Peringatan Hari Anak Nasional 2025, Pj Gubernur Papua Salurkan CSR Bantuan Sekolah
Rabu, 23 Juli 2025 - 22:04 WIB
loading...
Penjabat (Pj) Gubernur Papua Agus Fatoni mengunjungi SD Inpres Bhayangkara, Jayapura, Papua, Rabu (23/07/2025). FOTO/IST
A
A
A
JAYAPURA - Sejumlah sekolah di Papua mendapat bantuan pada peringatan Hari Anak Nasional 2025, Rabu (23/7/2025). Bantuan berupa vitamin, susu, snack sehat, obat tambah darah juga pelayanan kesehatan gratis bagi bayi, balita, anak dan remaja juga disediakan.
Bantuan yang diberikan berasal dari Corporate Social Responsibiliy (CSR) Bank Papua, Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), PKK, dan stakeholder lain. Pemberian bantuan dan pelayanan kesehatan gratis digelar di dua lokasi, yaitu SD Inpres Bhayangkara dan SD Inpres Angkasapura.
"Kegiatan hari ini adalah bentuk nyata komitmen kita semua untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya anak didik di Papua. Kita ingin mencetak anak-anak yang cerdas, sehat, berkualitas, dan berakhlak mulia," kata Penjabat (Pj) Gubernur Papua Agus Fatoni di SD Inpres Bhayangkara, Jayapura, Papua, Rabu (23/07/2025).
Fatoni mengatakan, Hari Anak Nasional merupakan momentum penting bagi anak-anak yang akan menjadi tongkat estafet pembangunan Indonesia kedepannya.
"Hari ini kita memperingati Hari Anak Nasional, ini merupakan momen penting bagi kita untuk memuliakan anak-anak dan mereka yang akan mengambil tongkat estafet pembangunan. Ini kesempatan yang baik, hari ini adalah hari anak, kalian adalah segala-galanya," ujarnya.
Tak hanya memberikan bantuan, Fatoni juga memotivasi anak-anak Papua untuk terus belajar dan bermimpi tinggi. Ia memberikan contoh dirinya sendiri, yang berasal dari kampung di daerah perbatasan Lampung-Sumatera Selatan namun kini dipercaya menjadi Pj Gubernur Papua.
"Anak-anak Papua harus lebih hebat dari saya. Saya ini anak kampung perbatasan, tapi bisa jadi Pj Gubernur. Kalian anak-anak kota Jayapura, harusnya bisa lebih dari saya, bisa jadi presiden," kata Fatoni disambut tepuk tangan meriah para siswa dan guru.
Fatoni menekankan keterbatasan ekonomi bukan alasan untuk tidak bersekolah. Pemerintah telah menyediakan berbagai bentuk bantuan pendidikan, seperti beasiswa hingga program pendidikan gratis yang telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Sekarang Pak Presiden juga sudah mencanangkan pendidikan gratis untuk semuanya. Ini jangan berpikiran kita tidak punya uang, ekonomi kita tidak sekolah, itu bisa kita sekolah," katanya.
Acara ini ditutup dengan penandatanganan berita acara penyaluran bantuan antara Bank Papua dan pihak sekolah, sebagai komitmen bersama mendukung pendidikan dan kesejahteraan anak-anak Papua.
Pemerintah Provinsi Papua berharap momentum Hari Anak Nasional menjadi titik tolak dalam membangun generasi Papua yang tangguh, cerdas, dan siap menjadi pemimpin masa depan bangsa.
Bantuan yang diberikan berasal dari Corporate Social Responsibiliy (CSR) Bank Papua, Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), PKK, dan stakeholder lain. Pemberian bantuan dan pelayanan kesehatan gratis digelar di dua lokasi, yaitu SD Inpres Bhayangkara dan SD Inpres Angkasapura.
"Kegiatan hari ini adalah bentuk nyata komitmen kita semua untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya anak didik di Papua. Kita ingin mencetak anak-anak yang cerdas, sehat, berkualitas, dan berakhlak mulia," kata Penjabat (Pj) Gubernur Papua Agus Fatoni di SD Inpres Bhayangkara, Jayapura, Papua, Rabu (23/07/2025).
Fatoni mengatakan, Hari Anak Nasional merupakan momentum penting bagi anak-anak yang akan menjadi tongkat estafet pembangunan Indonesia kedepannya.
"Hari ini kita memperingati Hari Anak Nasional, ini merupakan momen penting bagi kita untuk memuliakan anak-anak dan mereka yang akan mengambil tongkat estafet pembangunan. Ini kesempatan yang baik, hari ini adalah hari anak, kalian adalah segala-galanya," ujarnya.
Tak hanya memberikan bantuan, Fatoni juga memotivasi anak-anak Papua untuk terus belajar dan bermimpi tinggi. Ia memberikan contoh dirinya sendiri, yang berasal dari kampung di daerah perbatasan Lampung-Sumatera Selatan namun kini dipercaya menjadi Pj Gubernur Papua.
"Anak-anak Papua harus lebih hebat dari saya. Saya ini anak kampung perbatasan, tapi bisa jadi Pj Gubernur. Kalian anak-anak kota Jayapura, harusnya bisa lebih dari saya, bisa jadi presiden," kata Fatoni disambut tepuk tangan meriah para siswa dan guru.
Fatoni menekankan keterbatasan ekonomi bukan alasan untuk tidak bersekolah. Pemerintah telah menyediakan berbagai bentuk bantuan pendidikan, seperti beasiswa hingga program pendidikan gratis yang telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Sekarang Pak Presiden juga sudah mencanangkan pendidikan gratis untuk semuanya. Ini jangan berpikiran kita tidak punya uang, ekonomi kita tidak sekolah, itu bisa kita sekolah," katanya.
Acara ini ditutup dengan penandatanganan berita acara penyaluran bantuan antara Bank Papua dan pihak sekolah, sebagai komitmen bersama mendukung pendidikan dan kesejahteraan anak-anak Papua.
Pemerintah Provinsi Papua berharap momentum Hari Anak Nasional menjadi titik tolak dalam membangun generasi Papua yang tangguh, cerdas, dan siap menjadi pemimpin masa depan bangsa.
(abd)
Lihat Juga :