Malam Perayaan HUT ke-80 RI Dipusatkan di Sudirman-Thamrin, Arus Lalin di 31 Ruas Jalan Bakal Dialihkan
Jum'at, 15 Agustus 2025 - 13:10 WIB
loading...
Dishub DKI Jakarta akan memberlakukan rekayasa atau pengalihan arus lalu lintas secara situasional. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan memberlakukan rekayasa atau pengalihan arus lalu lintas (Lalin) secara situasional. Hal itu dilakukan saat malam perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dipusatkan di Jakarta, Minggu, 17 Agustus 2025.
Diketahui, perayaan tersebut mulai dilakukan pukul 19.30 hingga 23.00 WIB, menampilkan Karnaval Kendaraan Hias di ruas Jalan Medan Merdeka Barat sisi Timur-Jalan MH Thamrin sisi Timur-Jalan Jenderal Sudirman sisi Timur-Simpang Susun Semanggi.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan terdapat lima titik panggung hiburan telah disiapkan di sepanjang lintasan karnaval, yaitu Taman Pandang Istana (Monas), Sarinah, Bundaran HI, Dukuh Atas, dan Sampoerna Strategic.
Baca juga: Pemprov DKI Dukung Tarif Rp80 untuk Transjakarta, MRT, LRT, hingga KRL pada 17 Agustus
“Untuk menunjang kegiatan tersebut akan dilakukan rekayasa/pengalihan arus secara situasional di 31 lokasi ruas jalan mulai pukul 18.00 sampai 24.00 WIB untuk memastikan keamanan dan kelancaran jalannya acara,” kata Syafrin di Jakarta, Jumat (15/8/2025)
Syafrin juga menjelaskan, operasional Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta pada malam perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI juga disesuaikan, dengan jadwal layanan MRT mulai pukul 05.00–24.00 WIB dan LRT pukul 05.30–23.30 WIB. Selain itu, tarif khusus Rp80 juga berlaku mulai, Minggu 17 Agustus 2025 pukul 00.00 WIB hingga Senin 18 Agustus 2025 pukul 23.59 WIB.
Baca juga: Selamat! 8 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dimutasi Kapolri Awal Agustus 2025, Ini Nama-namanya
“Tarif khusus Rp80 akan berlaku untuk layanan angkutan umum tersebut mulai 17 Agustus pukul 00.00 WIB hingga 18 Agustus pukul 23.59 WIB,” ujarnya.
Syafrin mengimbau masyarakat yang akan menghadiri kegiatan perayaan HUT agar menggunakan moda transportasi umum seperti bus Transjakarta, LRT, MRT dan Commuter Line guna meminimalisasi kepadatan lalu lintas di sekitar area kegiatan.
Para pengguna jalan juga diminta agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan. “Kepada para pengguna Kereta Api jarak jauh yang akan menuju Stasiun Gambir agar dapat menyesuaikan waktu perjalanannya,” ungkapnya.
Pengalihan arus lalu lintas bersifat situasional di ruas jalan dan akses menuju ruas jalan sebagai berikut:
1. Jalan Jenderal Sudirman (mulai dari Bundaran Senayan sampai dengan Bundaran HI);
2. Jalan MH Thamrin (mulai dari Bundaran HI sampai dengan Bundaran Patung Kuda);
3. Jalan Pintu 1 Senayan;
4. Jalur Lambat Simpang Susun Semanggi (Gatot Subroto) sisi Barat;
5. Jalan Bendungan Hilir;
6. Jalan KH. Mas Mansyur;
7. Jalan Karet Pasar Baru Timur 5;
8. Jalan Kupingan BNI 46;
9. Jalan Kota Bumi dan Jalan Baturaja;
10. Jalan Teluk Betung;
11. Jalan Kebon Kacang;
12. Jalan Sunda;
13. Jalan Imam Bonjol;
14. Jalan Sumenep Tosari;
15. Landmark (Indocement);
16. Jalan Setiabudi;
17. Jalan Prof Dr Satrio;
18. Jalan Masjid (Sampoerna);
19. Jalan Garnisun dan Kolong Semanggi;
20. Jalur Lambat Kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi Timur;
21. SCBD;
22. Jalan Tulodong Atas 2/Samping CIMB;
23. Simpang Jalan Budi Kemuliaan dan Jalan Medan Merdeka Selatan;
24. Jalan Kebon Sirih dari Arah Barat / untuk arah timur tutup di Simpang Agus Salim;
25. Jalan KH Wahid Hasyim;
26. Jalan Majapahit;
27. Jalan Veteran III;
28. Jalan Veteran II;
29. Simpang Jalan Medan Merdeka Timur–Jalan Medan Merdeka Utara;
30. Simpang Jalan Medan Merdeka Selatan–Jalan MI Ridwan Rais;
31. Simpang Jalan Perwira–Jalan Lapangan Banteng Barat.
Adapun rute alternatif pengalihan arus lalu lintas sebagai berikut:
a. Lalu lintas dari Selatan ke Utara dialihkan melalui Jalan Hang Lekir I–Jalan Hang Tuah–Jalan Hang Lekir IV–Jalan Hang Lekir II–Jalan Hang Lekir–Jalan Asia Afrika–Jalan Gerbang Pemuda–Jalan Gatot Subroto–Jalan KS Tubun–Jalan KH Mas Mansyur–Jalan Cideng-dan seterusnya. Atau dapat melalui Jalan HR Rasuna Said–Jalan Prof Dr Satrio–Jalan KH Mas Mansyur–dst (arah sebaliknya dari Utara ke Selatan);
b. Lalu lintas dari Utara ke Selatan dialihkan melalui Jalan Ir H Juanda–Jalan Pos–Jalan Gedung Kesenian–Jalan Lapangan Banteng Utara–Jalan Lapangan Banteng Barat–Jalan Pejambon–Jalan MI Ridwan Rais ke arah Rasuna Said–dst. Atau dapat melalui Jalan Gunung Sahari–Jalan Kramat Raya–Jalan Salemba–Jalan Proklamasi–Jalan Tambak–Jalan Prof Dr Sahardjo–dan seterusnya;
c. Lalu lintas dari Timur (Jalan Batu) ke Barat (Tanah Abang) dapat melalui Jalan Medan Merdeka Timur–Jalan M.I Ridwan Rais–berputar di Tugu Tani–Jalan MI Ridwan Rais–Jalan Medan Merdeka Timur–Jalan Perwira–Jalan Veteran–Jalan Suryopranoto–Jalan Balikpapan–Jalan Cideng Timur–Jalan Fachrudin–dan seterusnya;
d. Lalu lintas dari Timur (Pasar Senen) ke Barat (Tomang Raya) dapat melalui Jalan Kramat Kwitang–putar di barat-barat–Jalan Kramat Raya–Jalan Kramat Kwitang–Tugu Tani–Jalan MI Ridwan Rais–Jalan Medan Merdeka Timur–Jalan Perwira–Jalan Katedral–Jalan Veteran–Jalan Suryopranoto–Jalan Balikpapan–Jalan Kyai Caringin–dan seterusnya.
Diketahui, perayaan tersebut mulai dilakukan pukul 19.30 hingga 23.00 WIB, menampilkan Karnaval Kendaraan Hias di ruas Jalan Medan Merdeka Barat sisi Timur-Jalan MH Thamrin sisi Timur-Jalan Jenderal Sudirman sisi Timur-Simpang Susun Semanggi.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan terdapat lima titik panggung hiburan telah disiapkan di sepanjang lintasan karnaval, yaitu Taman Pandang Istana (Monas), Sarinah, Bundaran HI, Dukuh Atas, dan Sampoerna Strategic.
Baca juga: Pemprov DKI Dukung Tarif Rp80 untuk Transjakarta, MRT, LRT, hingga KRL pada 17 Agustus
“Untuk menunjang kegiatan tersebut akan dilakukan rekayasa/pengalihan arus secara situasional di 31 lokasi ruas jalan mulai pukul 18.00 sampai 24.00 WIB untuk memastikan keamanan dan kelancaran jalannya acara,” kata Syafrin di Jakarta, Jumat (15/8/2025)
Syafrin juga menjelaskan, operasional Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta pada malam perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI juga disesuaikan, dengan jadwal layanan MRT mulai pukul 05.00–24.00 WIB dan LRT pukul 05.30–23.30 WIB. Selain itu, tarif khusus Rp80 juga berlaku mulai, Minggu 17 Agustus 2025 pukul 00.00 WIB hingga Senin 18 Agustus 2025 pukul 23.59 WIB.
Baca juga: Selamat! 8 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dimutasi Kapolri Awal Agustus 2025, Ini Nama-namanya
“Tarif khusus Rp80 akan berlaku untuk layanan angkutan umum tersebut mulai 17 Agustus pukul 00.00 WIB hingga 18 Agustus pukul 23.59 WIB,” ujarnya.
Syafrin mengimbau masyarakat yang akan menghadiri kegiatan perayaan HUT agar menggunakan moda transportasi umum seperti bus Transjakarta, LRT, MRT dan Commuter Line guna meminimalisasi kepadatan lalu lintas di sekitar area kegiatan.
Para pengguna jalan juga diminta agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan. “Kepada para pengguna Kereta Api jarak jauh yang akan menuju Stasiun Gambir agar dapat menyesuaikan waktu perjalanannya,” ungkapnya.
Pengalihan arus lalu lintas bersifat situasional di ruas jalan dan akses menuju ruas jalan sebagai berikut:
1. Jalan Jenderal Sudirman (mulai dari Bundaran Senayan sampai dengan Bundaran HI);
2. Jalan MH Thamrin (mulai dari Bundaran HI sampai dengan Bundaran Patung Kuda);
3. Jalan Pintu 1 Senayan;
4. Jalur Lambat Simpang Susun Semanggi (Gatot Subroto) sisi Barat;
5. Jalan Bendungan Hilir;
6. Jalan KH. Mas Mansyur;
7. Jalan Karet Pasar Baru Timur 5;
8. Jalan Kupingan BNI 46;
9. Jalan Kota Bumi dan Jalan Baturaja;
10. Jalan Teluk Betung;
11. Jalan Kebon Kacang;
12. Jalan Sunda;
13. Jalan Imam Bonjol;
14. Jalan Sumenep Tosari;
15. Landmark (Indocement);
16. Jalan Setiabudi;
17. Jalan Prof Dr Satrio;
18. Jalan Masjid (Sampoerna);
19. Jalan Garnisun dan Kolong Semanggi;
20. Jalur Lambat Kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi Timur;
21. SCBD;
22. Jalan Tulodong Atas 2/Samping CIMB;
23. Simpang Jalan Budi Kemuliaan dan Jalan Medan Merdeka Selatan;
24. Jalan Kebon Sirih dari Arah Barat / untuk arah timur tutup di Simpang Agus Salim;
25. Jalan KH Wahid Hasyim;
26. Jalan Majapahit;
27. Jalan Veteran III;
28. Jalan Veteran II;
29. Simpang Jalan Medan Merdeka Timur–Jalan Medan Merdeka Utara;
30. Simpang Jalan Medan Merdeka Selatan–Jalan MI Ridwan Rais;
31. Simpang Jalan Perwira–Jalan Lapangan Banteng Barat.
Adapun rute alternatif pengalihan arus lalu lintas sebagai berikut:
a. Lalu lintas dari Selatan ke Utara dialihkan melalui Jalan Hang Lekir I–Jalan Hang Tuah–Jalan Hang Lekir IV–Jalan Hang Lekir II–Jalan Hang Lekir–Jalan Asia Afrika–Jalan Gerbang Pemuda–Jalan Gatot Subroto–Jalan KS Tubun–Jalan KH Mas Mansyur–Jalan Cideng-dan seterusnya. Atau dapat melalui Jalan HR Rasuna Said–Jalan Prof Dr Satrio–Jalan KH Mas Mansyur–dst (arah sebaliknya dari Utara ke Selatan);
b. Lalu lintas dari Utara ke Selatan dialihkan melalui Jalan Ir H Juanda–Jalan Pos–Jalan Gedung Kesenian–Jalan Lapangan Banteng Utara–Jalan Lapangan Banteng Barat–Jalan Pejambon–Jalan MI Ridwan Rais ke arah Rasuna Said–dst. Atau dapat melalui Jalan Gunung Sahari–Jalan Kramat Raya–Jalan Salemba–Jalan Proklamasi–Jalan Tambak–Jalan Prof Dr Sahardjo–dan seterusnya;
c. Lalu lintas dari Timur (Jalan Batu) ke Barat (Tanah Abang) dapat melalui Jalan Medan Merdeka Timur–Jalan M.I Ridwan Rais–berputar di Tugu Tani–Jalan MI Ridwan Rais–Jalan Medan Merdeka Timur–Jalan Perwira–Jalan Veteran–Jalan Suryopranoto–Jalan Balikpapan–Jalan Cideng Timur–Jalan Fachrudin–dan seterusnya;
d. Lalu lintas dari Timur (Pasar Senen) ke Barat (Tomang Raya) dapat melalui Jalan Kramat Kwitang–putar di barat-barat–Jalan Kramat Raya–Jalan Kramat Kwitang–Tugu Tani–Jalan MI Ridwan Rais–Jalan Medan Merdeka Timur–Jalan Perwira–Jalan Katedral–Jalan Veteran–Jalan Suryopranoto–Jalan Balikpapan–Jalan Kyai Caringin–dan seterusnya.
(cip)
Lihat Juga :