Jadi Solusi Jalan Rusak di Lebak, Program Bang Andra Diapresiasi
Sabtu, 09 Agustus 2025 - 17:49 WIB
loading...
Gubernur Banten Andra Soni meninjau proses perbaikan jalan rusak di Kabupaten Lebak. Foto/Ist
A
A
A
LEBAK - Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) mendapat apresiasi dari banyak masyarakat di Kabupaten Lebak baik kalangan bawah maupun akademisi. Program yang digagas oleh Gubernur Banten, Andra Soni itu dinilai menjadi solusi ataupun jawaban atas jeritan masyarakat di Bumi Multatuli yang mengeluhkan kondisi jalan rusak.
Program Bang Andra tengah berjalan di dua titik di Kabupaten Lebak. Program ini membangun jalan rusak yang berstatus milik desa maupun pemerintah Kabupaten Lebak.
Baca juga: DPRD Banten Panggil Dinas Pendidikan dan Sekolah soal SPMB SMAN 1 Rangkasbitung
"Hadirnya program tersebut harus diapresiasi apalagi program itu menjadi tanggungjawab provinsi. Artinya Pak Andra Soni itu peduli lalu menyiapkan anggaran untuk membangun jalan yang notabene status jalannya menjadi tanggungjawab desa maupun Kabupaten," kata Iman Sampurna salah satu akademisi di Kabupaten Lebak, Sabtu (9/8/2025).
Menurut Iman, kehadiran Program Bang Andra ini memberikan banyak manfaat untuk masyarakat. Apalagi, belakangan ini kondisi jalan-jalan desa di Bumi Multatuli memang dalam kondisi memprihatinkan.
"Yang harus dilihat dari Program ini asas kebermanfaatannya terlepas itu dibangun di mana, pada proses penganggaran itu melihat kapasitas jalan itu layak atau tidak layak. Lain hal lainnya kalau program Bang Andra ini tidak memenuhi tarif partisipatif, emansipatif ataupun kualitas itu jalan sendiri itu lain ceritanya," tuturnya.
Baca juga: Heboh Orang Tua Murid SD di Lebak Bawa Meja dan Kursi dari Rumah ke Sekolah, Bupati Semprot Disdik
Karena itu, Iman menilai seharusnya pemerintah daerah khususnya Pemerintah Kabupaten Lebak berterimakasih dengan kehadiran Program Bang Andra. Setidaknya pekerjaan rumah mereka dalam menangani kondisi jalan rusak bisa sedikit terbantu.
"Program Bang Andra ini salah satu program yang berani dari Gubernur Banten kita karena mau menyisihkan anggaran untuk pemerintah kabupaten Lebak melalui program Bang Andra nya karena multiplayer efek dari jalan itu menjadi baik akan meningkatkan ekonomi masyarakat, meningkatkan aksesibilitis akses kesehatan, pendidikan tentunya di daerah-daerah yang kondisi jalannya rusak," ujarnya.
Meski demikian, Iman juga tak mempersoalkan adanya kritik terhadap program tersebut. Namun, dia berharap kritik yang dilayangkan bisa berbobot dan berkualitas.
"Soal adanya kritik dari anggota DPRD, secara kritik sah-sah saja cuma dilihat kapasitas nya, kan ada ranah-ranahnya kalau untuk melakukan evaluasi dan pengawasan sebagai anggota DPRD pun program ini kan dari APBD Provinsi ya mungkin yang lebih layak melakukan fungsi pengawasan secara maksimal itu dari DPRD Provinsi," tandasnya.
Program Bang Andra tengah berjalan di dua titik di Kabupaten Lebak. Program ini membangun jalan rusak yang berstatus milik desa maupun pemerintah Kabupaten Lebak.
Baca juga: DPRD Banten Panggil Dinas Pendidikan dan Sekolah soal SPMB SMAN 1 Rangkasbitung
"Hadirnya program tersebut harus diapresiasi apalagi program itu menjadi tanggungjawab provinsi. Artinya Pak Andra Soni itu peduli lalu menyiapkan anggaran untuk membangun jalan yang notabene status jalannya menjadi tanggungjawab desa maupun Kabupaten," kata Iman Sampurna salah satu akademisi di Kabupaten Lebak, Sabtu (9/8/2025).
Menurut Iman, kehadiran Program Bang Andra ini memberikan banyak manfaat untuk masyarakat. Apalagi, belakangan ini kondisi jalan-jalan desa di Bumi Multatuli memang dalam kondisi memprihatinkan.
"Yang harus dilihat dari Program ini asas kebermanfaatannya terlepas itu dibangun di mana, pada proses penganggaran itu melihat kapasitas jalan itu layak atau tidak layak. Lain hal lainnya kalau program Bang Andra ini tidak memenuhi tarif partisipatif, emansipatif ataupun kualitas itu jalan sendiri itu lain ceritanya," tuturnya.
Baca juga: Heboh Orang Tua Murid SD di Lebak Bawa Meja dan Kursi dari Rumah ke Sekolah, Bupati Semprot Disdik
Karena itu, Iman menilai seharusnya pemerintah daerah khususnya Pemerintah Kabupaten Lebak berterimakasih dengan kehadiran Program Bang Andra. Setidaknya pekerjaan rumah mereka dalam menangani kondisi jalan rusak bisa sedikit terbantu.
"Program Bang Andra ini salah satu program yang berani dari Gubernur Banten kita karena mau menyisihkan anggaran untuk pemerintah kabupaten Lebak melalui program Bang Andra nya karena multiplayer efek dari jalan itu menjadi baik akan meningkatkan ekonomi masyarakat, meningkatkan aksesibilitis akses kesehatan, pendidikan tentunya di daerah-daerah yang kondisi jalannya rusak," ujarnya.
Meski demikian, Iman juga tak mempersoalkan adanya kritik terhadap program tersebut. Namun, dia berharap kritik yang dilayangkan bisa berbobot dan berkualitas.
"Soal adanya kritik dari anggota DPRD, secara kritik sah-sah saja cuma dilihat kapasitas nya, kan ada ranah-ranahnya kalau untuk melakukan evaluasi dan pengawasan sebagai anggota DPRD pun program ini kan dari APBD Provinsi ya mungkin yang lebih layak melakukan fungsi pengawasan secara maksimal itu dari DPRD Provinsi," tandasnya.
(shf)
Lihat Juga :