Pondok Indah Digeruduk Massa, Sahroni: Ingat, Kita Ini Negara Hukum, Bukan Negara Preman

Kamis, 07 Agustus 2025 - 20:22 WIB
loading...
Pondok Indah Digeruduk...
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni buka suara merespons aksi massa geruduk kawasan Pondok Indah Golf, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Rabu (6/8/2025). Foto/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni buka suara merespons aksi massa geruduk kawasan Pondok Indah Golf, Kebayoran Lama , Jakarta Selatan pada Rabu (6/8/2025). Sahroni menyebut jika ada pihak yang merasa memiliki konflik pertanahan, untuk bisa menempuh proses hukum sesuai aturan.

“Saya kira kalau memang betul ada konflik pertanahan, ada klaim-klaim kepemilikan, ya tempuhlah mekanisme yang berlaku. Bisa lapor ke Kementerian ATR/BPN, atau bawa ke pengadilan, kita kan punya sistem hukum,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Kamis (7/8/2025).

“Jangan langsung main geruduk-geruduk, apalagi menekan pakai ormas, preman ini jelas menyalahi aturan. Dan sebagai Ketua Panja Penegakan Hukum Mafia Tanah, saya tidak akan membiarkan hal seperti ini terjadi begitu saja, pasti akan kita tindak dan berantas,” sambungnya.

Baca juga: Premanisme Ganggu Investor, Wamen Investasi: Teman-teman Kapolda Cerita Jauh Menurun



Sahroni menilai aksi yang dilakukan dengan mendatangi langsung kawasan sebagai langkah yang tidak tepat dan justru berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.

“Aksi seperti ini jelas aktivitas mafia tanah, yang suka pakai ormas, geruduk, lalu mengintimidasi. Ingat bahwa negara kita ini negara hukum, bukan negara preman. Punya aturan dan mekanisme yang jelas. Jadi polisi juga harus berantas aksi seperti ini, dan kami di Komisi III akan selalu pantau,” pungkas Sahroni.

Diketahui, penggerudukan tersebut viral di media sosial. Polisi memastikan, penggerudukan tersebut hanyalah aksi demo yang kaitannya dengan sengketa tanah.

"Ada ahli waris yang mengaku punya sebagian tanah di Pondok Indah. Ahli Waris mendatangkan massa untuk unjuk rasa," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly pada wartawan, Rabu (6/8/2025).

Dia menuturkan, pihak ahli waris mendatangkan massa untuk melakukan demo karena mengaku hak tanahnya belum dibayarkan. Mengantisipasi aksi demo tersebut, polisi lantas mengerahkan personelnya guna pengamanan.

"(Pengerahan personel Polri) Kan bentuk pelayanan Polri dan pengamanan untuk memberikan rasa aman kepada warga masyarakat karena massa pengunjuk rasa kan banyak," tuturnya.

Dia memastikan, tak ada aksi bentrok atau kerusuhan dalam aksi demo tersebut sebagaimana viral di media sosial. Pengerahan personel kepolisian untuk pengamanan juga sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat demo memberikan rasa aman.

"Hoax itu (soal kerusuhan). Aman terkendali. Pengunjuk rasa kan melakukan orasi. Tidak ada ribut atau bentrok. Aman terkendali," tandasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Gus Falah Desak Bandar...
Gus Falah Desak Bandar Judi Berkedok Game Center Ditindak Maksimal Sesuai KUHP Baru
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pungli Pengendara di Jakbar Biar Gak Menjamur!
KPK Cecar Anggota DPR...
KPK Cecar Anggota DPR Nabil Husein soal Aliran Uang Produksi Batu Bara
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Rekomendasi
Purbaya dan Kepala BGN...
Purbaya dan Kepala BGN Dijadwalkan Bertemu Hari Ini, Bedah Anggaran?
10 Rahasia Puasa Asyura...
10 Rahasia Puasa Asyura yang Jarang Diketahui, Nomor 1 Sangat Istimewa
Jaksa Ungkap Nama Samaran...
Jaksa Ungkap Nama Samaran Hery Susanto, Ada John Lennon 07 hingga Komandante
Berita Terkini
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Halte Transjakarta Tebet...
Halte Transjakarta Tebet Eco Park Tetap Beroperasi usai Ditabrak Truk
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved