Bangsa Indonesia Dinilai Perlu Lakukan Taubat Nasional
Selasa, 02 September 2025 - 14:58 WIB
loading...
Bangsa Indonesia perlu melakukan taubat nasional serentak di seluruh wilayah negeri. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Bangsa Indonesia perlu melakukan taubat nasional serentak di seluruh wilayah negeri. Hal itu menyikapi unjuk rasa yang cukup massif dan eskalatif dalam beberapa hari terakhir ini.
Ketua Umum IKA PP Ibadurrahman YLPI Tegallega Sukabumi, Jawa Barat Toto Izul Fatah mengatakan, bangsa Indonesia perlu menggelar taubat nasional. “Bukan istighosah yang dibutuhkan bangsa Indonesia saat ini, tapi pengakuan dosa berjamaah lewat taubat nasional,” tegasnya, Selasa (2/9/2025).
Toto mengaku tidak ada yang salah dengan kegiatan istighosah. Sesuai arti dan makna dari Istighosah, yaitu memohon pertolongan dan keselamatan. "Apa yang dilakukan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto sudah benar sebagai perwujudan pengakuan terhadap adanya Tuhan, Sang Maha Pencipta," ucapnya.
Baca juga: Aksi Demo Terjadi di 107 Titik di 32 Provinsi, Berikut Daftarnya
Namun, kata Toto, yang jauh lebih penting dari pengakuan adanya Tuhan lewat Istighosah tadi, adalah pengakuan salah dan dosa atas apa saja yang pernah diakukan. Setelah itu diikuti dengan permohonan ampunan-Nya.
"Itulah taubat. Tak ada yang salah dengan istighosah untuk meminta pertolongan kepada Tuhan. Tapi, sebagai hamba Tuhan, kita juga harus tahu diri, bahwa permintaan kita, mulai dari minta rezeki, jabatan, kesehatan dan lain-lain jauh lebih banyak ketimbang taubat kita,” katanya.
"Jika Tuhan sudah mengampuni atas dosa-dosa lewat taubat, Tuhan pasti maha tahu apa yang sebaiknya diberikan Tuhan kepada kita. Tak perlu mengajari Tuhan dengan aneka permintaan, apalagi yang bersifat duniawi. Itu namanya mengecilkan dan merendahkan Tuhan," ujarnya.
Baca juga: 3.066 Orang Ditangkap Terkait Demonstrasi Ricuhdi 15 Polda, 55 Pelaku Jadi Tersangka
Dalam pandangan Toto, jika bangsa Indonesia mulai dari pemimpinnya, para pejabat, hingga rakyatnya memiliki kesadaran untuk bertaubat, Tuhan pasti akan kasih yang terbaik untuk bangsa ini.
Termasuk, ketenangan, persatuan, kedamaian, dan kesejahteraan. Terkait dengan munculnya berbagai aksi demo dan penjarahan, kata Toto, akar masalahnya bukan semata-mata karena ada ojol yang dilindas hingga tewas. Tapi, lebih dari itu, pasti ada sesuatu yang tidak beres di negeri ini.
"Mungkin karena ada akumulasi kemarahan warga yang lapar, menganggur, stres dikejar pinjol, praktik korupsi yang akut, pamer kemewahan para pejabat, kesombongan dan arogansi karena jabatannya dan lain-lain," katanya.
Dalam kondisi seperti itu, Toto berpendapat, kuncinya wajib introspeksi diri melalui taubat nasional serentak digelar di seluruh Indonesia. Semua tak perlu malu mengakui dosa-dosanya di hadapan Tuhan dengan tanpa saling menyalahkan dan menyudutkan satu dengan lainnya.
"Jika ini bisa dilakukan, akan terjadi berbagai keajaiban yang terbaik dari Tuhan buat bangsa Indonesia," katanya.
Ketua Umum IKA PP Ibadurrahman YLPI Tegallega Sukabumi, Jawa Barat Toto Izul Fatah mengatakan, bangsa Indonesia perlu menggelar taubat nasional. “Bukan istighosah yang dibutuhkan bangsa Indonesia saat ini, tapi pengakuan dosa berjamaah lewat taubat nasional,” tegasnya, Selasa (2/9/2025).
Toto mengaku tidak ada yang salah dengan kegiatan istighosah. Sesuai arti dan makna dari Istighosah, yaitu memohon pertolongan dan keselamatan. "Apa yang dilakukan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto sudah benar sebagai perwujudan pengakuan terhadap adanya Tuhan, Sang Maha Pencipta," ucapnya.
Baca juga: Aksi Demo Terjadi di 107 Titik di 32 Provinsi, Berikut Daftarnya
Namun, kata Toto, yang jauh lebih penting dari pengakuan adanya Tuhan lewat Istighosah tadi, adalah pengakuan salah dan dosa atas apa saja yang pernah diakukan. Setelah itu diikuti dengan permohonan ampunan-Nya.
"Itulah taubat. Tak ada yang salah dengan istighosah untuk meminta pertolongan kepada Tuhan. Tapi, sebagai hamba Tuhan, kita juga harus tahu diri, bahwa permintaan kita, mulai dari minta rezeki, jabatan, kesehatan dan lain-lain jauh lebih banyak ketimbang taubat kita,” katanya.
"Jika Tuhan sudah mengampuni atas dosa-dosa lewat taubat, Tuhan pasti maha tahu apa yang sebaiknya diberikan Tuhan kepada kita. Tak perlu mengajari Tuhan dengan aneka permintaan, apalagi yang bersifat duniawi. Itu namanya mengecilkan dan merendahkan Tuhan," ujarnya.
Baca juga: 3.066 Orang Ditangkap Terkait Demonstrasi Ricuhdi 15 Polda, 55 Pelaku Jadi Tersangka
Dalam pandangan Toto, jika bangsa Indonesia mulai dari pemimpinnya, para pejabat, hingga rakyatnya memiliki kesadaran untuk bertaubat, Tuhan pasti akan kasih yang terbaik untuk bangsa ini.
Termasuk, ketenangan, persatuan, kedamaian, dan kesejahteraan. Terkait dengan munculnya berbagai aksi demo dan penjarahan, kata Toto, akar masalahnya bukan semata-mata karena ada ojol yang dilindas hingga tewas. Tapi, lebih dari itu, pasti ada sesuatu yang tidak beres di negeri ini.
"Mungkin karena ada akumulasi kemarahan warga yang lapar, menganggur, stres dikejar pinjol, praktik korupsi yang akut, pamer kemewahan para pejabat, kesombongan dan arogansi karena jabatannya dan lain-lain," katanya.
Dalam kondisi seperti itu, Toto berpendapat, kuncinya wajib introspeksi diri melalui taubat nasional serentak digelar di seluruh Indonesia. Semua tak perlu malu mengakui dosa-dosanya di hadapan Tuhan dengan tanpa saling menyalahkan dan menyudutkan satu dengan lainnya.
"Jika ini bisa dilakukan, akan terjadi berbagai keajaiban yang terbaik dari Tuhan buat bangsa Indonesia," katanya.
(cip)
Lihat Juga :