BNPB: Kekeringan Melanda Sejumlah Wilayah di Pulau Jawa

Sabtu, 09 Agustus 2025 - 17:24 WIB
loading...
BNPB: Kekeringan Melanda...
BNPB menyatakan bencana kekeringan melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa, Indonesia pada awal Agustus 2025. Foto/Dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bencana kekeringan melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa, Indonesia pada awal Agustus 2025. Laporan kejadian kekeringan pertama datang dari wilayah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

"BPBD Kabupaten Pemalang mendapat laporan warga di Desa Belik Kecamatan Belik dan Desa Penakir Kecamatan Pulosari kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih akibat sumber mata air berkurang. Akibatnya, sebanyak 667 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 3.766 jiwa terdampak," kata Kepala Pusat Data, Ingornasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari kepada wartawan, Sabtu (9/8/2025).

Baca juga: Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus 2025, BMKG: Berlangsung Lebih Singkat

Menurutnya, petugas BPBD Kabupaten Pemalang melakukan pendistribusian air bersih sebanyak enam tangki atau 35.000 liter air bersih pada Kamis, 7 Agustus 2025 kemarin. Rincian pendistribusian antara lain, sebanyak tiga tangki ke Desa Penakir, dan tiga tangki untuk Desa Belik.



"Kejadian yang sama juga terjadi di Desa Botolinggo, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Memasuki musim kemarau, sumber mata air yang digunakan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mengalami penyusutan bahkan mengering. Akibatnya, sedikitnya 213 KK kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih," tuturnya.

Dia menerangkan, pasca dilakukan pendataan, BPBD Kabupaten Bondowoso menurunkan dua unit truk tangki untuk mendistribusikan air bersih. Sebanyak dua tangki atau 10.000 liter air bersih dibagikan kepada warga terdampak pada Jumat, 8 Agustus 2025 kemarin.

Baca juga: Waspada! 45% Wilayah Indonesia Telah Masuk Musim Kemarau

Selain kekeringan, kata dia, dilaporkan adanya kejadian bencana banjir yang cukup signifikan. Hujan deras mengakibatkan sedikitnya 58 rumah warga Desa Korololama, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah terendam banjir pada Sabtu (9/8/2025) pukul 01.02 WITA.

"Selain rumah warga, banjir juga merendam satu fasilitas pendidikan dengan Tinggi Muka Air (TMA) 30 hingga 50 sentimeter. BPBD Kabupaten Morowali Utara segera berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk melakukan pemantauan dan asesmen ke lokasi terdampak banjir," jelasnya.

Dia mengungkap, hingga Sabtu pagi, hujan masih mengguyur dan sebagian rumah warga masih tergenang banjir. Tidak ada informasi warga yang mengungsi, namun petugas meminta warga bersiaga jika sewaktu-waktu air kembali naik. Petugas juga mengimbau warga mematikan aliran listrik untuk sementara hingga kondisi kondusif, serta memantau informasi cuaca dari instansi terkait.

"Merespons banyaknya laporan kejadian kekeringan dari berbagai daerah yang tidak jarang memicu juga bencana kebakaran hutan dan lahan, BNPB mendorong pendistribusian air bersih menggunakan mobil tangki air, pembuatan sumur bor dalam, hingga melaksanakan operasi modifikasi cuaca," katanya.

Dia menambahkan, pemerintah daerah diimbau untuk membangun infrastruktur seperti sumur resapan air, waduk hingga embung. Di sisi lain, kesadaran masyarakat tentang pentingnya konservasi air dan tata cara pengelolaan air bersih yang bijak juga harus ditingkatkan.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMKG Catat 10 Daerah...
BMKG Catat 10 Daerah dengan Suhu Harian Tertinggi, Makassar Sentuh 35,5 Derajat Celsius
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
Antisipasi Kebakaran...
Antisipasi Kebakaran Lahan, Wilmar Tingkatkan Kesiagaan dan Kolaborasi Antarlembaga
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Berhasil Dipadamkan 45 Persen di Hari ke-7 Penanganan
2 Wilayah Dilanda Karhutla,...
2 Wilayah Dilanda Karhutla, BNPB Catat Banjarbaru Terparah dengan 3,7 Hektare Terbakar
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
Inggris vs Norwegia:...
Inggris vs Norwegia: Cuaca Jadi Musuh Utama
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
Rekomendasi
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dialihkan dari Polri ke Kejaksaan, Kapuspenkum: Bentuk Kolaborasi
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
GIIAS 2026 Digelar 30...
GIIAS 2026 Digelar 30 Juli–9 Agustus, Diklaim Terbesar di Asia Tenggara!
Berita Terkini
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
Jakarta Fair 2026 Ditutup,...
Jakarta Fair 2026 Ditutup, Pecahkan Rekor Transaksi Rp8,6 Triliun
Ini Motif Pelaku Kirim...
Ini Motif Pelaku Kirim Ancaman Bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel
Bus Sekolah Gratis Disabilitas...
Bus Sekolah Gratis Disabilitas Pemkot Tangsel Dapat Sambutan Positif dari Orang Tua
Kecelakaan Maut Tewaskan...
Kecelakaan Maut Tewaskan 12 Orang di Pantura Indramayu, DPR: Pikap Angkut Penumpang Itu Ilegal!
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved