Rumah Eko Patrio di Kuningan Dijarah, Sepeda Lipat hingga TV LED Dibawa Massa
Sabtu, 30 Agustus 2025 - 22:53 WIB
loading...
Rumah anggota DPR Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan turut dijarah massa. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Rumah anggota DPR Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan turut dijarah massa pada Sabtu (30/8/2025) malam.
Berdasarkan pantauan di lokasi, massa sudah berada di Jalan Denpasar sejak pukul 20.00 WIB. Namun, mereka masih menunggu di pinggir jalan. Kemudian, saat massa sudah ramai mereka langsung memaksa satpam perumahan untuk membuka portal yang sebelumnya ditutup rapat.
Kemudian, satpam tak berkutik melihat massa yang kemudian membuka portal itu secara paksa. Saat tiba di kediaman Eko Patrio, massa meminta tak ada yang boleh merekam, termasuk awak media di lapangan.
Baca juga: Disorot Publik, Sambil Menangis Eko Patrio Meminta Maaf Atas Perbuatannya
Aksi massa tersebut sempat tertahan oleh sejumlah personel TNI dari Kodam Jaya yang berjaga di depan rumah putih tersebut. Personel TNI sempat melakukan pendekatan persuasif agar massa tak masuk ke dalam rumah milik Eko. Namun, upaya itu tak diindahkan.
Massa kemudian, mengoyak dan meminta pagar besi untuk dibuka. Sampai akhirnya, pagar tersebut terbuka lebar. Sejumlah massa berbondong-bondong masuk ke dalam pekarangan rumah. Kaca rumah juga turut menjadi amukan massa.
Baca juga: Spanduk Bergambar Eko Patrio Diinjak-injak saat Demo Buruh di Depan DPR
Tak selang beberapa lama, sejumlah massa yang berhasil masuk ke dalam rumah pun keluar dan membawa sejumlah barang berharga dari dalam rumah Eko Patrio. Mulai dari sepeda lipat, TV LED, tas peralatan dapur hingga barang-barang lainnya turut digondol massa ke luar rumah.
Massa yang sudah membawa barang mengajak massa yang masih berada di luar untuk masuk ke dalam. "Masuk, masuk, masuk. Ambil semua, ini punya rakyat," teriak massa tersebut.
Hingga berita ini ditulis, aksi penjarahan tersebut masih terus berlangsung. Massa mewanti-wanti kepada semua orang yang berada di lokasi untuk tidak merekamnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, massa sudah berada di Jalan Denpasar sejak pukul 20.00 WIB. Namun, mereka masih menunggu di pinggir jalan. Kemudian, saat massa sudah ramai mereka langsung memaksa satpam perumahan untuk membuka portal yang sebelumnya ditutup rapat.
Kemudian, satpam tak berkutik melihat massa yang kemudian membuka portal itu secara paksa. Saat tiba di kediaman Eko Patrio, massa meminta tak ada yang boleh merekam, termasuk awak media di lapangan.
Baca juga: Disorot Publik, Sambil Menangis Eko Patrio Meminta Maaf Atas Perbuatannya
Aksi massa tersebut sempat tertahan oleh sejumlah personel TNI dari Kodam Jaya yang berjaga di depan rumah putih tersebut. Personel TNI sempat melakukan pendekatan persuasif agar massa tak masuk ke dalam rumah milik Eko. Namun, upaya itu tak diindahkan.
Massa kemudian, mengoyak dan meminta pagar besi untuk dibuka. Sampai akhirnya, pagar tersebut terbuka lebar. Sejumlah massa berbondong-bondong masuk ke dalam pekarangan rumah. Kaca rumah juga turut menjadi amukan massa.
Baca juga: Spanduk Bergambar Eko Patrio Diinjak-injak saat Demo Buruh di Depan DPR
Tak selang beberapa lama, sejumlah massa yang berhasil masuk ke dalam rumah pun keluar dan membawa sejumlah barang berharga dari dalam rumah Eko Patrio. Mulai dari sepeda lipat, TV LED, tas peralatan dapur hingga barang-barang lainnya turut digondol massa ke luar rumah.
Massa yang sudah membawa barang mengajak massa yang masih berada di luar untuk masuk ke dalam. "Masuk, masuk, masuk. Ambil semua, ini punya rakyat," teriak massa tersebut.
Hingga berita ini ditulis, aksi penjarahan tersebut masih terus berlangsung. Massa mewanti-wanti kepada semua orang yang berada di lokasi untuk tidak merekamnya.
(cip)
Lihat Juga :