Entaskan Stunting, Bulog Gelar Program Peduli Gizi Anak di Tegal

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:13 WIB
loading...
Entaskan Stunting, Bulog...
Direktur SDM dan Umum Perum Bulog, Sudarsono, didampingi Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyerahkan bantuan kepada warga di Desa Karangdawa, Kabupaten Tegal. Foto/istimewa
A A A
TEGAL - Kasus stunting pada anak balita di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah masih tergolong tinggi. Meski angka stunting di Kabupaten Tegal cenderung turun menjadi 15,9% pada periode 2023–2024, namun masih banyak balita dengan tinggi badan dan berat jauh di bawah normal.

Untuk mengatasi permasalah ini, Perum Bulog bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal turun langsung memberikan intervensi gizi, pemeriksaan kesehatan gratis, menyasar daerah rawan stunting dan kurang gizi, salah satunya Desa Karangdawa, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, Selasa, 12 Agustus 2025.

Direktur SDM dan Umum Perum Bulog Pusat Sudarsono mengungkapkan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui Program Bulog Peduli Gizi bukan sekadar seremonial, tetapi aksi nyata yang dikawal selama tiga bulan penuh.

Baca juga: Perempuan Jadi Kunci Penurunan Angka Stunting lewat Urban Farming

"Kabupaten Tegal, khususnya Desa Karangdawa, punya angka stunting cukup tinggi. Kami bekerja sama dengan Pemkab, dokter dari Universitas Trisakti, dan BUMN lain untuk memonitor langsung. Hari ini kami membagikan beras FortiVit produksi Bulog dan susu formula serta pemeriksaan kesehatan anak balita kepada 125 anak,” ujarnya, Rabu (13/8/2025).

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menegaskan penanganan stunting dilakukan dari hulu hingga hilir, utamanya pada fase pranikah dan pemenuhan gizi pada ibu hamil.

“Kami tidak hanya fokus pada balita, tapi juga remaja dan calon pengantin, lewat pemberian tablet tambah darah dan pendidikan pranikah, agar generasi berikutnya lebih siap secara mental dan fisik,” ujar Ischak.

Baca juga: Kisah Keberanian Letda Purn Bayani di Medan Operasi, Prajurit Kopassus Penerima Bintang Sakti dari Presiden

Beberapa anak yang hadir pada acara tersebut terlihat sehat secara kasat mata, namun hasil penimbangan menunjukkan berat badan dan tinggi yang sangat jauh dari standar usia.

Evi Rahmawati (30) warga setempat, mengaku sangat prihatin dengan banyaknya anak balita di desanya yang mengalami stunting. Karena itu, ia sangat menyambut gembira adanya peduli gizi anak balita yang digelar Bulog.



“Anak saya stunting sejak umur setahun dua bulan. Beratnya tidak pernah naik. Di posyandu dekat rumah, ada empat anak teridentifikasi stunting, bahkan ada yang umur dua tahun beratnya cuma delapan kilo,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, Ruszaeni, mengatakan, angka stunting di Kabupaten Tegal menunjukan trend penurunan meski relatif masih tinggi.

Prevalensi stunting di Kabupaten Tegal turun 1,7% dari sebelumnya 18,3% pada akhir 2023 menjadi 16,6% di pertengahan 2024 berdasarkan hasil Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM).

Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) menunjukkan penurunan sebesar 6,5% dalam tiga tahun terakhir, dari 28% pada 2021 menjadi 21,5% pada 2023.

"Kalau data sebenarnya masih agak tinggi, itu sebenarnya yang masih kita butuhkan mudah-mudahan ada CSR lain perusahaan yang bisa membantu masyarakat Kabupaten Tegal," ujar Ruszaeni.

Program Bulog Peduli Gizi ini diharapkan menjadi percontohan bagi daerah lain. Bulog optimistis, jika langkah seperti ini diperluas, target pemerintah untuk menurunkan stunting secara nasional akan semakin cepat tercapai.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tegal Jadi Pusat Kolaborasi...
Tegal Jadi Pusat Kolaborasi Riset dan Inovasi Kesehatan Primer
50 Perempuan Tegal Dapat...
50 Perempuan Tegal Dapat Bantuan Modal Usaha dari Sandiaga Uno
Perkuat Akar Rumput,...
Perkuat Akar Rumput, BMI Demokrat Gelar Muscab dan Pelantikan Serentak se-Tegal Raya
Kaesang Sebut Kirab...
Kaesang Sebut Kirab Budaya PSI Hidupkan UMKM dan Seniman
2.453 Warga Mengungsi...
2.453 Warga Mengungsi Akibat Pergerakan Tanah di Padasari Tegal
Ajari Ibu-ibu Bikin...
Ajari Ibu-ibu Bikin Usaha Kecil Naik Kelas, Sandiaga Uno: Buka Lapangan Kerja
Gerakan Dapur Indonesia...
Gerakan Dapur Indonesia Gelar Konsolidasi Perkuat Program MBG dan Atasi Stunting
NHM Peduli Jalankan...
NHM Peduli Jalankan Program 60 Hari Penanganan Stunting di Lingkar Tambang Gosowong
1 dari 5 Anak Indonesia...
1 dari 5 Anak Indonesia Stunting, Dampaknya Bisa Ganggu Kecerdasan dan Prestasi
Rekomendasi
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved