Pandemi Covid-19 Harusnya Mengubah Paradigma Pengembangan Jabodetabek-Punjur
Rabu, 09 September 2020 - 23:15 WIB
loading...
Pengembangan sebuah kawasan tidak lagi harsus tertuju pada pusat kota seperti Jakarta. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah berencana menata ulang kawasan Jabodetabek , Puncak, dan Cianjur (Punjur). Pagebluk Covid-19 seharusnya mengubah paradigma konsep pengembangan sebuah kota.
Pengamat tata kota Nirwono Joga mengatakan ada dua yang harus menjadi fokus, yakni penanganan masalah di DKI Jakarta dan kawasan penyangganya. Penyangga ibu kota ini tersebar di dua provinsi, yakni Jawa Barat dan Banten.
Dia menerangkan langkah pertama yang harus dilakukan pemerintah adalah mengendalikan banjir yang sering melanda kawasan Jabodetabek. Masalahnya, daerah resapan di kawasan Puncak Cianjur telah tergerus oleh bangunan beton.
“Kabupaten Bogor mengarahkan pengembangan Puncak untuk pendapatan asli daerah (PAD). Sementara itu, Jakarta mengharapkan kawasan itu menjadi hutan lindung,” ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Selasa (8/9/2020).
(Baca: Tata Jabodetabek-Punjur, Pemerintah Harus Berani Bongkar Bangunan di Kawasan Puncak)
Pengamat tata kota Nirwono Joga mengatakan ada dua yang harus menjadi fokus, yakni penanganan masalah di DKI Jakarta dan kawasan penyangganya. Penyangga ibu kota ini tersebar di dua provinsi, yakni Jawa Barat dan Banten.
Dia menerangkan langkah pertama yang harus dilakukan pemerintah adalah mengendalikan banjir yang sering melanda kawasan Jabodetabek. Masalahnya, daerah resapan di kawasan Puncak Cianjur telah tergerus oleh bangunan beton.
“Kabupaten Bogor mengarahkan pengembangan Puncak untuk pendapatan asli daerah (PAD). Sementara itu, Jakarta mengharapkan kawasan itu menjadi hutan lindung,” ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Selasa (8/9/2020).
(Baca: Tata Jabodetabek-Punjur, Pemerintah Harus Berani Bongkar Bangunan di Kawasan Puncak)
Lihat Juga :