Bandung Kembali Mencekam, Kelompok Berpakaian Hitam Mengamuk di DPRD Jabar
Senin, 01 September 2025 - 18:42 WIB
loading...
Aksi demonstrasi damai mahasiswa di DPRD Jabar berubah menjadi anarkistis, Senin (1/9/2025). Peristiwa itu terjadi akibat kelompok tak dikenal menyusup di tengah aksi. Foto: Agus Warsudi
A
A
A
BANDUNG - Aksi demonstrasi damai mahasiswa di DPRD Jabar berubah menjadi anarkistis, Senin(1/9/2025). Suasana Kota Bandung, terutama di depan Gedung DPRD Jabar kembali mencekam.
Peristiwa itu terjadi akibat kelompok tak dikenal menyusup di tengah aksi unjuk rasa damai mahasiswa. Mereka tak melakukan orasi, tetapi melempar dan membakar.
Kelompok berpakaian hitam-hitam melempar molotov dan petasan ke spanduk besar di gerbang DPRD Jabar. Akibatnya, api berkobar dan spanduk ludes terbakar.
Baca juga: Massa Geruduk Gedung DPRD Jabar Bawa Bensin dan Molotov, Satu Sepeda Motor Dibakar
Kelompok penyusup terus melemparkan batu, botol, dan molotov ke arah Gedung DPRD Jabar. Mahasiswa yang sedang berunjuk rasa damai berlarian menghindari api yang berkobar.
Namun, kelompok berpakaian hitam dan mengenakan masker tetap bertahan. Mereka terus melemparkan batu dan benda keras lainnya. “Revolusi, revolusi,” kata orang berpakaian hitam tersebut.
Diberitakan sebelumnya, ratusan mahasiswa menggelar aksi damai di DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (1/9/2025). Mereka menyuarakan sejumlah tuntutan, salah satunya menuntut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mundur dari jabatannya.
Saat tiba di DPRD Jabar, mereka membentuk lingkaran. Seorang demonstran berbaju hitam berorasi. Dia mengutuk kinerja pemerintah, DPR, dan Polri.
Di tengah momen orasi, demonstran lain membakar ban di tengah jalan. Sementara, Jalan Diponegoro ditutup total. Arus lalu lintas dialihkan ke jalan lain.
Seusai orasi, mereka memasang beberapa spanduk berukuran besar bertuliskan "Sahkan UU Perampasan Aset", "Copot Kapolri" di gerbang DPRD Jabar.
Peristiwa itu terjadi akibat kelompok tak dikenal menyusup di tengah aksi unjuk rasa damai mahasiswa. Mereka tak melakukan orasi, tetapi melempar dan membakar.
Kelompok berpakaian hitam-hitam melempar molotov dan petasan ke spanduk besar di gerbang DPRD Jabar. Akibatnya, api berkobar dan spanduk ludes terbakar.
Baca juga: Massa Geruduk Gedung DPRD Jabar Bawa Bensin dan Molotov, Satu Sepeda Motor Dibakar
Kelompok penyusup terus melemparkan batu, botol, dan molotov ke arah Gedung DPRD Jabar. Mahasiswa yang sedang berunjuk rasa damai berlarian menghindari api yang berkobar.
Namun, kelompok berpakaian hitam dan mengenakan masker tetap bertahan. Mereka terus melemparkan batu dan benda keras lainnya. “Revolusi, revolusi,” kata orang berpakaian hitam tersebut.
Diberitakan sebelumnya, ratusan mahasiswa menggelar aksi damai di DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (1/9/2025). Mereka menyuarakan sejumlah tuntutan, salah satunya menuntut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mundur dari jabatannya.
Saat tiba di DPRD Jabar, mereka membentuk lingkaran. Seorang demonstran berbaju hitam berorasi. Dia mengutuk kinerja pemerintah, DPR, dan Polri.
Di tengah momen orasi, demonstran lain membakar ban di tengah jalan. Sementara, Jalan Diponegoro ditutup total. Arus lalu lintas dialihkan ke jalan lain.
Seusai orasi, mereka memasang beberapa spanduk berukuran besar bertuliskan "Sahkan UU Perampasan Aset", "Copot Kapolri" di gerbang DPRD Jabar.
(jon)
Lihat Juga :