Pemisahan Aset Perumda Tirta Bhagasasi Bakal Tuntas Akhir 2025
Rabu, 20 Agustus 2025 - 07:33 WIB
loading...
Proses pemisahan aset Perumda Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi, Jawa Barat ditargetkan tuntas pada akhir tahun 2025. Foto/Ist
A
A
A
BEKASI - Proses pemisahan aset Perumda Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi, Jawa Barat ditargetkan tuntas pada akhir tahun 2025. Hal itu sebagaimana amanat undang-undang menyangkut kepemilikan badan usaha milik daerah (BUMD) yang hanya dapat dimiliki oleh satu daerah.
“Pak Bupati bersama Wali Kota Bekasi sudah menandatangani berita acara pemisahan dua aset terakhir yang akan diserahkan dari semula milik Kabupaten Bekasi menjadi Kota Bekasi,” kata Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi, Reza Luthfi Hasan, Rabu (20/8/2025).
Baca juga: SPAM Regional Jatiluhur Pasok Air Bersih untuk Warga Bekasi
Dia mengatakan sesuai komitmen serta kesepakatan kedua kuasa pemilik modal, dua wilayah pelayanan air bersih yakni Cabang Poncol dan Pondok Ungu akan segera dimiliki Pemerintah Kota Bekasi melalui pengelolaan Perumda Tirta Patriot.
Kedua wilayah pelayanan yang berada di wilayah Kota Bekasi itu akan diserahterimakan pada akhir tahun ini, melengkapi total delapan aset berupa wilayah pelayanan yang segera menjadi milik Pemerintah Kota Bekasi.
Reza mengaku telah membentuk tim pengalihan wilayah pelayanan dua kantor cabang dimaksud dengan tugas utama mengumpulkan data dan aset serta melakukan verifikasi hingga finalisasi tahap akhir persiapan penyerahan aset.
Baca juga: WAMI Klaim Sudah Transfer Royalti Puluhan Juta Rupiah ke Ari Lasso dalam 4 Tahap
Ketua Tim Pengalihan Aset Lilie Subali melanjutkan masih ada waktu beberapa bulan ke depan untuk menuntaskan pekerjaan serah terima dua kantor cabang pelayanan tersebut sebelum memasuki akhir tahun atau batas akhir target penyerahan.
“Tim ini sama seperti tim persiapan saat penyerahan aset kantor cabang dan kantor cabang pembantu sebelumnya hanya saja, masa kerja tim langsung berakhir seiring dengan rampungnya proses penyerahan aset kepada Pemkot Bekasi,” katanya.
Ia menyatakan tim ini dibentuk dengan tujuan menyiapkan administrasi serta hal teknis lain berkaitan rencana pemisahan dua aset dimaksud agar dapat berjalan lancar guna mewujudkan perusahaan yang tertib administrasi.
Lilie menjelaskan pemisahan dua aset ini melengkapi tahapan panjang serah terima total delapan kantor layanan pelanggan Perumda Tirta Bhagasasi kepada Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi.
Pada Juli 2025, Perumda Tirta Bhagasasi telah melepaskan aset Cabang Rawalumbu dan Kantor Cabang Pembantu Setiamekar sedangkan sepanjang 2023-2024, aset pelayanan air bersih yang telah diserahkan mencakup Cabang Wisma Asri, Harapan Baru, Pondokgede serta Rawatembaga.
Dengan tuntas penyerahan delapan aset tersebut nanti, Perumda Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi berpotensi kehilangan sedikitnya 80.000 dari total 300.000 pelanggan air bersih.
“Artinya, 80.000 pelanggan yang selama ini dilayani kami akan beralih ke Perumda Tirta Patriot. Dengan pengalihan tersebut, dipastikan terjadi pengurangan pendapatan yang besar. Namun ini tantangan bagi kami, Pak Dirut beserta jajaran juga sudah memulai langkah ekspansi bisnis, termasuk menambah pelanggan dari sektor industri,” tandasnya.
“Pak Bupati bersama Wali Kota Bekasi sudah menandatangani berita acara pemisahan dua aset terakhir yang akan diserahkan dari semula milik Kabupaten Bekasi menjadi Kota Bekasi,” kata Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi, Reza Luthfi Hasan, Rabu (20/8/2025).
Baca juga: SPAM Regional Jatiluhur Pasok Air Bersih untuk Warga Bekasi
Dia mengatakan sesuai komitmen serta kesepakatan kedua kuasa pemilik modal, dua wilayah pelayanan air bersih yakni Cabang Poncol dan Pondok Ungu akan segera dimiliki Pemerintah Kota Bekasi melalui pengelolaan Perumda Tirta Patriot.
Kedua wilayah pelayanan yang berada di wilayah Kota Bekasi itu akan diserahterimakan pada akhir tahun ini, melengkapi total delapan aset berupa wilayah pelayanan yang segera menjadi milik Pemerintah Kota Bekasi.
Reza mengaku telah membentuk tim pengalihan wilayah pelayanan dua kantor cabang dimaksud dengan tugas utama mengumpulkan data dan aset serta melakukan verifikasi hingga finalisasi tahap akhir persiapan penyerahan aset.
Baca juga: WAMI Klaim Sudah Transfer Royalti Puluhan Juta Rupiah ke Ari Lasso dalam 4 Tahap
Ketua Tim Pengalihan Aset Lilie Subali melanjutkan masih ada waktu beberapa bulan ke depan untuk menuntaskan pekerjaan serah terima dua kantor cabang pelayanan tersebut sebelum memasuki akhir tahun atau batas akhir target penyerahan.
“Tim ini sama seperti tim persiapan saat penyerahan aset kantor cabang dan kantor cabang pembantu sebelumnya hanya saja, masa kerja tim langsung berakhir seiring dengan rampungnya proses penyerahan aset kepada Pemkot Bekasi,” katanya.
Ia menyatakan tim ini dibentuk dengan tujuan menyiapkan administrasi serta hal teknis lain berkaitan rencana pemisahan dua aset dimaksud agar dapat berjalan lancar guna mewujudkan perusahaan yang tertib administrasi.
Lilie menjelaskan pemisahan dua aset ini melengkapi tahapan panjang serah terima total delapan kantor layanan pelanggan Perumda Tirta Bhagasasi kepada Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi.
Pada Juli 2025, Perumda Tirta Bhagasasi telah melepaskan aset Cabang Rawalumbu dan Kantor Cabang Pembantu Setiamekar sedangkan sepanjang 2023-2024, aset pelayanan air bersih yang telah diserahkan mencakup Cabang Wisma Asri, Harapan Baru, Pondokgede serta Rawatembaga.
Dengan tuntas penyerahan delapan aset tersebut nanti, Perumda Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi berpotensi kehilangan sedikitnya 80.000 dari total 300.000 pelanggan air bersih.
“Artinya, 80.000 pelanggan yang selama ini dilayani kami akan beralih ke Perumda Tirta Patriot. Dengan pengalihan tersebut, dipastikan terjadi pengurangan pendapatan yang besar. Namun ini tantangan bagi kami, Pak Dirut beserta jajaran juga sudah memulai langkah ekspansi bisnis, termasuk menambah pelanggan dari sektor industri,” tandasnya.
(shf)
Lihat Juga :