Viral Pria Bersitegang dan Diduga Bawa Pistol di Pondok Aren, Ini Faktanya
Jum'at, 08 Agustus 2025 - 17:26 WIB
loading...
Viral di media sosial adanya perselisihan antar pengendara kendaraan bermotor di kawasan Jalan Jombang Raya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Foto/Ilustrasi/Dok.SindoNews
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Viral di media sosial adanya perselisihan antar pengendara kendaraan bermotor di kawasan Jalan Jombang Raya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Peristiwa keributan di jalanan itu disebutkan terjadi pada Kamis (31/7/2025) lalu.
Dalam video tersebut, pria yang mengenakan kaus lengan pendek dan celana pendek warna hitam tampak naik pitam ke perekam video. Pria itu mengaku dirinya aparat dan memiliki pistol.
Baca juga: Dipergoki Warga, Maling Motor Todongkan Pistol di Bekasi
"Pegang pistol ya, pegang pistol," ujar perekam video kepada pria berkaus hitam itu. "Iya, saya aparat," jawab pria tersebut.
Kemudian, perekam video mengarahkan kamera ponsel ke wajah pria tersebut. "Waduh, liat mukanya," kata pemilik video.
"Terus mau apa kamu?" jawab pria itu. Kemudian, perekam video mengarahkan kamera ponsel ke wajah pria tersebut.
"Parkir di tengah jalan ya," kata perekam video sambil menyorot sebuah mobil warna hitam yang terparkir di pinggir jalan.
Baca juga: Jengkel Ditegur, Bos Cafe Ancam Bunuh Warga dan Todongkan Pistol
“Emang kenapa di tengah jalan?" balas sang pria seraya memukul ponsel pemilik video.
Terpisah, Kapolsek Pondok Aren, Kompol Anne Rose Asrippina mengatakan pihaknya telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk mendapatkan keterangan yang lebih jelas.
"Dari hasil penyelidikan kami, diperoleh identitas awal kedua pihak yang terlibat, masing-masing berinisial MR (24), yang juga merupakan perekam video, serta S (61) pemilik kendaraan jenis Mitsubishi Pajero Sport adalah SUV," kata Anne, Jumat (8/8/2025).
Anne menjelaskan penyebab awal perselisihan diduga karena S sedikit mengambil badan jalan, sehingga menghalangi jalur yang sempit dan memicu ketegangan. Setelah dilakukan pemanggilan terhadap kedua belah pihak, Polsek Pondok Aren memfasilitasi mediasi guna mencari solusi damai.
Sementara itu, terkait adanya dugaan kepemilikan senjata api (senpi), dia menuturkan senjata tersebut adalah senjata dinas.
"Dari hasil penyelidikan, kami memastikan bahwa senpi yang dibawa adalah senjata dinas. Saudara S saat ini berdinas di Kejaksaan Agung Republik Indonesia," ujar dia.
Dia menambahkan, kedua belah pihak telah bersepakat untuk menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan.
"Alhamdulillah, pada malam hari ini, kedua belah pihak telah sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini secara musyawarah, mufakat, dan kekeluargaan," pungkasnya.
Dalam video tersebut, pria yang mengenakan kaus lengan pendek dan celana pendek warna hitam tampak naik pitam ke perekam video. Pria itu mengaku dirinya aparat dan memiliki pistol.
Baca juga: Dipergoki Warga, Maling Motor Todongkan Pistol di Bekasi
"Pegang pistol ya, pegang pistol," ujar perekam video kepada pria berkaus hitam itu. "Iya, saya aparat," jawab pria tersebut.
Kemudian, perekam video mengarahkan kamera ponsel ke wajah pria tersebut. "Waduh, liat mukanya," kata pemilik video.
"Terus mau apa kamu?" jawab pria itu. Kemudian, perekam video mengarahkan kamera ponsel ke wajah pria tersebut.
"Parkir di tengah jalan ya," kata perekam video sambil menyorot sebuah mobil warna hitam yang terparkir di pinggir jalan.
Baca juga: Jengkel Ditegur, Bos Cafe Ancam Bunuh Warga dan Todongkan Pistol
“Emang kenapa di tengah jalan?" balas sang pria seraya memukul ponsel pemilik video.
Terpisah, Kapolsek Pondok Aren, Kompol Anne Rose Asrippina mengatakan pihaknya telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk mendapatkan keterangan yang lebih jelas.
"Dari hasil penyelidikan kami, diperoleh identitas awal kedua pihak yang terlibat, masing-masing berinisial MR (24), yang juga merupakan perekam video, serta S (61) pemilik kendaraan jenis Mitsubishi Pajero Sport adalah SUV," kata Anne, Jumat (8/8/2025).
Anne menjelaskan penyebab awal perselisihan diduga karena S sedikit mengambil badan jalan, sehingga menghalangi jalur yang sempit dan memicu ketegangan. Setelah dilakukan pemanggilan terhadap kedua belah pihak, Polsek Pondok Aren memfasilitasi mediasi guna mencari solusi damai.
Sementara itu, terkait adanya dugaan kepemilikan senjata api (senpi), dia menuturkan senjata tersebut adalah senjata dinas.
"Dari hasil penyelidikan, kami memastikan bahwa senpi yang dibawa adalah senjata dinas. Saudara S saat ini berdinas di Kejaksaan Agung Republik Indonesia," ujar dia.
Dia menambahkan, kedua belah pihak telah bersepakat untuk menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan.
"Alhamdulillah, pada malam hari ini, kedua belah pihak telah sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini secara musyawarah, mufakat, dan kekeluargaan," pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :