Apresiasi Kinerja Polda NTT di Tengah Keterbatasan, Sahroni Berikan Bantuan 20 Unit Motor Trail
Jum'at, 25 Juli 2025 - 20:29 WIB
loading...
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni memimpin agenda kunjungan kerja (kunker) Komisi III DPR ke Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (25/7/2025). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni memimpin agenda kunjungan kerja (kunker) Komisi III DPR ke Polda Nusa Tenggara Timur ( NTT ), Jumat (25/7/2025). Di sela kunjungan kerjanya bersama Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko, Sahroni mendengar curhatan beberapa Bhabinkamtibmas yang menjaga wilayah terluar melalui sambungan Zoom.
Salah seorang Bhabinkamtibmas, Aipda I Wayan Adi Putra dari Polsek Rote Barat melaporkan bahwa medan patroli yang terjal kerap menjadi tantangan, terutama di lokasi terpencil dan pesisir. Terlebih Polseknya bertanggung jawab atas 2 kecamatan, yang satunya merupakan kepulauan.
Mendegar itu, Sahroni pun langsung berinisiatif untuk membelikan 20 motor trail, menggunakan dana pribadi untuk operasional Polres dan Polsek terluar. “Saya hari ini mengadakan kunjungan kerja ke Polda NTT dan mendengar langsung betapa sulitnya menjalankan tugas di pemukiman yang terpencil dan terluar dengan fasilitas terbatas,” kata Sahroni dalam keterangannya.
![Apresiasi Kinerja Polda NTT di Tengah Keterbatasan, Sahroni Berikan Bantuan 20 Unit Motor Trail]()
Baca juga: Siswa SMP di Blitar Jadi Korban Bullying Massal, Sahroni Minta Polisi Putus Mata Rantai Kekerasan Anak
Salah seorang Bhabinkamtibmas, Aipda I Wayan Adi Putra dari Polsek Rote Barat melaporkan bahwa medan patroli yang terjal kerap menjadi tantangan, terutama di lokasi terpencil dan pesisir. Terlebih Polseknya bertanggung jawab atas 2 kecamatan, yang satunya merupakan kepulauan.
Mendegar itu, Sahroni pun langsung berinisiatif untuk membelikan 20 motor trail, menggunakan dana pribadi untuk operasional Polres dan Polsek terluar. “Saya hari ini mengadakan kunjungan kerja ke Polda NTT dan mendengar langsung betapa sulitnya menjalankan tugas di pemukiman yang terpencil dan terluar dengan fasilitas terbatas,” kata Sahroni dalam keterangannya.

Baca juga: Siswa SMP di Blitar Jadi Korban Bullying Massal, Sahroni Minta Polisi Putus Mata Rantai Kekerasan Anak
Lihat Juga :