Tenaga Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok Dapat Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Kamis, 28 Agustus 2025 - 23:47 WIB
loading...
Sebanyak 250 tenaga kerja bongkar muat (TKBM) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, dan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya mendapat pemeriksaan kesehatan gratis. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) subholding Pelindo di bidang logistic menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi 250 tenaga kerja bongkar muat (TKBM) di Pelabuhan Tanjung Priok , Jakarta, dan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Para buruh menjalani pemeriksaan lengkap mulai dari riwayat medis, pemeriksaan fisik, tes penglihatan, rontgen dada, hingga analisis laboratorium.
“TKBM merupakan salah satu garda terdepan operasional pelabuhan, termasuk bidang logistik, yang berperan penting dalam mendukung Pelindo Group menjalankan tugas sebagai pengelola layanan kepelabuhanan. Program ini juga menjadi bentuk apresiasi bagi para TKBM yang setiap hari berkontribusi dalam kelancaran logistik nasional,” ujar Senior Vice President Sekretariat Perusahaan SPSL Dewi Fitriyani, Kamis (28/8/2025).
Pihaknya berkepentingan memastikan para TKBM tetap sehat dan mampu bekerja secara aman. Data BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan sepanjang 2023 terdapat lebih dari 370 ribu kasus kecelakaan kerja di Indonesia, meningkat signifikan dari 182 ribu kasus pada 2019. Angka ini menunjukkan pentingnya upaya pencegahan melalui kesehatan dan keselamatan kerja.
Pemeriksaan kesehatan ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) SPSL di bidang kesehatan dan keselamatan kerja.
Hal ini juga sejalan dengan Asta Cita bidang SDM, yakni penguatan pembangunan SDM melalui peningkatan kesehatan dan keselamatan kerja. Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan PT Multi Terminal Indonesia (MTI).
Menurut Dewi, perhatian terhadap kesehatan buruh akan berdampak langsung pada kelancaran operasional pelabuhan.
“Melalui langkah-langkah sederhana seperti pemeriksaan kesehatan, edukasi, dan pemberian fasilitas kesehatan, kami menegaskan komitmen untuk mendukung operasional pelabuhan dan logistik yang aman sekaligus upaya mewujudkan Pelindo Zero Accident Port,” ujarnya.
Cecep Anwar, buruh TKBM Tanjung Priok menilai pemeriksaan ini memberi manfaat nyata. Dia bersyukur dengan kegiatan ini. “Semoga program seperti ini terus berlanjut,” ucapnya.
Para buruh menjalani pemeriksaan lengkap mulai dari riwayat medis, pemeriksaan fisik, tes penglihatan, rontgen dada, hingga analisis laboratorium.
“TKBM merupakan salah satu garda terdepan operasional pelabuhan, termasuk bidang logistik, yang berperan penting dalam mendukung Pelindo Group menjalankan tugas sebagai pengelola layanan kepelabuhanan. Program ini juga menjadi bentuk apresiasi bagi para TKBM yang setiap hari berkontribusi dalam kelancaran logistik nasional,” ujar Senior Vice President Sekretariat Perusahaan SPSL Dewi Fitriyani, Kamis (28/8/2025).
Pihaknya berkepentingan memastikan para TKBM tetap sehat dan mampu bekerja secara aman. Data BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan sepanjang 2023 terdapat lebih dari 370 ribu kasus kecelakaan kerja di Indonesia, meningkat signifikan dari 182 ribu kasus pada 2019. Angka ini menunjukkan pentingnya upaya pencegahan melalui kesehatan dan keselamatan kerja.
Pemeriksaan kesehatan ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) SPSL di bidang kesehatan dan keselamatan kerja.
Hal ini juga sejalan dengan Asta Cita bidang SDM, yakni penguatan pembangunan SDM melalui peningkatan kesehatan dan keselamatan kerja. Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan PT Multi Terminal Indonesia (MTI).
Menurut Dewi, perhatian terhadap kesehatan buruh akan berdampak langsung pada kelancaran operasional pelabuhan.
“Melalui langkah-langkah sederhana seperti pemeriksaan kesehatan, edukasi, dan pemberian fasilitas kesehatan, kami menegaskan komitmen untuk mendukung operasional pelabuhan dan logistik yang aman sekaligus upaya mewujudkan Pelindo Zero Accident Port,” ujarnya.
Cecep Anwar, buruh TKBM Tanjung Priok menilai pemeriksaan ini memberi manfaat nyata. Dia bersyukur dengan kegiatan ini. “Semoga program seperti ini terus berlanjut,” ucapnya.
(jon)
Lihat Juga :