Potensi Besar tapi Belum Dikelola Maksimal, Ini Saran Legislator Partai Perindo untuk Pacu PAD Kabupaten Jayapura

Jum'at, 22 Agustus 2025 - 14:02 WIB
loading...
Potensi Besar tapi Belum...
Legislator Partai Perindo atau dikenal dengan Partai Kita, Ferianto Raga Lawa, mendorong pemerintah daerah Kabupaten Jayapura, Papua untuk menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara lebih serius. Foto/SindoNews
A A A
JAYAPURA - Legislator Partai Perindo atau dikenal dengan Partai Kita, Ferianto Raga Lawa, mendorong pemerintah daerah Kabupaten Jayapura, Papua untuk menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara lebih serius. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang dijalankan, Pemkab Jayapura diharapkannya tidak hanya bergantung pada dana transfer dari pusat, tetapi mampu mengelola potensi lokal yang ada.

Menurutnya, banyak sektor potensial yang belum dikelola dengan baik, sehingga kontribusinya terhadap PAD masih rendah. "Sebenarnya banyak sektor-sektor yang bisa digarap dengan maksimal untuk potensi PAD," ujar Ferianto Raga Lawa melalui pesan WhatsApp, Kamis (22/8/2025) malam.

Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Jayapura ini merinci beberapa sektor strategis yang bisa dimaksimalkan untuk meningkatkan PAD. Pertama, pajak bumi dan bangunan (PBB). Saat ini, banyak rumah dan lahan yang sudah dibeli masyarakat, tetapi dibiarkan kosong tanpa membayar pajak. “Ini perlu diperhatikan dengan serius agar penerimaan PBB bisa lebih maksimal,” katanya.

Potensi Besar tapi Belum Dikelola Maksimal, Ini Saran Legislator Partai Perindo untuk Pacu PAD Kabupaten Jayapura


Baca juga: Kawal Kasus Kekerasan Seksual Anak di Bengkayang Kalbar, Legislator Partai Perindo Petrus Minta Pelaku Dihukum Maksimal



Kedua, pengelolaan aset daerah. Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Jayapura ini menilai masih banyak aset milik Pemda yang terbengkalai dan tidak produktif. Jika dilakukan pendataan dan pengelolaan dengan baik, aset-aset tersebut bisa menjadi sumber pemasukan baru. “Semua harus di-cross check agar jelas aset mana yang bisa menghasilkan PAD,” ungkapnya.

Selain itu, perusahaan daerah (Perusda) juga menjadi sorotan. Dia mencontohkan Perusda Baniyau yang saat ini pengelolaannya tidak jelas. Proyek pembangunan rumah yang dilakukan bersama PT Perwira misalnya, hingga kini belum terjual. Padahal, jika rumah-rumah itu diperuntukkan bagi ASN dan terjual, bisa menambah pemasukan sekaligus mendorong aparatur menetap di Kabupaten Jayapura.

Sarjana Hukum dari Universitas Terbuka Jayapura ini juga menilai sektor pariwisata sebagai potensi besar yang belum digarap maksimal. Selama ini, pengelolaan objek wisata masih didominasi pemilik hak ulayat, sehingga kontribusi terhadap PAD minim.

“Kalau pemerintah bisa memfasilitasi dengan baik, maka ada PAD yang masuk ke pemerintah dan masyarakat di kampung juga tetap mendapatkan manfaatnya. Kalau pariwisata dikelola dengan baik, pasti sangat bagus," tegas alumnus SMA Negeri 1 Kupang Timur ini.

Potensi lainnya adalah sektor pertanian dan peternakan. Kabupaten Jayapura dikenal sebagai penghasil sapi dan babi yang dikirim hingga ke daerah pegunungan. Jika ada retribusi atau pungutan resmi dari setiap pengiriman, maka PAD akan bertambah signifikan. “Kalau satu hari saja bisa kirim banyak ternak, potensi PAD juga besar,” ucapnya.

Lebih jauh, Ferianto mengingatkan agar meskipun dilakukan efisiensi anggaran, kualitas pelayanan publik tidak boleh menurun. Sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan penguatan ekonomi lokal harus tetap diprioritaskan pemerintah, dan menjadi tanggung jawab bersama.

“Kami berharap seluruh pemangku kepentingan menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan harus tetap menjadi prioritas utama,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Rekomendasi
5 Fakta Menarik Timnas...
5 Fakta Menarik Timnas Jerman Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Berita Terkini
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Infografis
Militer China Kepung...
Militer China Kepung Taiwan untuk Simulasi Invasi Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved