24 Saksi Diperiksa terkait Kasus Kematian Arya Daru: Istri hingga Lingkungan Kos
Selasa, 29 Juli 2025 - 07:31 WIB
loading...
Polisi masih mendalami kasus kematian Arya Daru Pangayunan atau ADP (39), diplomat Kementerian Luar Negeri yang ditemukan tewas terlilit lakban di kamar kosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Foto/CCTV
A
A
A
JAKARTA - Polisi masih mendalami kasus kematian Arya Daru Pangayunan atau ADP (39), diplomat Kementerian Luar Negeri yang ditemukan tewas terlilit lakban di kamar kosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Hingga saat ini, total 24 saksi sudah diperiksa terkait kasus tersebut.
“Ada 24 saksi sudah diperiksa,” kata Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak Selasa (29/7/2025).
Reonald merincikan, dari puluhan saksi tersebut ada penjaga kos yang diketahui pihak pertama kali menemukan korban tewas. Selanjutnya, istri korban juga turut diperiksa.
Baca juga: Kompolnas Ungkap Penyebab Pengusutan Kematian Diplomat Kemlu Makan Waktu Lama
"Enam orang dari tempat tinggal korban (termasuk penjaga kos). Satu orang dari keluarga (istri)," ujar dia.
Tak sampai di situ, polisi juga memeriksa teman korban dari lingkungan kerja hingga enam orang saksi ahli. “Tujuh orang dari tempat lingkungan kerja. Empat saksi lainnya yang berhubungan dengan korban, termasuk sopir taksi, dokter rawat jalan. Enam orang saksi ahli,” jelas dia.
Hal itu disampaikan Komisioner Kompolnas Choirul Anam atau Cak Anam setelah mengikuti evaluasi penyelidikan di Mapolda Metro Jaya, Senin (28/7/2025).
"Hari ini peristiwanya kemarin terang, dan tadi semakin terang. Nah, habis itu penyebab kematiannya juga udah jelas," kata Cak Anam kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (28/7/2025).
Dalam pertemuan evaluasi itu, kata Anam, selain penyidik, turut dihadiri dari unsur eksternal seperti Komnas HAM, Kemenlu hingga pihak kedokteran. Meski begitu, Cak Anam belum memerinci penyebab kematian korban tersebut. Ia mengungkapkan, hal itu akan disampaikan oleh Polda Metro Jaya.
Sementara itu, dalam kegiatan evaluasi tadi, ia menjelaskan pihak Polda Metro Jaya memaparkan rangkaian penyelidikan dari awal hingga hari ini. Kegiatan korban yang terekam CCTV juga dijelaskan hingga akhirnya ditemukan tewas.
“Ada 24 saksi sudah diperiksa,” kata Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak Selasa (29/7/2025).
Reonald merincikan, dari puluhan saksi tersebut ada penjaga kos yang diketahui pihak pertama kali menemukan korban tewas. Selanjutnya, istri korban juga turut diperiksa.
Baca juga: Kompolnas Ungkap Penyebab Pengusutan Kematian Diplomat Kemlu Makan Waktu Lama
"Enam orang dari tempat tinggal korban (termasuk penjaga kos). Satu orang dari keluarga (istri)," ujar dia.
Tak sampai di situ, polisi juga memeriksa teman korban dari lingkungan kerja hingga enam orang saksi ahli. “Tujuh orang dari tempat lingkungan kerja. Empat saksi lainnya yang berhubungan dengan korban, termasuk sopir taksi, dokter rawat jalan. Enam orang saksi ahli,” jelas dia.
Penyebab Kematian Makin Jelas
Sebelumnya, Kompolnas menyebutkan kasus kematian Arya Daru Pangayunan atau ADP (39) sudah terang. Penyebab kematian pun sudah semakin jelas.Hal itu disampaikan Komisioner Kompolnas Choirul Anam atau Cak Anam setelah mengikuti evaluasi penyelidikan di Mapolda Metro Jaya, Senin (28/7/2025).
"Hari ini peristiwanya kemarin terang, dan tadi semakin terang. Nah, habis itu penyebab kematiannya juga udah jelas," kata Cak Anam kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (28/7/2025).
Dalam pertemuan evaluasi itu, kata Anam, selain penyidik, turut dihadiri dari unsur eksternal seperti Komnas HAM, Kemenlu hingga pihak kedokteran. Meski begitu, Cak Anam belum memerinci penyebab kematian korban tersebut. Ia mengungkapkan, hal itu akan disampaikan oleh Polda Metro Jaya.
Sementara itu, dalam kegiatan evaluasi tadi, ia menjelaskan pihak Polda Metro Jaya memaparkan rangkaian penyelidikan dari awal hingga hari ini. Kegiatan korban yang terekam CCTV juga dijelaskan hingga akhirnya ditemukan tewas.
(rca)
Lihat Juga :