GP Ansor Groundbreaking Kantor BUMA Kepri, Addin: Galakkan Ekonomi Perbatasan
Senin, 28 Juli 2025 - 16:00 WIB
loading...
GP Ansor groundbreaking kantor BUMA di atas lahan seluas 1 hektare di wilayah Nongsa, Batam, Kepulauan Riau. Langkah ini penting untuk menggalakkan ekonomi di wilayah perbatasan. Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
BATAM - GP Ansor melakukan groundbreaking kantor Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) di atas lahan seluas 1 hektare di wilayah Nongsa, Batu Besar, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).Berada di daerah perbatasan, Kepri menjadi provinsi strategis Indonesia. Tidak hanya pada aspek keamanan, akan tetapi juga di aspek ekonomi.
“Groundbreaking Kantor BUMA Kepulauan Riau, adalah langkah penting untuk menggalakkan ekonomi di wilayahperbatasan . Aktivisme kader bisa lebih giat lagi di aspek ekonomi, sehingga memberikan kontribusi positif dan produktif bagi daerah,” kata Addin di sela-sela proses Peletakan Batu Pertama PW GP Ansor Kepri, baru-baru ini. Baca juga: Kolaborasi GP Ansor-Indomaret, Addin: Akselerasi Menuju Kelas Menengah Baru
Di Kepri terdapat kawasan ekonomi khusus seperti yang ada di Pulau Bintan dan Pulau Tanjung Suah. Dua daerah tersebut mengolah mineral strategis seperti bauksit dan aluminium. Lalu, sebagai pusat elektronik dan gateway port modern.
“Maka BUMA Kepri harus diarahkan ke sektor mineral dan pusat elektronik hingga logistik. Sehingga ekonomi kader bergerak lebih cepat berkembang,” tambahnya.
Gedung tersebut nantinya selain dimanfaatkan BUMA, juga di dalamnya terdapat kantor Pusdiklat Ansor terpadu. "Pengembangan bisnis iya, SDM juga iya," lanjutnya.
Di dalam Inaugurasi PW Ansor Kepri, Addin kembali menegaskan 4 pilar program yang bisa mengintegrasikan seluruh program organisasi. Pilar program terdiri dari Bisnis Ekonomi, Inovasi Teknologi dan Media, Sumber Daya Manusia dan Anak Muda, atau karib disebut BISA.
“Juga ada yang menjadi program nasional Ansor di bidang ritel. Dari hal terkecil ada Warung BUMA, BUMA Mini Market, dan terakhir kolaborasi Indomaret. Ke depan, 4 sampai 5 tahun, kita ingin melihat wajah-wajah kesejahteraan ekonomi kader dan kemandirian organisasi,” tandasnya. Baca juga: Wakil PM Malaysia Bersama Menko Polkam Bahas Wilayah Perbatasan hingga Terorisme
Dalam kesempatan sama, Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura menekankan peran penting Ansor menjaga kedaulatan negara dan turut andil dalam pembangunan daerah. “GP Ansor menjadi benteng kedaulatan, sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan yang berwawasan religius, moderat dan berwawasan kebangsaan,” ungkapnya.
Ketua PW GP Ansor Kepri Sumarno Gareng siap menjadikan kader Ansor sebagai lokomotif pembangunan ekonomi umat. “Kita siap menjadi lokomotif dari sistem pembangunan ekonomi di Kepulauan Riau,” tuturnya.
“Groundbreaking Kantor BUMA Kepulauan Riau, adalah langkah penting untuk menggalakkan ekonomi di wilayahperbatasan . Aktivisme kader bisa lebih giat lagi di aspek ekonomi, sehingga memberikan kontribusi positif dan produktif bagi daerah,” kata Addin di sela-sela proses Peletakan Batu Pertama PW GP Ansor Kepri, baru-baru ini. Baca juga: Kolaborasi GP Ansor-Indomaret, Addin: Akselerasi Menuju Kelas Menengah Baru
Di Kepri terdapat kawasan ekonomi khusus seperti yang ada di Pulau Bintan dan Pulau Tanjung Suah. Dua daerah tersebut mengolah mineral strategis seperti bauksit dan aluminium. Lalu, sebagai pusat elektronik dan gateway port modern.
“Maka BUMA Kepri harus diarahkan ke sektor mineral dan pusat elektronik hingga logistik. Sehingga ekonomi kader bergerak lebih cepat berkembang,” tambahnya.
Gedung tersebut nantinya selain dimanfaatkan BUMA, juga di dalamnya terdapat kantor Pusdiklat Ansor terpadu. "Pengembangan bisnis iya, SDM juga iya," lanjutnya.
Di dalam Inaugurasi PW Ansor Kepri, Addin kembali menegaskan 4 pilar program yang bisa mengintegrasikan seluruh program organisasi. Pilar program terdiri dari Bisnis Ekonomi, Inovasi Teknologi dan Media, Sumber Daya Manusia dan Anak Muda, atau karib disebut BISA.
“Juga ada yang menjadi program nasional Ansor di bidang ritel. Dari hal terkecil ada Warung BUMA, BUMA Mini Market, dan terakhir kolaborasi Indomaret. Ke depan, 4 sampai 5 tahun, kita ingin melihat wajah-wajah kesejahteraan ekonomi kader dan kemandirian organisasi,” tandasnya. Baca juga: Wakil PM Malaysia Bersama Menko Polkam Bahas Wilayah Perbatasan hingga Terorisme
Dalam kesempatan sama, Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura menekankan peran penting Ansor menjaga kedaulatan negara dan turut andil dalam pembangunan daerah. “GP Ansor menjadi benteng kedaulatan, sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan yang berwawasan religius, moderat dan berwawasan kebangsaan,” ungkapnya.
Ketua PW GP Ansor Kepri Sumarno Gareng siap menjadikan kader Ansor sebagai lokomotif pembangunan ekonomi umat. “Kita siap menjadi lokomotif dari sistem pembangunan ekonomi di Kepulauan Riau,” tuturnya.
(poe)
Lihat Juga :