Gempa Dahsyat Magnitudo 6,0 Guncang Poso, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar
Kamis, 24 Juli 2025 - 21:48 WIB
loading...
Gempa dengan kekuatan magnitudo 6,0 mengguncang wilayah Poso, Sulawesi Tengah, Kamis 24 Juli 2025 pukul 20.06.59 WIB. Foto/Ilustrasi/SindoNews
A
A
A
POSO - Gempa dengan kekuatan magnitudo 6,0 mengguncang wilayah Poso, Sulawesi Tengah, Kamis 24 Juli 2025 pukul 20.06.59 WIB. Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 5,7.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,01° LS ; 120,78° BT, atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Poso, Sulawesi Tengah pada kedalaman 10 km. “Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di Zona Sesar Poso,” kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangan resminya.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip). Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Poso, Kolonodale, dan Mangkutana dengan skala intensitas IV - V MMI (Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk), daerah Palopo, Toraja, Mappadeceng dan Bungku dengan skala intensitas III-IV MMI (Dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), daerah Palu dengan skala intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
Baca juga: Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Poso Sulawesi Tengah
Daryono memastikan dari hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 20.40 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 11 (sebelas) aktivitas gempabumi susulan ( aftershock) dengan kekuatan terbesar M5,5 dan terkecil M2.4.
Daryono mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," imbaunya.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,01° LS ; 120,78° BT, atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Poso, Sulawesi Tengah pada kedalaman 10 km. “Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di Zona Sesar Poso,” kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangan resminya.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip). Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Poso, Kolonodale, dan Mangkutana dengan skala intensitas IV - V MMI (Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk), daerah Palopo, Toraja, Mappadeceng dan Bungku dengan skala intensitas III-IV MMI (Dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), daerah Palu dengan skala intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
Baca juga: Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Poso Sulawesi Tengah
Daryono memastikan dari hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 20.40 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 11 (sebelas) aktivitas gempabumi susulan ( aftershock) dengan kekuatan terbesar M5,5 dan terkecil M2.4.
Daryono mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," imbaunya.
(rca)
Lihat Juga :