Kisah Mpu Winada, Pujangga Kerajaan Majapahit Rela Bagikan Harta demi Cari Kebahagiaan Jadi Pertapa

Minggu, 20 Juli 2025 - 12:06 WIB
loading...
Kisah Mpu Winada, Pujangga...
Tokoh Mpu Winada muncul dalam deskripsi sehari-hari kehidupan Kerajaan Majapahit. Mpu Prapanca menggambarkan bagaimana sosok Winada yang memiliki kekayaan dan meninggalkannya ke hutan untuk bertapa. Foto: Ist
A A A
TOKOHMpu Winada muncul dalam deskripsi sehari-hari kehidupan Kerajaan Majapahit . Mpu Prapanca menggambarkan bagaimana sosok Winada yang konon memiliki kekayaan dan meninggalkannya ke hutan untuk bertapa.

Perilaku Mpu Winada itu membuat Prapanca akhirnya memutuskan mencontohnya. Dia meninggalkan dusun tempat tinggalnya dan masuk ke hutan belantara untuk bertapa.

Baca juga: Kisah Pujangga Mpu Prapanca dan Mpu Sutasoma Catat Sejarah Majapahit

Dari deskripsi Mpu Prapanca pada Kakawin Nagarakretagama mengisahkan sosok Mpu Winada, tokoh di Kerajaan Majapahit barangkali seperti tokoh masyarakat saat ini suka mengumpulkan harta benda. Tapi, karena tidak bahagia dengan kekayaan, bahkan cenderung sengsara dengan kekayaannya.

Winada memilih untuk membagi-bagikan harta kekayaannya ke orang lain. Selanjutnya dikisahkan Sejarawan Prof Slamet Muljana pada buku "Tafsir Sejarah Nagarakretagama", Winada memutuskan bertapa masuk hutan. Pada pertapaannya itu justru Winada mendapatkan kebahagiaan.

Dia bertarung melawan hawa nafsunya. Pertarungannya itu dilakukannya dengan gigih. Peperangan melawan hawa nafsu belum selesai.

Dengan perbuatannya itu dia ingin mencapai nirwana dan ingin menjadi pahlawan dalam tapa brata. Itulah tekad Prapanca mengikuti Winada yang dia deskripsikan dari Nagarakretagama.

Pada deskripsi Prapanca, Winada akhirnya jatuh miskin setelah beberapa kali mengumpulkan harta bendanya. Memang pada Kakawin Nagarakretagama Pupuh 98 sebagaimana disebutkan Prof Slamet Muljana, Pupuh ini merupakan puncak ajaran yang sulit dilakukan oleh siapa pun juga sulit dilaksanakan para pujangga.

Prapanca adalah seorang pujangga. Jadi baginya juga sulit untuk menjalankannya. Perbuatan Mpu Winada itu memang sangat mulia, tetapi sulit ditiru oleh pujangga, kecuali apa yang telah disebut di atas.

Mpu Winada masih mencintai orang yang suka menghina para pertapa. Dia meninggalkan kesukaan dan kewibawaan serta tidak mau memperhatikan tingkah laku orang yang dicela di istana.

Maksudnya sudah pasti bahwa kebanyakan orang yang mendapat celaan di Kerajaan Majapahit, apalagi ada beberapa orang menaruh dendam kepada orang yang mencela atau kepada Sri Baginda Raja Majapahit. Dalam pupuh ini, Prapanca membuat permainan kata yakni mengenai kata Winada.

Pada baris pertama yang dimaksud dengan Winada yakni Mpu Winada, sedangkan pada baris keempat kata Winada mempunyai arti "dicacat", berlaku sebagai kata kerja. Kata Winada diperkuat atau dijelaskan dengan kata muradif berikutnya yakni cinala dan dicela.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka: Dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
Rekomendasi
Asabri Gandeng Bio Farma...
Asabri Gandeng Bio Farma Edukasi Kanker Serviks di Sespim Polri
Kinerja Keuangan Impresif,...
Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
Stephanie MCI Ungkap...
Stephanie MCI Ungkap Pengalaman Seram saat Menginap di Vila Bali
Berita Terkini
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved