Banyak Kericuhan, BEM SI Batalkan Rencana Aksi Demonstrasi Hari Ini
Senin, 01 September 2025 - 13:43 WIB
loading...
BEM SI Kerakyatan membatalkan rencana aksi unjuk rasa di Jakarta. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia ( BEM SI ) Kerakyatan membatalkan rencana aksi unjuk rasa di Jakarta. Sedianya aksi itu digelar pada hari ini.
"Iya benar (batal). Melihat kondisi di wilayah Jakarta dan beberapa daerah yang semakin abstrak dan tidak kondusif karena banyak kerusuhan," kata Koordinator Pusat BEM SI Kerakyatan, Muhammad Ikram, Senin (1/9/2025).
BEM SI menilai kondisi kericuhan merupakan peristiwa yang jauh dari harapan mahasiswa. Oleh karenanya BEM SI juga akan mengatur rencana aksi di waktu yang akan datang.
Baca juga: Hari Ini Gedung DPR Masih Dijaga Ketat Rantis Brimob
Ikram tidak merinci kapan aksi akan kembali digelar. Dia menegaskan aksi akan digelar di lain waktu agar aspirasi dan keresahan yang disampaikan bisa tersampaikan.
"Kami memilih untuk mundur selangkah dan memastikan kalau tetap bakal ada aksi di waktu yang tepat guna tersampaikannya aspirasi dan keresahan ini dengan baik," ungkap Ikram.
Baca juga: Jelang Demo di Polda Metro, Polisi Gelar Apel Lengkap dengan Gas Air Mata
Sebagai informasi, gelombang aksi di Jakarta dan beberapa datang dari berbagai kelompok masyarakat sejak 25 Agustus 2025 silam.
Kelompok aksi kembali memanas ketika pengemudi ojek online, Affan Kurniawan tewas dilindas anggota Korps Brimob. Belakangan aksi itu pun ricuh di sejumlah titik.
"Iya benar (batal). Melihat kondisi di wilayah Jakarta dan beberapa daerah yang semakin abstrak dan tidak kondusif karena banyak kerusuhan," kata Koordinator Pusat BEM SI Kerakyatan, Muhammad Ikram, Senin (1/9/2025).
BEM SI menilai kondisi kericuhan merupakan peristiwa yang jauh dari harapan mahasiswa. Oleh karenanya BEM SI juga akan mengatur rencana aksi di waktu yang akan datang.
Baca juga: Hari Ini Gedung DPR Masih Dijaga Ketat Rantis Brimob
Ikram tidak merinci kapan aksi akan kembali digelar. Dia menegaskan aksi akan digelar di lain waktu agar aspirasi dan keresahan yang disampaikan bisa tersampaikan.
"Kami memilih untuk mundur selangkah dan memastikan kalau tetap bakal ada aksi di waktu yang tepat guna tersampaikannya aspirasi dan keresahan ini dengan baik," ungkap Ikram.
Baca juga: Jelang Demo di Polda Metro, Polisi Gelar Apel Lengkap dengan Gas Air Mata
Sebagai informasi, gelombang aksi di Jakarta dan beberapa datang dari berbagai kelompok masyarakat sejak 25 Agustus 2025 silam.
Kelompok aksi kembali memanas ketika pengemudi ojek online, Affan Kurniawan tewas dilindas anggota Korps Brimob. Belakangan aksi itu pun ricuh di sejumlah titik.
(cip)
Lihat Juga :