
Rekomendasi
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved