Tragis! 2 Bocah Tewas di Pantai Sigandu Batang, Ibu Coba Bunuh Diri
Kamis, 31 Juli 2025 - 16:11 WIB
loading...
Petugas mengevakuasi 2 bocah tewas mengenaskan di Pantai Sigandu, Batang, Jawa Tengah, Rabu (31/7/2025). Foto: iNews/Suryono Sukarno
A
A
A
BATANG - Dua bocah ditemukan tewas mengenaskan di Pantai Sigandu, Batang, Jawa Tengah, Rabu (31/7/2025). Sang ibu, Vivit Margiasih alias Pipit (31) diamankan polisi karena diduga hendak bunuh diri.
Satreskrim Polres Batang bakal membawa Pipit untuk dilakukan pemeriksaan kejiwaan. Polisi tengah mendalami motif di balik tragedi memilukan ini.
Baca juga: Tragis! 2 Bocah Tewas Terseret Banjir Kali Lamong
Dua bocah tewas yakni Hafiza Lathifatus Zahra (6) dan Hana Hasina (3) yang merupakan putri Pipit. Pipit bekerja sebagai staf di sebuah rumah sakit di Pekajangan, Pekalongan.
Ibu korban ditemukan dalam kondisi linglung di sebuah toilet portabel di sekitar pantai. Polisi langsung membawanya untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Kakek korban, Tuhri mengaku terkejut dan syok atas kejadian ini. Sepengetahuan dia, tidak ada masalah dalam rumah tangga anaknya.
“Pipit dikenal sebagai pribadi pendiam dan tidak pernah bepergian sendiri membawa anak-anaknya,” ujar Tuhri di rumahnya Desa Kaliwareng, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang.
Kepala Desa Kaliwareng Saparudin prihatin dan tak menyangka dua bocah ditemukan tewas di Pantai Sigandu. Dia berharap masalah ini segera ada kejelasan.
Kasat Reskrim Polres Batang AKP Imam Muhtadi mengungkapkan masih mendalami motif di balik peristiwa tragis ini. Dari pengakuan sementara, Pipit berniat mengakhiri hidup bersama 2 anaknya.
Menurut keterangan polisi, Pipit berjalan ke tengah laut sambil menggendong 2 anaknya. Namun, gelombang laut memisahkan mereka. Pipit terseret kembali ke pantai dan bersembunyi di toilet portabel.
Saat ditemukan, Pipit terlihat depresi dan linglung. “Untuk memastikan motif dan kondisi kejiwaan pelaku, kami akan melakukan pemeriksaan lanjutan serta menunggu hasil autopsi kedua korban,” kata Imam.
Satreskrim Polres Batang bakal membawa Pipit untuk dilakukan pemeriksaan kejiwaan. Polisi tengah mendalami motif di balik tragedi memilukan ini.
Baca juga: Tragis! 2 Bocah Tewas Terseret Banjir Kali Lamong
Dua bocah tewas yakni Hafiza Lathifatus Zahra (6) dan Hana Hasina (3) yang merupakan putri Pipit. Pipit bekerja sebagai staf di sebuah rumah sakit di Pekajangan, Pekalongan.
Ibu korban ditemukan dalam kondisi linglung di sebuah toilet portabel di sekitar pantai. Polisi langsung membawanya untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Kakek korban, Tuhri mengaku terkejut dan syok atas kejadian ini. Sepengetahuan dia, tidak ada masalah dalam rumah tangga anaknya.
“Pipit dikenal sebagai pribadi pendiam dan tidak pernah bepergian sendiri membawa anak-anaknya,” ujar Tuhri di rumahnya Desa Kaliwareng, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang.
Kepala Desa Kaliwareng Saparudin prihatin dan tak menyangka dua bocah ditemukan tewas di Pantai Sigandu. Dia berharap masalah ini segera ada kejelasan.
Kasat Reskrim Polres Batang AKP Imam Muhtadi mengungkapkan masih mendalami motif di balik peristiwa tragis ini. Dari pengakuan sementara, Pipit berniat mengakhiri hidup bersama 2 anaknya.
Menurut keterangan polisi, Pipit berjalan ke tengah laut sambil menggendong 2 anaknya. Namun, gelombang laut memisahkan mereka. Pipit terseret kembali ke pantai dan bersembunyi di toilet portabel.
Saat ditemukan, Pipit terlihat depresi dan linglung. “Untuk memastikan motif dan kondisi kejiwaan pelaku, kami akan melakukan pemeriksaan lanjutan serta menunggu hasil autopsi kedua korban,” kata Imam.
(jon)
Lihat Juga :