Gelar Perkara Tewasnya Diplomat Arya Daru Pangayunan, Kompolnas: Penyebab Kematiannya Sudah Jelas!
Senin, 28 Juli 2025 - 16:54 WIB
loading...
Komisioner Kompolnas, Choirul Anam atau Cak Anam menjelaskan gelar perkara kasus tewasnya diplomat Arya Daru Pangayunan (39) yang ditemukan terlilit plastik dan lakban. Foto/SINDONEWS TV
A
A
A
JAKARTA - Gelar perkara kasus tewasnya Diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Arya Daru Pangayunan (39) yang ditemukan terlilit plastik dan lakban warna kuning digelar Polda Metro Jaya pada Senin (28/7/2025). Komisioner Kompolnas Mohammad Choirul Anam menjelaskan sejumlah temuan dalam gelar perkara. Penyebab kematiannya pun sudah jelas.
Choirul Anam atau Cak Anam menjelaskan perkembangan terbaru tersebut setelah mengikuti evaluasi penyelidikan di Mapolda Metro Jaya oada hari ini, Senin (28/7/2025).
Baca juga: Isi Chat di Ponsel Diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan yang Tewas Terlilit Lakban Terungkap
"Hari ini peristiwanya kemarin terang, dan tadi semakin terang. Nah, habis itu penyebab kematiannya juga udah jelas," kata Cak Anam kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (28/7/2025).
Dalam pertemuan evaluasi itu, kata Anam, selain penyidik, turut dihadiri dari unsur eksternal seperti Komnas HAM, Kemenlu hingga pihak kedokteran. Meski begitu, Cak Anam belum memerinci penyebab kematian korban tersebut. Ia mengungkapkan, hal itu akan disampaikan oleh Polda Metro Jaya.
Sementara itu, dalam kegiatan evaluasi tadi, ia menjelaskan pihak Polda Metro Jaya memaparkan rangkaian penyelidikan dari awal hingga hari ini. Kegiatan korban yang terekam CCTV juga dijelaskan hingga akhirnya ditemukan tewas.
"Itu semua dicek dan salah satu yang paling penting begini, disandingkan antara komunikasi WA dengan time frame yang ada di CCTV. Itu memiliki logika mendasar atas peristiwa yang sangat kuat," ujar dia.
Tak hanya itu, tim kedokteran yang hadir dalam evaluasi juga memaparkan hasil autopsi korban. Dokter menjelaskan penyebab sejumlah luka pada tubuh korban.
Baca juga: Tas Diplomat Arya Daru Pangayunan Ditemukan di Gedung Kemlu, Terungkap Isinya...
"Tadi kami dijelaskan oleh dokter forensik, di mana tubuh itu menandakan apa, itu dijelaskan, mana yang memar, mana yang lebam, kurang lebih memarnya kenapa, lebamnya kenapa itu dijelaskan," tuturnya.
Lebih lanjut turut dipaparkan hasil laboratorium digital forensik dari barang elektronik korban. Cak Anam menyebut banyak temuan yang membuat kasus tersebut semakin terang.
"Dari rekam jejak digital, banyak variasi yang akhirnya ditemukan dan didalami dan ditemukan. Kemudian dari segi autopsi, banyak item autopsi yang semakin lama semakin dibuka lebih terang dan lebih kompleks," jelas dia.
Sebagai informasi, korban Arya Daru Pangayunan atau ADP (39) ditemukan pertama kali pada Selasa (8/7/2025) pukul 08.30 pagi. Ia ditemukan tewas dengan kondisi terlilit lakban.
Choirul Anam atau Cak Anam menjelaskan perkembangan terbaru tersebut setelah mengikuti evaluasi penyelidikan di Mapolda Metro Jaya oada hari ini, Senin (28/7/2025).
Baca juga: Isi Chat di Ponsel Diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan yang Tewas Terlilit Lakban Terungkap
"Hari ini peristiwanya kemarin terang, dan tadi semakin terang. Nah, habis itu penyebab kematiannya juga udah jelas," kata Cak Anam kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (28/7/2025).
Dalam pertemuan evaluasi itu, kata Anam, selain penyidik, turut dihadiri dari unsur eksternal seperti Komnas HAM, Kemenlu hingga pihak kedokteran. Meski begitu, Cak Anam belum memerinci penyebab kematian korban tersebut. Ia mengungkapkan, hal itu akan disampaikan oleh Polda Metro Jaya.
Sementara itu, dalam kegiatan evaluasi tadi, ia menjelaskan pihak Polda Metro Jaya memaparkan rangkaian penyelidikan dari awal hingga hari ini. Kegiatan korban yang terekam CCTV juga dijelaskan hingga akhirnya ditemukan tewas.
"Itu semua dicek dan salah satu yang paling penting begini, disandingkan antara komunikasi WA dengan time frame yang ada di CCTV. Itu memiliki logika mendasar atas peristiwa yang sangat kuat," ujar dia.
Tak hanya itu, tim kedokteran yang hadir dalam evaluasi juga memaparkan hasil autopsi korban. Dokter menjelaskan penyebab sejumlah luka pada tubuh korban.
Baca juga: Tas Diplomat Arya Daru Pangayunan Ditemukan di Gedung Kemlu, Terungkap Isinya...
"Tadi kami dijelaskan oleh dokter forensik, di mana tubuh itu menandakan apa, itu dijelaskan, mana yang memar, mana yang lebam, kurang lebih memarnya kenapa, lebamnya kenapa itu dijelaskan," tuturnya.
Lebih lanjut turut dipaparkan hasil laboratorium digital forensik dari barang elektronik korban. Cak Anam menyebut banyak temuan yang membuat kasus tersebut semakin terang.
"Dari rekam jejak digital, banyak variasi yang akhirnya ditemukan dan didalami dan ditemukan. Kemudian dari segi autopsi, banyak item autopsi yang semakin lama semakin dibuka lebih terang dan lebih kompleks," jelas dia.
Sebagai informasi, korban Arya Daru Pangayunan atau ADP (39) ditemukan pertama kali pada Selasa (8/7/2025) pukul 08.30 pagi. Ia ditemukan tewas dengan kondisi terlilit lakban.
(shf)
Lihat Juga :