Polisi Bongkar Kasus Eksploitasi Anak yang Pelakunya Napi Lapas Cipinang

Sabtu, 19 Juli 2025 - 16:02 WIB
loading...
Polisi Bongkar Kasus...
Plh Kasubdit II Ditressiber Polda Metro Jaya AKBP Herman Eco Tampubolon menggelar konferensi pers mengenai kasus eksploitasi anak di Polda Metro Jaya, Sabtu (19/7/2025). Foto: Ari Sandita Murti
A A A
JAKARTA - Polisi membongkar kasus eksploitasi anak di bawah umur secara online di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dengan otak pengendali perdagangan anak merupakan narapidana. Napi berinisial AN (40) saat ini mendekam di Lapas Kelas I Cipinang.

"Kami telah mengungkap satu pelaku perdagangan anak atas nama inisial AN, yang mana dia narapidana yang masih menjalani hukuman atas tindak pidana serupa di Lapas Cipinang," ujar Plh Kasubdit II Ditressiber Polda Metro Jaya AKBP Herman Eco Tampubolon, Sabtu (19/7/2025).

Baca juga: Eksploitasi Anak, KPAI Minta Pemda DKI Perketat Pengawasan Hotel

Pelaku tengah menjalani hukuman pidana di Lapas Cipinang dengan kasus perdagangan anak selama 9 tahun lamanya dan telah menjalaninya selama 6 tahun. Namun, pelaku justru kembali berulah meski berada di lapas.

"Pengungkapan ini berawal patroli cyber dan kami menemukan akun media sosial X yang mempromosikan dan membuat grup Open BO Pelajar Jakarta dengan nama Pretty****," tuturnya.

Polisi lantas memancing pelaku dengan berpura-pura melakukan pemesanan. Ternyata, pelaku mengirimkan 2 anak di bawah umur inisial CG (16) dan AB (16) yang menjadi korban eksploitasinya ke sebuah hotel di Kramat Pela, Kebayoran Baru. Dua korban akhirnya diamankan polisi.

"Dari korban akhirnya kami mendapatkan informasi terdapat 2 anak yang sudah menjadi korban eksploitasi oleh pelaku AN yang dikendalikan dari Lapas Cipinang. Kedua korban dieksploitasi pelaku sejak Oktober 2023," ungkapnya.

Di hadapan polisi, 2 korban mengaku setiap minggu diminta pelaku AN untuk melayani pria hidung belang sebanyak 2 kali. Setiap melayani predator seks anak, korban diberikan tarif Rp1,5 juta di mana hasilnya dibagi 2 yakni 50 persen untuk si anak dan 50 persen pelaku AN.

"Jadi pembayaran yang diterima rata-rata si anak sebagai korban ini sebesar Rp500 ribu hingga Rp750 ribu dalam satu kali melayani pelaku open BO," kata Herman.

Pelaku berkenalan dengan si anak melalui Facebook. Dia mengajaknya untuk melakukan Open BO dengan iming-iming bayaran besar. Pelaku juga mempromosikan anak melalui akun Telegram.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lapas Cipinang Perkuat...
Lapas Cipinang Perkuat Sinergi dengan Bareskrim dalam Pengusutan Kasus Vape Etomidate
Napi Korupsi Melipir...
Napi Korupsi Melipir ke Coffee Shop, Ditjenpas Buka Suara
Sinergi Lapas Cipinang-Polri...
Sinergi Lapas Cipinang-Polri Usut Dugaan Pelanggaran Vape Etomidate
Warga Binaan Rutan Cipinang...
Warga Binaan Rutan Cipinang Ditemukan Tewas Tergantung, Begini Kronologinya
Kronologi Penganiayaan...
Kronologi Penganiayaan Napi Lapas Blitar hingga Koma 3 Hari dan Berujung Kematian
Gempar! Napi di Lapas...
Gempar! Napi di Lapas Blitar Diduga Dianiaya hingga Koma 3 Hari
Napi Siegfried Mets...
Napi Siegfried Mets dan Ali Tokman Dipulangkan ke Belanda
Rayyanza Punya Podcast...
Rayyanza Punya Podcast Sendiri, Raffi Ahmad Dituding Eksploitasi Anak
Filipina Beri Lampu...
Filipina Beri Lampu Hijau Pemulangan WNI Napi Terorisme, Yusril Minta Pendapat BNPT
Rekomendasi
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Berita Terkini
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved