Viral Aparat Sisir Massa hingga Kampus Unpas, Kapolda Jabar: hoaks!

Selasa, 02 September 2025 - 10:18 WIB
loading...
Viral Aparat Sisir Massa...
Polda Jabar menepis tudingan aparat menyisir dan menembakan gas air mata ke Kampus Unpas. Foto/istimewa
A A A
BANDUNG - Viral di media sosial (medsos) narasi yang menyebutkan aparat TNI dan Polri menembakan gas air mata ke arah sekelompok orang di Kampus Unpas , Jalan Tamansari, Kota Bandung, Senin (1/9/2025) sekitar 23.30 WIB.

Kepala Unit Keamanan Kampus Universitas Pasudan Rosid mengatakan kronologi kejadian, saat itu ada massa yang tengah dipukul mundur oleh aparat kepolisian.

“Ini Unpas memang menjadi titik kumpul dan titik evakuasi,” kata Rosyid saat ditemui wartawan di Kampus Unpas, Jalan Tamansari, Selasa (2/9/2025).

Baca juga: Aparat Tembakkan Gas Air Mata ke Kampus Unisba dan Unpas, 12 Mahasiswa Pingsan

Rosyid menyatakan, petugas kepolisian datang dari arah Jalan Watukancana. Saat sekelompok orang berpakaian hitam-hitam dan mahasiswa datang, petugas keamanan kampus membukakan pagar. “Saya membuka gerbang. Itu perintah pimpinan karena kemanusiaan, dibuka aja gak apa-apa,” ujar Rosyid.

Rosid menuturkan, sempat ada blokade dari mahasiswa dan kelompok berpakaian hitam di Jalan Tamansari untuk mengadang aparat keamanan dengan membakar kayu.

Baca juga: Bandung Kembali Mencekam, Kelompok Berpakaian Hitam Mengamuk di DPRD Jabar

Untuk membubarkan massa, tutur Rosyid, aparat keamanan menembakkan puluhan kali gas air mata. Rosyid dan petugas keamanan kampus mengamankan sisa proyektil peluru gas air mata yang bereserakan. Saat ini bukti tersebut diamankan satpam Unpas. Akibat gas air mata, kelompok orang berpakaian hitam dan mahasiswa Unpas terdampak. Bahkan 12 orang pingsan.

Sementara itu, Mumu, pedagang kopi di sebelah kampus Unpas, mengatakan, tidak melihat massa yang melakukan pelemparan bom molotov kepada aparat. “Kalau lemparan batu dan teriakan-teriakan memang ada,” kata Mumu.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan malam tadi memang jajaran TNI dan Polri melakukan patroli skala besar di Jalan Tamansari. Saat tiba di depan Kampus Unpas, petugas mendapati tumpukan batu, kayu, serta bakar-bakaran ban di jalan.



“Pada saat yang sama, muncul sekelompok orang berpakaian hitam yang diduga Anarko. Mereka menutup jalan dan membuat blokade di Tamansari sambil anarkis,” kata Kabid Humas Kombes Hendra Rochmawan.

Kombes Hendra menyatakan, tim pun turun melakukan pengamanan. “Mereka secara khusus merancang skenario provokatif dengan tujuan memancing petugas agar mundur ke arah kampus Unisba, sehingga seolah-olah aparat menyerang kampus,” ujar Kombes Hendra.

Tim gabungan, tutur Kabid Humas, terus lakukam penyisiran di Jalan Tamansari. Namun saat yang bersamaan ada pelemparan bom molotov kepada tim patroli.

“Tim kemudian menembakkan gas air mata ke jalan raya, namun tertiup angin hingga ke arah parkiran Unisba. Inilah yang kemudian dijadikan bahan provokasi oleh kelompok anarko, untuk membenturkan mahasiswa dengan petugas,” tuturnya.

Kombes Hendra membantah kabar yang beredar di media sosial (medsos) tentang narasi yang menyebutkan aparat masuk kampus dan membawa senjata berpeluru karet.

“Mereka membuat framing di media sosial melalui akun-akun mereka bahwa petugas masuk ke kampus, membawa senjata peluru karet, dan menembakkan gas air mata. Semua itu adalah hoaks. Faktanya, di lapangan tidak ada satu pun petugas yang masuk ke area kampus, dan tidak ada petugas yang membawa senjata,” kata Kombes Hendra.

“Setelah kondisi Jalan Tamansari bisa kami kuasai, situasi kembali aman dan kelompok berpakaian hitam tersebut melarikan diri,” ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pimpin Panen Raya di...
Pimpin Panen Raya di Indramayu, Kapolda Jabar Doakan Anak Presisi
Polres Bogor Raih Juara...
Polres Bogor Raih Juara II Pospam Terpadu Operasi Ketupat Terbaik se-Jabar
Wakapolda Jabar Pimpin...
Wakapolda Jabar Pimpin Langsung Penyekatan Truk Sumbu 3 di Sumedang, 85 Kendaraan Terjaring Operasi Ketupat Lodaya 2026
Penasihat Ahli Kapolri...
Penasihat Ahli Kapolri Dukung Program Layanan Pemudik Polda Jabar
Dituntut 2 Tahun Penjara,...
Dituntut 2 Tahun Penjara, Delpedro: Kami Hargai Kerja Keras Jaksa meski Buruk
Delpedro Cs Dituntut...
Delpedro Cs Dituntut 2 Tahun terkait Unggahan 19 Konten Media Sosial
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
Hasan Nasbi Dorong Mahasiswa...
Hasan Nasbi Dorong Mahasiswa Fisip Unpas Lebih Kritis Hadapi Disrupsi Digital
Profil Irjen Pol Pipit...
Profil Irjen Pol Pipit Rismanto, Lulusan Akpol 1994 Ditunjuk Menjadi Kapolda Jabar
Rekomendasi
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved