Dukung Pengurangan Emisi Karbon, Jababeka Targetkan Tanam 100.000 Mangrove

Senin, 04 Agustus 2025 - 21:34 WIB
loading...
Dukung Pengurangan Emisi...
Melalui program tahunan Jababeka Ecoweek 2025, Jababeka kembali melakukan penanaman mangrove di Pantai Bahagia, Muara Gembong, Bekasi. Foto/Dok. SindoNews
A A A
BEKASI - PT Jababeka Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kawasan industri yang produktif secara ekonomi dan berkelanjutan secara sosial maupun ekologis. Melalui program tahunan Jababeka Ecoweek 2025, Jababeka kembali menggandeng berbagai pihak untuk mendorong aksi kolektif dalam menjaga lingkungan dan memberdayakan masyarakat di sekitar kawasan Industri Jababeka.

Tahun lalu, kegiatan Jababeka Ecoweek 2024 berhasil merealisasikan penanaman 50.000 bibit pohon mangrove jenis Rhizophora secara bertahap di Pantai Bahagia. Hal ini sebagai bentuk perlindungan pesisir dari abrasi, banjir rob, serta penciptaan green belt yang mendukung kualitas lingkungan dan mitigasi perubahan iklim.

Melanjutkan lokasi yang sama dengan tahun sebelumnya, penanaman mangrove tahun ini kembali difokuskan di Pantai Bahagia, Muara Gembong, namun dengan skala kolaborasi dan target penyerapan karbon yang lebih besar. Dengan tema Green Coasts, Stronger Future: Empowering Communities through Mangrove Conservation, kegiatan tahun ini bertujuan memperkuat green belt pesisir sebagai pelindung alami dari abrasi, peredam angin kencang, serta benteng terhadap dampak perubahan iklim. Baca juga: Prabowo: Indonesia Berpeluang Jadi Negara Pertama Nol Emisi Karbon

Inisiatif ini juga mendukung target nasional Indonesia Carbon Neutral 2060. Sebuah komitmen pemerintah untuk mencapai keseimbangan antara emisi karbon yang dilepaskan dan yang diserap oleh ekosistem pada tahun 2060 demi mengatasi krisis iklim dan menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

Direktur PT Jababeka Infrastruktur Vega Violetta mengatakan, penanaman mangrove ini bukan sekadar seremoni tahunan, tapi merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun kawasan industri yang resilien terhadap perubahan iklim. Jababeka ingin membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan bisa berjalan beriringan. ”Melalui kolaborasi dengan para tenant, komunitas lokal, dan pemerintah, kami berharap green belt pesisir yang kami bangun ini bisa menjadi warisan ekologis yang melindungi wilayah pesisir sekaligus memberdayakan masyarakat,” katanya dalam siaran pers, Senin (4/8/2025).

Sebagai bagian dari rangkaian Jababeka Ecoweek 2025, Jababeka menggandeng Preserve Foundation. Sebuah komunitas peduli lingkungan yang dibentuk mahasiswa aktif President University untuk menghadirkan dua program yang melibatkan peran generasi muda dalam isu lingkungan.

Kegiatan tersebut meliputi penanaman 1.000 pohon di kawasan Jababeka Botanical Garden pada 20 Juni 2025, serta seminar bertajuk Exploration in Environment for Better Future pada 22 Juli 2025. Seminar ini menjadi forum kolaboratif yang mempertemukan mahasiswa, komunitas, dan praktisi lingkungan untuk berbagi wawasan dan mendorong aksi nyata demi keberlanjutan.

Tahun ini Preserve Foundation turut menghadiri Seremonial Penanaman Mangrove Jababeka Ecoweek 2025. Preserve Foundation menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini yang memiliki arti penting tidak hanya sebagai upaya pelestarian lingkungan. Tetapi juga sebagai kontribusi nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir serta habitat alami fauna domestik.

Ketua Preserve Foundation I Gusti Ngurah P. Prayata Anom (Pray) mengatakan, Preserve Foundation melihat potensi besar dari hutan mangrove sebagai penopang ekonomi kreatif berbasis pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif. Mereka berkomitmen terus menjalin kolaborasi strategis bersama Jababeka dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mengembangkan peran aktif generasi muda sebagai agen perubahan lingkungan.

Penanaman mangrove kali ini melibatkan lebih dari 15 tenant di kawasan industri Jababeka. Jenis tanaman yang ditanam adalah Rhizophora sp., yang memiliki kemampuan menyerap karbon dan logam berat, serta menjaga kualitas air dan ekosistem pesisir.

Keseluruhan pohon mangrove yang tertanam, terhitung telah mampu menyerap karbon hingga 200 ton CO₂e per tahun. Jababeka sendiri menargetkan program ini mampu menyumbang penyerapan karbon hingga lebih dari 400 ton CO₂e per tahun.

Tak hanya melibatkan tenant, kegiatan ini juga menggandeng masyarakat pesisir, terutama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) binaan Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi. Selain penanaman, masyarakat juga diberdayakan untuk mengembangkan produk ekonomi kreatif berbasis mangrove, seperti kerajinan tangan dan pangan olahan. Baca juga: Jababeka Targetkan Tanam 50.000 Mangrove di Muaragembong

Selain Jababeka Ecoweek, berbagai inisiatif sosial lainnya turut dijalankan. Seperti Gerakan Sehat Atasi Stunting (GETAS) dan Jababeka Scholarship Program, yang menyasar perbaikan gizi anak serta akses pendidikan untuk keluarga prasejahtera di sekitar kawasan Industri Jababeka.

Melalui rangkaian program ini, Jababeka menegaskan dirinya bukan hanya sebagai pionir kawasan industri modern, tetapi juga sebagai katalisator transformasi hijau di Indonesia. Komitmen terhadap kolaborasi, keberlanjutan, dan pemberdayaan menjadi landasan utama dalam menciptakan ekosistem industri yang adaptif terhadap masa depan.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
Masyarakat Diimbau Jaga...
Masyarakat Diimbau Jaga Jarak Aman 3 Meter dari Jaringan dan Instalasi Listrik
Hasil Autopsi Ungkap...
Hasil Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Tusukan
Kolaborasi MNC Peduli...
Kolaborasi MNC Peduli - Next Hotel Yogyakarta Tanam Mangrove di Pantai Baros Dukung Kelestarian Ekosistem Pesisir
MNC Peduli Bersama Next...
MNC Peduli Bersama Next Hotel Yogyakarta Tanam 100 Mangrove di Pantai Baros Bantul
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Tong Sampah Jadi Media...
Tong Sampah Jadi Media Seni untuk Gaungkan Edukasi Lingkungan
Rekomendasi
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral Indonesia–Jerman
Rumah Anisa Rahma 80...
Rumah Anisa Rahma 80 Persen Terbakar, Ruang Berisi 3.500 Al-Quran Tetap Utuh
Gol Dramatis Amad Diallo...
Gol Dramatis Amad Diallo Antar Pantai Gading Tundukkan Ekuador
Berita Terkini
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Ini Titik Demo Mahasiswa,...
Ini Titik Demo Mahasiswa, 5.955 Personel Kepolisian Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved