Suasana Depan Gedung DPR Jelang Demonstrasi 25 Agustus 2025, Massa Aksi Belum Tiba
Senin, 25 Agustus 2025 - 09:44 WIB
loading...
Seruan Demonstrasi 25 Agustus 2025 di Gedung DPR RI menyeruak di media sosial. Namun, pagi ini suasana masih sepi dari pendemo. Foto/Jonathan Simanjuntak
A
A
A
JAKARTA - Seruan Demonstrasi 25 Agustus 2025 di Gedung DPR RI menyeruak di media sosial. Namun, pada pagi ini suasana di depan gedung wakil rakyat masih sepi dari pendemo.
Pantauan di lokasi Senin (25/8/2025) pukul 09.00 WIB, lalu lintas di Jalan Gatot Subroto depan Gedung DPR RI masih ramai lancar. Tidak ada kepadatan lalu lintas di lokasi.
Seluruh ruas jalan masih bisa digunakan dan berkendara pada kecepatan normal. Namun, terlihat beberapa kendaraan yang memperlambat kendaraannya untuk melihat situasi di depan Gedung DPR.
Belum terlihat pendemo di lokasi. Hanya ada beberapa pemotor berpakaian khas ojek online yang terlihat berhenti sambil mengabadikan suasana depan gedung wakil rakyat.
Baca Juga: 452 Polisi Disiagakan untuk Jaga Demo 25 Agustus 2025 di DPR
Sementara, aparat kepolisian yang bertugas di depan Gedung DPR hanya terlihat menjaga situasi lalu lintas. Meski demikian, anggota kepolisian lainnya yang bersiaga terlihat berada di balik pagar Gedung DPR RI.
![Suasana Depan Gedung DPR Jelang Demonstrasi 25 Agustus 2025, Massa Aksi Belum Tiba]()
Pagar Gedung DPR RI juga terlihat berbeda dari biasanya. Polisi terlihat menambahkan barrier beton di depan pagar gedung wakil rakyat tersebut. Sementara, di balik pagar terlihat mobil barracuda yang bersiaga.
452 Personel Gabungan Disiagakan
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyebut ratusan personel gabungan disiagakan untuk mengamankan jalannya aksi tersebut.
"Jumlah 452 personel gabungan Polda, Polres Jakpus, dan Polsek jajaran," kata Susatyo saat dikonfirmasi, Senin (25/8/2025).
Susatyo menegaskan bahwa seluruh personel yang bertugas tidak dibekali senjata api. Menurutnya, pengamanan dilakukan secara persuasif dengan mengedepankan pendekatan humanis.
"Polisi hadir bukan untuk menghadapi musuh, melainkan untuk melayani saudara-saudara kita yang ingin menyampaikan pendapat. Silakan berorasi dengan tertib, jangan memprovokasi, jangan melawan petugas, dan mari kita hindari tindakan seperti membakar ban, menutup jalan, atau merusak fasilitas umum," ucapnya.
Ia menambahkan bahwa kebebasan berpendapat adalah hak setiap warga negara yang dijamin undang-undang, tetapi tetap harus dijalankan secara damai. "Unjuk rasa hendaknya menjadi ruang penyampaian aspirasi, bukan ajang kericuhan. Mari kita jaga suasana tetap kondusif agar pesan yang disampaikan bisa diterima dengan baik," katanya.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan sekitar Gedung DPR/MPR RI selama aksi berlangsung guna mengantisipasi kemacetan. Pengalihan arus lalu lintas di sekitar lokasi bersifat situasional, menyesuaikan dengan eskalasi massa di lapangan. Warga disarankan menggunakan jalur alternatif lain agar mobilitas tetap lancar.
Unjuk rasa yang diinisiasi "Revolusi Rakyat Indonesia" rencananya digelar di Gedung DPR RI pada Senin, 25 Agustus 2025. Sebelumnya, anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Selly Andriany Gantina mengatakan, pihaknya menghargai upaya masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, termasuk melalui aksi demonstrasi di depan DPR RI.
"Kalau buat kami sendiri, kami menghargai upaya-upaya yang akan dilakukan masyarakat, karena mereka juga bebas untuk melakukan ekspresi," ujar Selly kepada wartawan, Senin (25/8/2025).
Pantauan di lokasi Senin (25/8/2025) pukul 09.00 WIB, lalu lintas di Jalan Gatot Subroto depan Gedung DPR RI masih ramai lancar. Tidak ada kepadatan lalu lintas di lokasi.
Seluruh ruas jalan masih bisa digunakan dan berkendara pada kecepatan normal. Namun, terlihat beberapa kendaraan yang memperlambat kendaraannya untuk melihat situasi di depan Gedung DPR.
Belum terlihat pendemo di lokasi. Hanya ada beberapa pemotor berpakaian khas ojek online yang terlihat berhenti sambil mengabadikan suasana depan gedung wakil rakyat.
Baca Juga: 452 Polisi Disiagakan untuk Jaga Demo 25 Agustus 2025 di DPR
Sementara, aparat kepolisian yang bertugas di depan Gedung DPR hanya terlihat menjaga situasi lalu lintas. Meski demikian, anggota kepolisian lainnya yang bersiaga terlihat berada di balik pagar Gedung DPR RI.

Pagar Gedung DPR RI juga terlihat berbeda dari biasanya. Polisi terlihat menambahkan barrier beton di depan pagar gedung wakil rakyat tersebut. Sementara, di balik pagar terlihat mobil barracuda yang bersiaga.
452 Personel Gabungan Disiagakan
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyebut ratusan personel gabungan disiagakan untuk mengamankan jalannya aksi tersebut.
"Jumlah 452 personel gabungan Polda, Polres Jakpus, dan Polsek jajaran," kata Susatyo saat dikonfirmasi, Senin (25/8/2025).
Susatyo menegaskan bahwa seluruh personel yang bertugas tidak dibekali senjata api. Menurutnya, pengamanan dilakukan secara persuasif dengan mengedepankan pendekatan humanis.
"Polisi hadir bukan untuk menghadapi musuh, melainkan untuk melayani saudara-saudara kita yang ingin menyampaikan pendapat. Silakan berorasi dengan tertib, jangan memprovokasi, jangan melawan petugas, dan mari kita hindari tindakan seperti membakar ban, menutup jalan, atau merusak fasilitas umum," ucapnya.
Ia menambahkan bahwa kebebasan berpendapat adalah hak setiap warga negara yang dijamin undang-undang, tetapi tetap harus dijalankan secara damai. "Unjuk rasa hendaknya menjadi ruang penyampaian aspirasi, bukan ajang kericuhan. Mari kita jaga suasana tetap kondusif agar pesan yang disampaikan bisa diterima dengan baik," katanya.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan sekitar Gedung DPR/MPR RI selama aksi berlangsung guna mengantisipasi kemacetan. Pengalihan arus lalu lintas di sekitar lokasi bersifat situasional, menyesuaikan dengan eskalasi massa di lapangan. Warga disarankan menggunakan jalur alternatif lain agar mobilitas tetap lancar.
Unjuk rasa yang diinisiasi "Revolusi Rakyat Indonesia" rencananya digelar di Gedung DPR RI pada Senin, 25 Agustus 2025. Sebelumnya, anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Selly Andriany Gantina mengatakan, pihaknya menghargai upaya masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, termasuk melalui aksi demonstrasi di depan DPR RI.
"Kalau buat kami sendiri, kami menghargai upaya-upaya yang akan dilakukan masyarakat, karena mereka juga bebas untuk melakukan ekspresi," ujar Selly kepada wartawan, Senin (25/8/2025).
(zik)
Lihat Juga :