Masalah Sampah Segera Tuntas, Pemkab Serang Bangun PSEL
Selasa, 22 Juli 2025 - 10:29 WIB
loading...
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah.
A
A
A
SERANG - Pemerintah Kabupaten Serang (Pemkab) Serang akan segera menuntaskan masalah persampahan yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Solusinya terbaiknya adalah pembangunan Pembangkit Listrik Menjadi Energi Listrik (PSEL).
Pemkab Serang sedang menyiapkan lahan di lokasi yang strategis dan dokumen pendukung, untuk salah satu syarat seleksi calon penerima program dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Apabila disetujui, nantinya bantuan akan diberikan berupa pembangunan fasilitas PSEL.
“Kami sedang upayakan, supaya Pemkab Serang mendapatkan alokasi untuk pengelolaan sampah menjadi energi listrik atau PSEL. Apabila disetujui pemerintah pusat, sampah di Kabupaten Serang bisa dikelola dengan baik dan ramah lingkungan,” kata Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah melalui keterangannya.
Upaya Pemkab Serang untuk membangun PSEL kemudian mendapatkan dukungan dari Pemerintah Pusat. Bahkan pada Kamis, 17 Juli 2025, Bupati Serang melakukan rapat koordinasi dengan berbagai kementerian bersama sejumlah kepala daerah. Rapat dipimpin langsung oleh Menteri Koordinataor Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
“Alhamdulillah kemarin (17 Juli 2025), saya mengikuti rapat terbatas bersama sejumlah pihak terkait untuk membahas pengembangan program PSEL. Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus mendorong transisi energi bersih,” ujar Zakiyah.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah sampah. “Tidak hanya menyelesaikan, tetapi juga memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.
![Masalah Sampah Segera Tuntas, Pemkab Serang Bangun PSEL]()
Turut hadir dalam rapat tersebut Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Hanif Faisol Nurofiq. Dalam kesempatan rapat tersebut, Menko Zulkifli Hasan menyapa Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah sebagai kepala daerah kesayangannya. “Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah. Ini bupati kesayangan saya,” ujar Zulkifli disambut senyum salam dari Bupati Serang.
Dalam arahannya, Zulkifli Hasan menghimbau agar setiap kepala daerah segera berkoordinasi terkait kesiapan lahan dan pemilihan teknologi yang akan digunakan di wilayah masing-masing. “Proses ini harus segera dimulai agar tidak terjadi keterlambatan dalam pelaksanaan program nasional. Kita bersama menuntaskan masalah persampahan secara maksimal,” ujarnya.
Pemerintah tengah menyiapkan revisi aturan pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) yang sebelumnya tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 35 Tahun 2018. Menko menyebut revisi Perpres tersebut memasuki tahap finalisasi. "Intinya, isi revisi Perpres itu akan menyederhanakan proses, termasuk soal perizinan juga sistem pengelolaan dan pembayaran," ujarnya.
Pemkab Serang sedang menyiapkan lahan di lokasi yang strategis dan dokumen pendukung, untuk salah satu syarat seleksi calon penerima program dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Apabila disetujui, nantinya bantuan akan diberikan berupa pembangunan fasilitas PSEL.
“Kami sedang upayakan, supaya Pemkab Serang mendapatkan alokasi untuk pengelolaan sampah menjadi energi listrik atau PSEL. Apabila disetujui pemerintah pusat, sampah di Kabupaten Serang bisa dikelola dengan baik dan ramah lingkungan,” kata Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah melalui keterangannya.
Upaya Pemkab Serang untuk membangun PSEL kemudian mendapatkan dukungan dari Pemerintah Pusat. Bahkan pada Kamis, 17 Juli 2025, Bupati Serang melakukan rapat koordinasi dengan berbagai kementerian bersama sejumlah kepala daerah. Rapat dipimpin langsung oleh Menteri Koordinataor Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
“Alhamdulillah kemarin (17 Juli 2025), saya mengikuti rapat terbatas bersama sejumlah pihak terkait untuk membahas pengembangan program PSEL. Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus mendorong transisi energi bersih,” ujar Zakiyah.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah sampah. “Tidak hanya menyelesaikan, tetapi juga memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.

Turut hadir dalam rapat tersebut Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Hanif Faisol Nurofiq. Dalam kesempatan rapat tersebut, Menko Zulkifli Hasan menyapa Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah sebagai kepala daerah kesayangannya. “Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah. Ini bupati kesayangan saya,” ujar Zulkifli disambut senyum salam dari Bupati Serang.
Dalam arahannya, Zulkifli Hasan menghimbau agar setiap kepala daerah segera berkoordinasi terkait kesiapan lahan dan pemilihan teknologi yang akan digunakan di wilayah masing-masing. “Proses ini harus segera dimulai agar tidak terjadi keterlambatan dalam pelaksanaan program nasional. Kita bersama menuntaskan masalah persampahan secara maksimal,” ujarnya.
Pemerintah tengah menyiapkan revisi aturan pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) yang sebelumnya tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 35 Tahun 2018. Menko menyebut revisi Perpres tersebut memasuki tahap finalisasi. "Intinya, isi revisi Perpres itu akan menyederhanakan proses, termasuk soal perizinan juga sistem pengelolaan dan pembayaran," ujarnya.
(aik)
Lihat Juga :