Cegah Virus Corona, Bank Indonesia Karantina Uang Rp54,4 Triliun

Senin, 04 Mei 2020 - 07:30 WIB
loading...
Cegah Virus Corona,...
Bank Indonesia (BI) memastikan akan terus menjaga ketersediaan uang tunai untuk kebutuhan masyarakat serta menjaga agar uang tunai yang beredar saat ini aman dari virus corona (Covid-19). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menjaga uang tunai yang beredar di masyarakat aman dari virus corona (Covid-19). Selain itu, BI juga menjamin ketersediaan uang tunai untuk kebutuhan masyarakat.

Menurut Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, Marlison Hakim, pihaknya sudah mempelajari higienitas peredaran uang saat pandemi virus corona.

Dia mengatakan sudah berkonsultasi dengan para ahli kesehatan dalam memperlakukan uang rupiah. Marlison menerangkan, sebanyak Rp54,4 triliun yang sudah dikarantina, yang kemudian dari masa tersebut sebagian telah diedarkan setelah 14 hari sebesar Rp31,7 triliun.

"Sehingga pada titik tersebut kami mengambil kebijakan mengkarantina uang yang kami terima dari setoran perbankan selama 14 hari di Bank Indonesia," kata Marlison di Jakarta, Senin (4/5/2020).

Dia melanjutkan, karantina yang dimaksud adalah menyimpan uang di dalam satu tempat dengan suhu tertentu. Selama masa itu, BI sudah meminta perbankan agar tetap memastikan uang tunai yang beredar di masyarakat cukup.

"Protokol penanganan COVID-19 harus terus diterapkan demi keselamatan bersama. Kami harapkan uang yang diedarkan ke masyarakat higienis secara fisik. Namun demikian pada akhirnya uang ini sama dengan media lain, tapi bagaimana masyarakat mampu menjaga kesehatan dirinya untuk pencegahan terhadap pandemi ini," pungkasnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Kolaborasi Pemprov dan...
Kolaborasi Pemprov dan BI Jakarta Dorong Industri Film sebagai Pertumbuhan Ekonomi Baru
Apresiasi Keterlibatan...
Apresiasi Keterlibatan BI Jakarta, Bang Dul: Ini Role Model Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi DKI Jakarta 2025 Lampaui Nasional
Ungkap Cacahan Duit...
Ungkap Cacahan Duit di TPS Bekasi Hasil Pemusnahan BI, Polisi: Mau Dibuang ke Bantargebang
Polisi: Cacahan Duit...
Polisi: Cacahan Duit di TPS Bekasi Uang Asli Cetakan BI
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Rekomendasi
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved